Yuk Mengenal Penyakit Diabetes Secara Mendalam!

Yuk mengenal penyakit diabetes secara mendalam! Seperti yang diketahui, penyakit ini sering anda dengar di kalangan masyarakat. Penyakit ini merupakan penyakit kronis dengan ditandai tingginya kadar gula (glukosa) darah pada manusia. Glukosa sendiri adalah sumber energy yang paling utama bagi sel tubuh manusia.  Jika terjad penumpukan kadar gula atau penumpukan glukosa di dalam darah pada tubuh manusia, akan mengakibatkan tidak terserapnya sel tubuh dengan baik yang akan menyebabkan berbagai gangguan pada organ tubuh manusia.

Dalam tubuh manusia, kadar gula atau glukosa di dalam darah manusia dikendalikan oleh hormon insulin. Hormon insulin adalah hormon alami dalam tubuh manusia yang di produksi oleh pankreas. Hormon insulin ini memiliki fungsi sebagai pengatur penggunaan glukosa atau kadar gula sehingga kadar gula bisa dirubah menjadi energi. Selain itu, insulin juga berfungsi untuk mengontrol kadar gula atau glukosa pada manusia. Untuk penderita penyakit ini, pankreas tidak mampu memrpoduksi hormone insulin yang sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia, sehingga glukosa tersebut tidak dapat diolah menjad energi.

diabetes
diabetes

Jenis penyakit diabetes sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu tipe 1 dan jenis tipe 2. Jenis tipe 1 terjadi disebabkan oleh sistem imun penderita penyakit ini menyerang dan menghancurkan sel-sel pada pankreas yang memproduksi hormon insulin. Hal ini berakibat peningkatan kadar gula atau kadar glukosa darah yang akan merusak organ-organ tubuh manusia. Jenis tipe 1 ini sering disebut juga autoimun yang pemicunya masih belum diketahui sampai saat ini. Namun dugaan terkuat yaitu dikarenakan faktor genetik dari penderita penyakit ini yang juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar penderita.

Sedangkan untuk tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling umum terjadi. Jenis ke 2 disebabkan karena sel-sel tubuh yang kurang sensitif terhadap hormon insulin. Hal tersebut mengakibatkan hormon insulin yang dihasilkan tidak bisa dipergunakan dengan baik. Penderita penyakit dengan jenis ini persentasenya sekitar 90-95%. Selain itu terdapat jenis khusus yang umumnya terjadi pada ibu hamil yang biasa disebut gestasional yang disebabkan oleh perubahan hormon, dan gula darah akan kembali normal seperti semula setelah ibu hamil menjalani proses persalinan.

Mengetahui dan Memahami Penyakit Gula Darah atau Diabetes

Pada jenis tipe 1 dan tipe 2, penyakit  akan berkembang dengan sangat cepat selama beberapa minggu saja atau bisa berkembang selama beberapa hari saja. Rata-rata penderita penyakit ini yang tidak bisa menyadari  bahwa telah menderita penyakit ini selama bertahun-tahun lamanya. Hal ini bisa terjadi karena gejala dari penyakit ini kurang spesifik. Oleh karena itu pentingnya memahami dan mengerti mengenai gejala-gejala dari penyakit ini. Berikut ini beberapa gejala-gejala penyakit diabetes jenis 1 atau jenis tipe 2 yang harus anda pahami dan mengerti.

  1. Penderita penyakit ini akan sering merasa kehausan karena kadar glukosanya yang tinggi.
  2. selain itu penderiita penyakit ini akan sering mengalami buang air kecil terutama pada malam hari.
  3. penderita penyakit ini juga akan sering merasa kelaparan yang disebabkan kadar gulanya yang tinggi.
  4. namun selain nafsu makan yang meningkat, penderita penyakit ini juga bisa mengalami penurunan berat bada tanpa suatu sebab yang jelas.
  5. penderita penyakit ini juga akan mengalami pandangan mata yang kabur.

Ciri seseorang mengalami penyakit diabetes

Selain beberapa gejala diatas, ada beberapa ciri-ciri bahwa seseorang sedang mengalami penyakit diabetes ini. Diantaranya,

1) penderita penyakit ini akan mengalami mulut yang kering.

2) penderita juga akan mengalami rasa terbakar pada tubuh, akan merasa kaku dan akan merasa nyeri pada kakinya.

3) selain itu penderita akan mudah tersinggung dan mudah marah, hal ini yang paling umum terjadi pada penderita penyakit ini.

4) pada leher, ketiak dan selangkangan penderita akan muncul bercak-bercak hitam dimana hal itu sebagai tanda terjadinya resistensi hormon insulin.

Seseorang akan sangat mudah mengalami penyakit ini dengan jenis tipe 1 jika mengalami beberapa faktor risiko seperti.

1) memiliki keluarga yang mempunyai riwayat penyakit ini dengan jenis tipe 1.

2) umumnya, penyakit dengan jenis tipe 1 akan mudah menyerang dengan orang yang berkulit putih dibandingkan dengan ras lainnya.

3) menderita suatu infeksi virus yang akan menyebabkan kadar gula tinggi.

4) penderita penyakit jenis tipe 1 sering terjadi ketika usia 4-7 tahun dan 10-14 tahun, namun tidak bisa dipungkiri jenis tipe 1 akan muncul pada usia berapapun itu.

Sedangkan untuk diabetes dengan jenis tipe 2, seseorang akan sangat mudah mengalami penyakit ini jika mengalami beberapa faktor risiko. Diantaranya,

1) memiliki kelebihan berat badan atau yang disebut dengan obesitas.

2) kurangnya aktifitas fisik seseorang yang tidak mengetahui betapa pentingnya aktifitas fisik untuk dilakukan setiap harinya oleh siapapun.

3) menderita penyakit tekanan darah tinggi atau biasa disebut hipertensi.

4) memiliki kadar kolestrol dan trigliserida yang nilainya tidak normal .

Gejala dari penyakit ini akan berkembang secara bertahap terkecuali pada jenis tipe 1 gejalanya akan muncul secara tiba-tiba dan mendadak. Karena penyakit ini sangat jarang sekali terdiagnosis di awal, maka orang yang memiliki resiko terkena penyakit ini dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin. Tes gula darah atau tes kadar glukosa merupakan suatu pemeriksaan yang mutlak dan harus dilakukan seseorang untuk mendiagnosis penyakit baik jenis tipe 1 dan jenis tipe 2. Dari hasil pengukuran kadar gula darah ini, akan tampak apakah seseorang menderita penyakit ini atau tidak. Seorang dokter akan merekomendasikan pasiennya untuk melakukan tes gula darah dengan waktu dan metode tertentu diantaranya.

Tes gula darah dengan tipe sewaktu

Tes ini merupakan salah satu tes gula darah yang yang paling sederhana dan paling mudah. Tes ini bisa dilakukan kapan saja tanpa harus berpuasa dulu. Tes gula darah jenis ini dapat menjadi suatu acuan untuk mendiagnosis penyakit ini dengan jenis penyakit diabetes melitus. Kadar normal glukosa atau gula darah ini jika angkanya kurang dari 200 mg/dl. Jika angka tepat berada atau diatas 200 mg/ dl dan diikuti dengan gejala-gejalanya seperi sering kehausan sering buang air kecil dan beberapa gejala lainnya maka hal itu bisa dikategorikan menderita penyakitini.

Tes gula darah puasa atau biasa disebut gdp

Tes gula darah ini memiliki tujuan ntuk mengukur kadar glukosa atau kadar gula dalam darah ketika pasien sedang berpuasa. Pasien yang akan menjalani tes gula darah ini diharuskan untuk berpuasa terlebih dahulu selama 8 jam. Jika pasien sudah berpuasa, akan dilakukan pengambilan sampel darah untuk diukur tingkat kadar gula dalam darahnya. Jika hasil tes menunjukkan kadar gula darah atau kadar glukosa yang kurang dari 100 mg/dl artinya kadar glukosa  normal. Namun jika hasil tes menunjukkan 126 mg/dl  atau lebih maka bisa dikategorikan pasien menderita penyakit gula darah atau penyakit diabetes.

About Aziza Linda Verra

Check Also

penyakit kulit langka

10 Jenis Penyakit Kulit Langka yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya permasalahan kulit seperti jerawat, panu, ataupun gatal-gatal. Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *