Suplemen Obat Asam Lambung, Untuk Anda yang Tidak Ingin Mengkonsumsi Obat Harian

By

Suplemen Obat Asam Lambung, Untuk Anda yang Tidak Ingin Mengkonsumsi Obat Harian. Banyak dari Anda mungkin tidak ingin mengandalkan obat-obatan medis seperti inhibitor pompa proton (PIP) atau H2 blocker untuk mengatasi gejala asam lambung. Mengingat banyak dari produk ini cenderung memiliki efek samping untuk penggunaan jangka panjang. Jadi selain dengan perubahan gaya hidup, Anda mungkin membutuhkan suplemen untuk mengatasi ketergantungan dan mencegah gejala asam lambung.

Penyakit asam lambung sendiri adalah tanda yang jelas dari saluran pencernaan yang tidak sehat. Jadi Anda harus berusaha keras untuk memulihkan kesehatannya guna meningkatkan pencernaan. Sejumlah suplemen mungkin bisa membantu, meskipun proses penyembuhannya bisa memakan waktu yang lama (tergantung pada kebiasaan makan dan penggunaan obat-obatan sebelumnya). Untuk itu, jika Anda ingin memecah ketergantungan berbahaya dari obat-obatan ini maka cobalah beralih dengan suplemen berikut.

Suplemen Obat Asam Lambung yang Aman Digunakan

  1. DGL Licorice

Akar licorice (Glycyrrhiza glabra) adalah obat asam lambung yang dipercaya memiliki efek anti-inflamasi untuk meredakan mulas. Namun dalam akar ini masih terdapat zat asam glycyrrhizinic, yang dapat menyebabkan pseudoaldosteronisme. Ini adalah suatu kondisi dimana tubuh menahan natrium, kehilangan kalium, dan menumpuk volume cairan yang bisa mengakibatkan kenaikan berat badan dan hipertensi. Namun efek buruk ini bisa dihilangkan dalam bentuk deglycyrrhizinated licorice (DGL).

obat asam lambung
obat asam lambung

Meskipun suplemen DGL belum diuji secara resmi untuk mengatasi refluks asam lambung (GERD), namun penelitian di tahun 1980-an membuktikan jika obat ini cukup kuratif untuk penyakit gastritis. Manfaat dari sifat anti-inflamasi DGL ini banyak digunakan untuk menjaga saluran pencernaan. Caranya, konsumsi tablet kunyah DGL 6-8 kali per hari setidaknya ½ jam sebelum, atau 2 jam setelah makan. Cara ini lebih efektif dibandingkan tablet hisap DGL yang hanya bisa digunakan beberapa kali sehari.

  1. Metagenica Endefen

Suplemen endofen adalah obat asam lambung yang memiliki multi-bahan, yang dirancang untuk mendukung nutrisi kesehatan saluran pencernaan bagian atas secara keseluruhan. Ini adalah suplemen bubuk yang dapat larut dalam air dan menciptakan campuran yang bisa melapisi dinding esofagus. Anda bisa mengkonsumsinya dua kali sehari setelah makan dan sebelum tidur untuk hasil yang efektif.

Kandungan endofen meliputi kombinasi pisang raja dan bubuk buah apel yang berfungsi untuk menenangkan mukosa esofagus. Selain itu ada juga kayu manis, untuk penyembuh luka dan anti-bakteri, serta  menawarkan efek pendinginan. Green tea dan astaksantin untuk antioksidan dan anti-inflamasi. Arabinogalactans dari kulit kayu untuk merangsang sistem kekebalan tubuh dan berfungsi sebagai prebiotik, serta D-mannose untuk menekan adhesi mukosa dari bakteri berbahaya.

  1. Melatonin

Banyak penelitian telah memvalidasi manfaat melatonin sebagai obat asam lambung. Suplemen ini biasanya dikenal untuk membantu mengatur ritme sirkadian dan gejala susah tidur (insomnia). Namun penelitian lebih lanjut mengungkapkan jika melatonin ini memiliki kemampuan untuk menekan produksi asam berlebih. Ini juga dapat melindungi lapisan GI (gastrointestinal) dari kerusakan yang diakibatkan oleh stres, zat beracun, atau karena obat-obatan maag.

Dalam sebuah studi baru-baru ini, dikatakan bahwa melatonin dapat meningkatkan efektivitas obat PPI (omeprazole) dalam mengurangi gejala dan mencegah kerusakan jaringan pada pasien asam lambung (GERD). Lebih lanjut studi ini menyebutkan jika melatonin dapat digunakan dalam pengobatan asam lambung baik sendiri maupun kombinasi dengan omeprazole. Namun kombinasi ini lebih disukai mengingat efek penyembuhannya lebih cepat. Adapun dosis yang disarankan yakni 3-6 mg pada waktu tidur.

  1. Iberogast

Iberogast merupakan formula asal Jerman yang banyak digunakan secara luas di Eropa untuk pengobatan dispepsia (gangguan pencernaan). Suplemen obat asam lambung ini mengandung sembilan ekstrak herbal, yang terdiri dari: Iberis amara, akar angelica, chamomile, buah jintan, milk thistle, daun balsem, daun peppermint, daun celandine , dan akar licorice. Secara umum, peppermint sebenarnya dapat memperburuk mulas, tetapi kombinasi herbal dalam produk ini sering menutupi efek sampingnya.

Kombinasi obat prokinetik ini terbukti mampu memberikan efek anti-inflamasi, anti-spasmodik, anti-bakteri dan pro-motilitas. Yang terakhir ini sangat membantu untuk meringankan GERD beserta beberapa penyakit saluran pencernaan lain seperti: sindrom iritasi usus, dispepsia fungsional, mual, konstipasi, kembung, kram, dan diare. Cara kerja ramuan ini yakni dengan mempercepat pengosongan lambung dan transit usus yang optimal. Untuk menggunakannya bisa dengan diminum sekitat 20 tetes sehari selama 4 minggu.

  1. Lglutamin

Lglutamin adalah asam amino paling melimpah dalam tubuh manusia. Pertama kali dipercaya dapat menyembuhkan tukak lambung yakni hampir 60 tahun yang lalu, dan sekarang banyak digunakan praktisi kesehatan alternatif untuk obat asam lambung. Glutamin ini dipercaya mengandung ekstra atom nitrogen yang dapat membantu tubuh menciptakan asam amino lain untuk mempercepat penyembuhan. Manfaat ini dapat ditingkatkan ketika dikombinasikan dengan kolostrum sapi. Adapun dosis Lglutamin yang bisa Anda konsumsi yakni 400 mg (empat kali sehari) dengan kolostrum 500 mg setiap hari.

  1. Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang sangat penting untuk memulihkan dan memelihara usus agar tetap sehat. Meskipun probiotik ini belum diteliti secara formal untuk digunakan dalam penyembuhan asam lambung, namun keberadaannya cukup beralasan. Peran probiotik ini dapat membantu untuk mengontrol pertumbuhan bakteri patogen yang berlebih di usus yang dapat menyebabkan gas usus dan refluks asam lambung.

Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium lactis adalah obat asam lambung probiotik terbaik yang terbukti dapat mendukung untuk kesehatan saluran pencernaan. Carilah bahan-bahan ini di dalam suplemen probiotik Anda. Untuk dosisnya, dalam kasus probiotik murni, yakni bisa digunakan lebih tinggi hingga empat kapsul, dua kali sehari (baik dikunyah maupun ditelan).

  1. Suplemen asam

Meskipun terdengar kontroversial, namun banyak orang meyakini jika penyakit asam lambung bisa terjadi bukan hanya karena terlalu banyak asam, melainkan kekurangan asam. Kondisi yang demikian disebut dengan hipoklorhidria, dan ini biasanya terjadi pada individu di atas 50 tahun (terutama wanita). Untuk mengatasinya mereka menggunakan suplemen asam yang diyakini dapat mengembalikan fungsi asam lambung.

Menurut teori ini, yang dipopulerkan oleh Dr. Jonathan Wright dan yang lainnya, kekurangan asam lambung menyebabkan motilitas yang buruk, dan makanan yang dicerna secara tidak sempurna akan tersangkut di perut dan menyebabkan refluks. Meskipun begitu, strategi ini bisa saja menjadi bumerang. Karena beberapa pasien yang menggunakan obat asam lambung seperti suplemen asam betaine hidroklorida malah merasa sakitnya bertambah buruk. Simak obat ampuh lainnya disini.

  1. Enzim lactaid

Anda mungkin pernah mendengar tentang penelitian menggunakan lactaid pada bayi untuk mengatasi gejala kolik. Sayangnya, untuk suplemen enzim lactaid sendiri belum diteliti dengan baik apakah bisa mengatasi gejala asam lambung seperti mulas, sembelit atau refluks pada subyek normal (orang dewasa). Untuk itu penggunaannya harus hati-hati, karena laktosa dalam produk susu yang dicerna hingga 70 persen orang dewasa kebanyakan memiliki efek samping seperti sindrom iritasi usus (kembung dan nyeri perut).

Dengan saran yang sudah kami berikan di atas, disertai dengan diet yang tepat dan hati-hati, maka seharusnya ini bisa menjadi solusi obat asam lambung yang lebih baik dan aman dibandingkan obat medis. Jadi, tinggal menunggu bagaimana Anda bisa mengatur pola makan dan kehidupan Anda supaya lebih sehat.

Tinggalkan komentar