9 Hal Penting Tentang Obat Sulfinpirazon yang Mungkin Masih Belum Orang Tahu

Sulfinpirazon merupakan senyawa kimia yang kegunaannya masih dipertanyakan oleh masyarakat. Masih dipertanyakan bukan berarti obat ini tidak berguna. Namun lebih kepada rasa bingung dalam penggunaannya sehingga bisa bermanfaat.

Berikut adalah penjelasan secara rinci terkait sulfinpirazon yang mungkin bagi sebagian orang masih belum banyak mengetahui hal ini dengan baik. Berikut ini saya tuliskan beberapa penjelasan lengkap tentang sulfinpirazon.

1. Pengertian

Bisa diartikan sebagai senyawa kimia dengan susunan C nya 23 H nya 20 N nya 2 O nya 3 dan S nya 1. Biasa disebut sebagai sulfinpyrazone, 57-96-5, sulphimpyrazone dan anturane. Merupakan turunandari fenibutazon yang memiliki sifat urikosurik serta antitrombotik.. Bekerja secara kompetitif dalam menghambat reabrsorpsi urat pada tubulus ginjal promksimal pada ginjal.

2. Manfaat

Manfaat utama dari sulfinpirazon adalah guna meningkatkan ekresi asam urat dalam purin. Tak hanya itu, obat ini juga bisa digunakan sebagai media untuk mengurangi pembentukan asam urat dari purin dengan cara menghambat Xantin oksidase. Dengan begitu bisa mengobati goutdan hiperurisemia karena induksi sitotoksik.

3. Cara Pemakaian

Karena merupakan jenis obat yang informasinya bahkan masih minim, maka pemakaiannya harus dilakukan dengan betul – betul agar tidak menimbulkan masalah lain. Beirkut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memakainya.

  • Tidak bisa diberingan secara langsung saat serangan akut, baru bisa digunakan ketika 2 hingga 3 minggu setelah penyakit ditangani
  • Ada beberapa peringatan saat pemakaian yaitu dianjurkan untuk secara rutin melakukan hitung darah, harus menghindar dari hipersensitivitas pada AINS, juga penyakit jantung
  • Pemakaian obat biasanya dilakukan bersamaan dengan memakan makanan atau dengan minum susu
  • Digunakan untuk perawatan dan pencegahan penyakit encok dan arthritis gout

4. Efek Samping

Adapun efek samping yang bisa timbul ketika pasien mengkonsumsi sulfinpirazon adalah sebagai berikut.

  • Terjadinya gangguan saluran cerna sehingga tidak boleh diberikan kepada penderita ulkus peptikum
  • Biasanya timbul reaksi alergi pada kulit pasien
  • Retensi garam juga air
  • Terjadi tukak dan pendarahan di saluran cerna
  • Gagal ginjal akut
  • Meningkatnya enzim enzim hati
  • Jaundice juga hepatitis
  • Sulit bernafas
  • Mulas
  • Mual
  • Pembengkakan pada bibir, lidah atau wajah
  • Kantuk
  • Pusing

5. Tidak Bisa Dikonsumsi Jika

Hal penting lainnya terkait obat ini adalah ada beberapa kondisi pasien, dimana pasien tersebut tidak bisa mengkonsumsi obat ini. Jika dipaksakan mengkonsumsi obat ini maka kondisi tubuh pasien akan makin parah bahkan mengalami kelainan. Berikut adalah keadaan dimana pasien tidak boleh mengkonsumi obat ini :

  • Pasien memiliki penyakit batu ginjal
  • Pasien mengalami penyakit ginjal
  • Pasien mengalmai sakit ulkus di bagian perut
  • Pasien mengalami hipersensitivitas
  • Pasien punya berbagai masalah darah

6. Bisa Berinteraksi Dengan

Beda halnya dengan sebelumnya, kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana caranya agar obat ini berfungsi secara maksimal yaitu dengan mengkombinasikannya dengan obat lain. Tapi tidak sembarang obat bisa bereaksi dengan Sulfinpirazon. Beriktu adalah reaksi yang baik :

  • Choline
  • Niacin
  • Salsalate
  • Verapamil
  • Warfarin
  • Theophylline
  • Aspirin
  • Magnesium salicylate

7. Informasi Dosis

Informasi dosis sulfinpirazon masih terbatas, hanya ada beberapa info yang sudah pasti dan terdapat pada jurnal. Berikut adalah informasi seputar obat tersebut :

  • Ketika baru memakannya pertama kali, maka pasien hanya membutuhkan sebanyak 100 sampai 200 mg per harinya
  • Dosis tersebut dikonsumsi bersama makanan atau susu
  • Ketika memasuki minggu ke dua atau ketiga pemakaian, maka naikkan dosisnya, yang tadinya hanya 100 hingga 200 mg menjadi 600 mg per harinya.
  • Cara konsumsinya masih sama yaitu dibarengi dengan makanan atau susu
  • Lakukan dengan dosis tersebut hingga asam urat pada pasien menjadi normal
  • Ketika sudah mulai normal, maka perlu dilakukan perawatan dengan hanya mengkonsumsi 200 mg obat tersebut per harinya.

8. Cara Penyimpanan dan Kadaluarsa

Cara penyimpanan obat ini juga harus diperhatikan agar layak konsumsi. Obat tersebut baiknya disimpan pada suhu ruangan dan terhindar dari sinar matahari secara langsung. Kemudian, obat jangan sampai dibekukan kecuali untuk keperluan penelitian dan jauhkan dari jangkauan anak – anak.

Jika pasien sudah tidak memerlukan obatnya, maka jangan langsung di buang ke kloset atau lainnya tapi konsultasi dulu ke dokter karena ada beberapa obat yang jika dibuang ke lingkungan maka akan merusak lingkungan tersebut dan efeknya akan panjang.

Terkadang ada beberapa pasien yang menyimpan obat dalam waktu lama bahkan sampai lupa kapan tanggal kadaluarsanya. Jika hal tersebut terjadi, maka jika pasien ragu tanggal kadaluarsanya lebih baik batal untuk mengkonsumsinya daripada hal yang tak diinginkan terjadi.

Kemudian, untuk tanggal kadaluarsa obat biasanya ada pada kemasan atau dibicarakan secara langsung oleh dokter. Obat apapun itu tidak akan menimbulkan efek baik jika dikonsumsi setelah masa kadaluarsa karena obat tersebut sudh tidak layak pakai. Dipakai saja sudah tidak layak apalagi untuk mengobati kan?

9. Pertanyaan Seputar Sulfinpirazon

Adapun beberapa pertanyaan yangs sering dilontarkan masyarakat terkait obat ini. Berikut adalah daftar beserta jawabannya :

  • Apakah aman jika setelah mengkonsumsi ini lalu mengendarai kendaraan terutama alat berat?

Syarat utama dalam mengemudi adalah dalam keadaan sadar. Hal itu berbanding terbalik dengan efek samping yang telah dijelaskan di atas yang menjelaskan bahwa efek samping dari obat ini bisa membuat kantuk dan pusing. Jika pasien memiliki efek samping tersebut tapi nekat mengendara maka itu akan berbahaya bagi pengguna lainnya. Jadi, pastikan bahwa si pasien tau apa efek samping yang akan dia dapatkan atau konsultasi pada dokter mengenai ini. Dan jangan pernah setelah mengkonsumsi obat ini lalu mengkonsumi alkohol, karena alkohol bisa membuat pasien semakin hilang sadar.

  • Apakah obat ini menimbulkan kecanduan?

Di Indonesia, obat yang dijual secara bebas sudah pasti aman dan tidak membuat kecanduan. Jadi, obat ini tidak menyebabkan kecanduan. Obat – obat yang menimbulkan kecanduan akan di pisahkan jenis nya dan untuk membelinya harus melewati pengawalan yang ketat karena biasanya hanya bisa digunakan untuk penelitian atau untuk pasien yang memang benar – benar memiliki penyakit parah. Lebih lanjutnya bisa konsultasi kepada dokter.

  • Apakah bisa langsung dihentikan penggunaannya? atau harus secara perlahan – lahan?

Jika kamu menyimak cara penggunaannya tadi, pasti tahu jawabannya. Obat ini digunakan secara perlahan dari yang dosisnya kecil kemudian ditambah menjadi sedang dan ditambah lagi menjadi besar. Ketika pasien telah sembuh maka untuk menghentikan obatnya maka perlu diberhentikan secara perlahan dengan mengurangi dosis penggunaan per harinya. Karen ajika langsung dihentikan bisa saja ada efek samping yang ditimbulkan. Dan dilakukan secara perlahan karena kondisi pasien masih membutuhkan perawatan. Info lebih lanjut konsultasikan kepada dokter terkait obat sulfinpirazon dan ungkapkan juga kondisi tubuhmu.

Itulah beberapa keterangan yang sangat penting mengenai sulfinpirazon.  Obat satu ini informasinya masih terbatas jadi jika kamu ragu dalam mengkonsumsinya lebih baik datang langsung ke rumah sakit dan konsultasi bersama dokter yang ahli di bidangnya.

About Hallokim.com

Jasa Penulis Artikel Murah Bandung | Jl. Caringin, Gg. Lumbung 2 No.9, RT.003/RW.003, Babakan Ciparay, Kec. Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat 40223 | cs@hallokim.com

Check Also

cara menghilangkan rasa cemas

13 Cara Menghilangkan Rasa Cemas yang Paling Efektif, Sudah Tahu?

sumbersehat.com – Cara menghilangkan rasa cemas merupakan hal yang bisa dilakukan ketika rasa cemas menyerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *