2 Cara Mudah Membuat Surat Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit, Anti Ribet!

By

sumbersehat.com – Surat kesehatan atau surat keterangan sehat adalah dokumen penting yang dibutuhkan untuk berbagai keperluan administrasi. Ketika melamar kerja, melanjutkan pendidikan, mengurus SIM dan keperluan lain, surat ini akan selalu diminta untuk disertakan.

Surat ini lah yang menjadi bukti bahwa seseorang dinyatakan sehat secara jasmani dan rohani oleh lembaga kesehatan. Lembaga kesehatan yang berwenang membuat surat ini adalah puskesmas dan rumah sakit. Selain dua lembaga kesehatan tersebut, di tempat praktik pribadi dokter surat ini pun dapat didapatkan.

surat kesehatan

Persyaratan Membuat Surat Kesehatan yang Mudah dan Cepat

Mendapatkan surat kesehatan dari puskesmas harus menempuh beberapa tahap. Salah satunya adalah melengkapi persyaratan penting yang dibutuhkan. Banyak yang meremehkan tentang persyaratan ini, sehingga saat tiba di puskesmas surat keterangan sehat yang dibutuhkan butuh waktu yang lama saat proses pembuatannya. Nah, berikut ini adalah persyaratan dan prosedur yang wajib untuk diketahui:

1.Kelengkapan Dokumen Pribadi

Membuat surat kesehatan dibutuhkan beberapa kelengkapan dokumen pribadi diantaranya adalah fotokopi KTP atau kartu identitas yang lain. Pas foto ukuran 3×4. Dokumen penting ini wajib dibawa ketika datang ke puskesmas atau rumah sakit. Jangan lupa untuk membawa dokumen tersebut lebih dari satu untuk mengantisipasi apabila dibutuhkan lebih dari satu.

2. Sendiri Ke Puskesmas

Persyaratan lain untuk mendapatkan surat keterangan sehat dari dokter yang bertugas di puskesmas adalah harus datang sendiri ke puskesmas atau rumah sakit yang dituju dan tidak boleh diwakilkan oleh orang lain. Nantinya dokumen yang dibawa akan dicocokkan dengan yang datang ke puskesmas.

3. Tubuh dalam Keadaan Sehat

Namanya surat kesehatan, tentu saat pembuatannya harus dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Ketika meminta surat keterangan tersebut, tapi dalam keadaan sakit atau mempunyai masalah kesehatan hal tersebut tidak diperbolehkan karena bisa dianggap penipuan dan menyalahi kode etik kedokteran.

4. Ikut Tes Kesehatan

Sebagai bukti untuk mendapatkan surat keterangan sehat harus dilakukan tes kesehatan. Tes kesehatan meliputi detak jantung, denyut nadi, tekanan darah dan yang lainnya. Apabila dalam tes kesehatan tidak ada masalah yang berbahaya, dalam waktu singkat surat kesehatan untuk kerja, nikah atau yang lain akan mudah untuk didapatkan.

5. Masa Berlaku Surat Kesehatan

Surat kesehatan juga memiliki masa berlaku. Paling lama adalah satu bulan dan minimal dua minggu. Apabila waktu tersebut telah habis dari masa awal pembuatan, maka harus membuat surat yang baru lagi. Persyaratan yang dibutuhkan pun sama dengan pembuatan surat sebelumnya. Baca juga Cara Membuat BPJS Kesehatan Secara Online dan Offline, Mudah Kok!

Cara Membuat Surat Kesehatan di Puskesmas

Begitu dokumen persyaratan yang dibutuhkan telah lengkap, langkah selanjutnya adalah mengikuti alur pembuatan surat keterangan kesehatan dari puskesmas. Cara mudahnya bisa disimak secara lengkap di bawah ini:

1. Siapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Cara membuat surat kesehatan dari puskesmas yang pertama harus dilakukan adalah dengan melengkapi berbagai dokumen penting seperti KTP dan pas foto. Biaya administrasi juga harus disiapkan. Biasanya sekitar Rp. 10.000- Rp.50.000. Biaya ini sudah termasuk serangkain tes yang nanti dijalani.

2. Datang Ke Puskesmas Pagi hari

Waktu yang paling tepat untuk membuat surat kesehatan dari puskesmas adalah saat pagi hari ketika baru buka sekitar pukul 08.00. Jam tersebut biasanya belum terlalu ramai. Yang perlu dihindari, jangan datang siang saat jam menunjukkan pukul 12.00 karena biasanya layanan puskesmas sudah tutup.

3. Ambil Nomor Antrian

Begitu tiba di puskesmas, jangan lupa untuk langsung mengambil nomor antrian. Ini juga yang menjadi sebab kenapa harus datang ke puskesmas pagi-pagi agar dapat nomor antrian awal sehingga lebih cepat untuk mendapatkan surat ini. Antrian terlalu lama biasanya akan membuat bosan.

4. Menyerahkan Dokumen

Saat nomor antrian yang dipegang mendapat panggilan, maka selanjutnya dokumen untuk membuat surat kesehatan untuk nikah atau yang lain harus diserahkan untuk diperiksa kelengkapannya. Bila sudah diverifikasi, maka tinggal menunggu proses selanjutnya.

5. Pemeriksaan Oleh Dokter

Tiba ketika nomor antrian dipanggil kembali, proses selanjutnya adalah mengikuti alur pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter. Biasanya dokter akan memberikan pertanyaan terkait riwayat kesehatan secara umum. Yang harus dilakukan adalah jawab setiap pertanyaan dengan jujur.

Dokter juga akan memeriksa tekanan darah dan pemeriksaan fisik secara singkat. Apabila kondisi tubuh dalam keadaan sehat, dokter akan menuliskannya secara pada surat keterangan sehat. Surat tersebut juga akan ditandatangani dan diberi stempel puskesmas.

Dari sini semua prosedur sebenarnya telah dilalui dan surat keterangan sehat pun dapat dikantongi. Surat ini mempunyai tenggang waktu tertentu. Apabila tenggang waktu tersebut telah habis dan masih butuh surat kesehatan, maka harus datang lagi ke puskesmas untuk melakukan pembaharuan.

Cara Membuat Surat Kesehatan di Rumah Sakit

Di atas telah diulas secara sederhana tentang apa itu surat kesehatan, kegunaan dan cara membuatnya di puskesmas. Tidak hanya di puskesmas saja, di rumah sakit pun surat ini bisa dibuat. Bagaimana cara membuatnya? Simak cara lengkapnya di sini:

1.Datang Ke rumah Sakit Terdekat

Membuat surat keterangan sehat di rumah sakit tidak jauh berbeda saat membuatnya di puskesmas. Harus datang secara langsung ke rumah sakit terdekat. Sebaiknya datang ke RSUD karena biaya administrasi untuk mendapatkan surat ini lebih murah dan lebih cepat.

2. Pergi Ke Bagian Customer Service dan daftar Sebagai Pasien Baru

Tiba di rumah sakit, prosedur selanjutnya adalah datang ke bagian customer service. Di Bagian ini bisa langsung mengatakan tujuan dan daftar sebagai pasien baru. Bila belum pernah mendaftar sebagai pasien sebelumnya, bisa melakukan pendaftaran dengan menyerahkan identitas diri.

3. Datang Ke Bagian Pembuatan Surat Kesehatan

Setelah mendapatkan data sebagai pasien, selanjutnya akan diarahkan ke bagian pembuatan surat kesehatan dari rumah sakit dan menyerahkan persyaratan dokumen yang dibutuhkan. Jangan lupa untuk melengkapi keperluan dokumen sebelum datang ke rumah sakit.

4. Melakukan Pemeriksaan di Bagian Umum

Begitu dokumen telah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, prosedur selanjutnya adalah mengikuti pemeriksaan di bagian umum. Di bagian ini biasanya akan diperiksa mulai dari tekanan darah, tinggi badan, berat badan dan lain sebagainya. Bila data yang dibutuhkan sudah terpenuhi maka akan lanjut ke proses selanjutnya.

5. Pemeriksaan Oleh Dokter

Data yang diperoleh dari bagian umum akan dibawa ke dokter praktik untuk mendapatkan surat keterangan. Di sini dokter akan menanyakan tentang riwayat kesehatan yang harus dijawab dengan jujur. Apabila semua kondisi sehat dan tidak masalah, maka surat kesehatan tersebut akan ditandatangani dan diberi stempel rumah sakit.

Bagaimana? Mudah bukan cara membuat surat keterangan sehat baik itu di rumah sakit atau di puskesmas. Bila telah memahami bagaimana persyaratan dan alur pembuatannya tidak akan terdapat kendala saat melakukannya. Surat ini bisa jadi dokumen penting yang sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan.

Misalnya saja untuk melengkapi persyaratan nikah, kerja, atau keperluan penting lainnya. Bagi yang belum pernah sama sekali membuat surat kesehatan ini, penting sekali untuk membaca apa saja persyaratan dan cara membuatnya seperti yang terangkum di atas. Semoga informasi yang disampaikan di atas bermanfaat, ya!

Tinggalkan komentar