Seperti Apa 3 Survei Gaya Hidup Sehat Yang Banyak Dilakukan

Seperti Apa 3 Survei Gaya Hidup Sehat Yang Banyak Dilakukan. Seperti yang Anda ketahui, bahwa kesehatan adalah nomor satu di dunia. Hidup tanpa kesehatan adalah blindness, dan hidup tanpa menyadari kesehatan adalah kejahilan belaka, yang akhirnya membawa Anda dalam segala keterpurukan. Biasanya orang yang terlalu gemar dengan gaya hidup sehat, maka akan membawanya pada pola hidup yang sehat. Maka hal itu perlu dipublikasikan agar masyarakat Indonesia dapat menyadari pentingnya menjaga kesehatan.

Namun, Anda pastinya mengetahui apa saja yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, apalagi di tengah pandemi yang semakin merajalela. Pastinya perlu tambahan proteksi untuk kekebalan tubuh, sistem imunitas dan kebugaran jasmani, serta perbaikan rohani atau psikis. Biasanya, pandemi dalam bentuk apapun, baik virus, bakteri dan lain sebagainya mengincar sistem psikologis manusia, dengan tujuan agar dapat disusupi atau brainwashing dengan mudah.

Namun, kita tidak akan bercerita tentang pandemi atau hal lainnya, tetapi kita ingin mengulas sedikit pembahasan menarik dan pastinya akan menarik Anda akan pola hidup sehat sejak dini. Dalam survei gaya hidup sehat di Indonesia yang semakin turun drastis menjadi objek utama dan menjadi bahan untuk mengedukasi secara daring.

survei gaya hidup sehat
survei gaya hidup sehat

Apa yang Dimaksud Gaya Hidup Sehat?

Berbagai referensi telah dirangkum sedemikian rupa, dari sekian banyaknya terdapat simpulan bahwa yang dinamakan gaya hidup sehat adalah suatu pola kehidupan individu yang memprioritaskan pada kesehatan tubuhnya, baik jasmani maupun rohaninya. Secara singkatnya, gaya hidup sehat ini mengacu pada hal-hal apa saja yang dapat membuat diri manusia tersebut menyehatkan, maka itu bisa dinamakan gaya hidup sehat atau healthy lifestyle.

Gaya hidup sehat ini ternyata memiliki survei yang beragam, dan pada survei gaya hidup sehat ini pula menyatakan bahwa gaya hidup sehat di Indonesia masih di bawah angka harapan. Ternyata, hanya kurang lebih 10% yang rutin memiliki aktivitas di luar rumah seperti rajin berolahraga dan melakukan meditasi atau olah jiwa. Makanya sangat miris sekali bila dibandingkan dengan negara lain yang membiasakan olahraga sebagai kebutuhan hidup.

Di Indonesia sendiri, kebiasaan berolahraga memang sudah ada sejak zaman dahulu, dan gaya hidup sehat sudah diterapkan sejak nenek moyang bermula. Tetapi, budaya hidup sehat saat ini semakin terkikis yang disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah masyarakat Indonesia yang tergolong konsumtif dan instant rationalism. Itulah sebabnya survei gaya hidup sehat di negeri kita semakin mengerut bak spons tak terurus.

Nilai konsumtif ini seringkali menjadi bahan perbincangan, karena Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya melimpah, menjadikan manusianya yang suka memakan apa yang mereka inginkan. Terlebih dengan minimnya sadar sehat ceria pun sudah tidak digemakan seperti dahulu kala. Ini menjadi pertanyaan sekaligus pernyataan; apakah Indonesia mengurangi nilai kesadaran demi kepuasan diri?

Melihat Rating Survei Gaya Hidup Sehat

Jangankan rating di bidang krusial yang turun, bahkan pada tahun ini pun tingkat sadar kesehatan dan edukasi masyarakat pun tergolong tinggi dibanding dengan tahun sebelumnya. Dilansir pada Indonesiaplus.com, bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan survei gaya hidup sehat meningkat sampai angka 19%, ini menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran orang-orang di Indonesia akan pentingnya hidup sehat menyentuh angka harapan hidup. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni 2017 yang menyentuh 15%.

Pola gaya hidup sehat ini dilakukan oleh gen Z, yaitu masyarakat yang lahir di tahun antara 1995-2012 tetapi justru lebih healthy dari gen X. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peningkatan populasi jogging di berbagai lapangan, stadion maupun tempat olahraga lainnya. Kemudian, peningkatan jumlah pengguna gym pun ikut membuktikan adanya peningkatan pola hidup sehat dari gen Z. Anak-anak muda yang biasanya hanya berkutat dengan gadget, ternyata memiliki kebiasaan nge-gym selain jogging dan olahraga lainnya.

Survei gaya hidup sehat selanjutnya dilansir dari Kompas Lifestyle dan OkeZone Lifestyle, ternyata memiliki kesamaan dalam menemukan survei kesehatan di Indonesia. Tercatat di usia 30-40 tahun baru memulai gaya hidup sehat, lain halnya dengan orang-orang di usia remaja yang memiliki tingkat kesadaran yang rendah tetapi memiliki rutinitas gaya hidup sehat yang cenderung sering. Misalnya saja seperti jogging setiap weekend, dan ada yang mengatakan bahwa kebanyakan anak sekolah biasa latihan futsal, sepakbola dan voli minimal 3-4 kali seminggu.

Hal itu sudah mengatakan bahwa tingkat kesehatan masyarakat Indonesia sudah melampaui batas harapan, akan tetapi tingkat kesadaran hidup sehat yang masih kurang, seperti penjagaan pola makan, pola tidur, pemilihan porsi dan kesehatan mental. Dalam hal ini, perlu adanya edukasi dan fasilitas untuk membumikan sadar sehat sejak dini.

Serba-serbi Gaya Hidup Sehat di Indonesia

Gaya hidup sehat di Indonesia sebenarnya sangat beragam, mulai dari alamnya yang menyediakan berbagai buah dan sayur, keadaan alamnya yang memukau seperti pemandangannya yang memanjakan mata, juga berbagai tempat olahraga yang banyak sekali. Hal ini membuat masyarakat Indonesia dapat menggunakan secara bijak dan teratur, mencoba merubah pola hidup sehat, alami serta natural.

Survei gaya hidup sehat pun terus bertambah nilai kesehatannya. Artinya, masyarakat perlu sadar akan kesehatan, karena berbagai unsur untuk menaikkan angka tersebut sudah tersedia di Indonesia. Kini, tinggal individunya saja yang mau dan berniat mengonsumsi, mengedukasi, memotivasi ke semua orang bahwa hidup sehat itu mengasyikkan. Diperlukan upaya mainstream untuk memasyarakatkan sadar hidup sehat dengan cara yang unik, seperti pembuatan content creative di media sosial dan membuat tutorial dalam memasyarakatkan gaya hidup sehat.

Misalnya, mengajak influencer muda untuk tetap menjaga kesehatan tubuh dan mental, apalagi zaman sekarang yang banyak menderita mental illness. Hal ini perlu disentuh dan diprioritaskan untuk memulai gaya hidup sehat yang alami dan terarah. Belum lagi banyaknya pengguna sosial media yang mencoba untuk mengedukasi kesehatan secara sederhana namun tepat sasaran. Cobalah untuk teratur dalam sehari-hari, gunakan wawasan kesehatan untuk diri sendiri dan lingkungan keluarga.

Perhatikan artikel menarik lainnya disini.

Layaknya sebuah busur panah, bila tak ditempatkan pada ruang yang benar maka hanya akan mencelakakan banyak orang. Sama halnya pola hidup bersih dan sehat, kita mencoba untuk saling menyemangati, mengedukasi, memotivasi agar semua orang mau untuk hidup sehat, mulai dari kurangi dosis zat yang tak sehat dan menggantinya dengan buah dan sayur, tetapi tetap dalam dosis yang tidak berlebihan. Sehingga, survei gaya hidup sehat bisa terealisasi.

Mulailah dari membiasakan aktivitas di luar rumah, mencoba ketenangan dan keseimbangan tubuh, pikiran dan jiwa serta mencoba manajemen waktu untuk olahraga, aktivitas dan istirahat. Mencoba untuk manajemen makanan dan pola sehat lainnya, seperti positive mindset dan menjadi great solver untum diri sendiri terlebih dahulu. Jangan lupa untuk mengedukasikannya ke publik dan jadilah pionir kesehatan menuju Indonesia lebih sehat.

Nah, itulah berbagai hal mengenai survei gaya hidup sehat.

About Ibnu Khamill

Check Also

olahraga sehat pagi hari

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Untuk Usia 50 Tahun ke Atas

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Untuk Usia 50 Tahun ke Atas – Menimbang apa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *