10 Obat Paling Penting Dalam Sejarah Penggunaan Obat

10 Obat Paling Penting Dalam Sejarah Penggunaan Obat. Ada banyak obat yang dikembangkan sepanjang sejarah yang sangat penting dalam membantu kelangsungan hidup manusia. Namun tahukah Anda? Ada beberapa jenis obat tertentu yang dianggap penting karena bisa menyelamatkan jiwa dan menjadi pembuka jalan untuk pengembangan obat selanjutnya. Selain itu, jenis obat ini juga memiliki skala penggunaan dan jumlah orang yang berhasil diobati lebih besar. Adapun obat yang termasuk dalam hal ini yaitu sebagai berikut.

Obat Penting Dalam Sejarah Penggunaan Obat

Penisilin – 1942

Penisilin pertama kali dikembangkan tahun 1928, tapi mulai digunakan tahun 1942. Sebagai antibiotik resmi pertama, penisilin telah menandai titik balik dalam sejarah manusia dan memimpin dalam pengobatan berbagai penyakit bakteri. Menurut perkiraan, antibiotik yang berkembang sampai saat ini telah menyelamatkan lebih dari 80 juta jiwa, dan tanpa penemuan dan implementasi dari empu-nya maka 75 persen orang saat ini tidak akan pernah ada.

sejarah penggunaan obat
sejarah penggunaan obat

Dalam sejarah penggunaan obat, penisilin telah menyembuhkan banyak kondisi pneumonia, demam berdarah, serta infeksi telinga, kulit dan tenggorokan. Pada tahun 2010, lebih dari 7,3 miliar unit penisilin telah diberikan di seluruh dunia. Namun, karena penggunaan obat yang tidak tepat maka dunia kini menghadapi resistensi antibiotik, dan bakteri-bakteri telah berevolusi untuk melawan efeknya.

Insulin – 1922

Orang yang menderita diabetes lanjut umumnya tidak bisa menghasilkan insulin yang cukup untuk mengkonversi gula menjadi energi. Untuk itulah insulin ditemukan tahun 1921 oleh Charles Best dan Frederick Grant Banting sebelum dikomersialkan pada tahun 1922. Sebelum ditemukannya obat ini, maka pasien diabetes diberikan pengobatan dengan cara diet keras. Jadi penemuan insulin bisa menjadi kemudahan bagi penderita.

Insulin juga dipahami telah membuka jalan sejarah penggunaan obat terapi penggantian hormon di masa depan. Contohnya seperti kontrasepsi untuk wanita yang menghasilkan efek sosial yang mendalam dan meningkatkan kesehatan wanita. Selain itu insulin juga dianggap telah membuka jalan bagi hormon adrenalin untuk mengobati anafilaksis, jantung berhenti, dan perdarahan superfisial

Vaksin cacar

Cacar telah dikenal sebagai salah satu ancaman terburuk yang pernah dihadapi manusia. Dalam istilah sekarang ini sama mematikannya dengan kanker atau penyakit jantung, membunuh lebih dari 10% populasi dengan angka mencapai 20% di kota-kota berpenduduk lebih tinggi. Berkat pengembangan vaksin pada abad ke-19, itu adalah salah satu penyakit pertama yang dihapus dari planet ini. Saat ini, pemberantasan cacar dipandang sebagai salah satu pencapaian terbesar umat manusia.

Morfin – 1827

Morfin pertama kali ditemukan oleh apoteker Jerman Friedrich Serturner; dua dekade kemudian, Merck memulai pasar komersialnya di tahun 1827. Sejarah penggunaan obat ini melonjak setelah pengembangan jarum suntik hipodermik pada tahun 1852. Meskipun beberapa individu menjadi kecanduan, namun manfaat dari obat penghilang rasa sakit ini jauh lebih besar daripada kerugian penggunaannya.

Tanpa morfin, maka jutaan orang yang berada di medan perang, dengan cedera tubuh atau kondisi medis yang lebih rumit akan menghabiskan hidup mereka dengan rasa sakit yang luar biasa. Penemuan dan penggunaan morfin juga telah membuka jalan bagi penemuan generasi obat baru seperti obat pereda nyeri, yang beberapa di antaranya bahkan bisa dibeli di apotek sekarang ini.

Aspirin – 1899

Sejarah penggunaan obat aspirin muncul pertama kali ketika seorang apoteker di Bayer menggunakan ini untuk meringankan rematik ayahnya. Obat aspirin ini muncul dalam bentuk asam asetilsalisilat dan dipercaya secara luas dapat menghilangkan rasa sakit dengan bekerja pada sistem saraf pusat. Namun sekarang kita tahu bahwa penggunaan aspirin kini jauh melampaui manajemen nyeri sederhana.

Aspirin dipercaya dapat memerangi peradangan yang bisa menjadi penyebab penyakit jantung dan banyak kanker. Bahkan beberapa dokter juga menyarankan agar setiap orang yang berusia di atas 40 untuk meminum obat ini. Aspirin mungkin tidak cocok untuk individu dengan kondisi seperti nyeri otot, radang sendi atau sakit kepala (karena efek sampingnya), namun ini menjadi ideal karena sifat analgesiknya.

Vaksin polio

Vaksin bukanlah obat teknis, melainkan obat pencegahan. Sejarah penggunaan obat ini mencatat bahwa vaksin telah menyelamatkan banyak anak dari ketakutan dan risiko terkena cacat polio. Penyakit ini pernah menjadi salah satu penyebab utama kecacatan di dunia dan merupakan sumber ketakutan dan kepanikan yang menyebar luas. Namun sejak diperkenalkan vaksin di tahun 1955, penyakit ini telah diberantas di hampir seluruh bagian dunia.

Chlorpromazine atau thorazine – 1951

Chlorpromazine adalah obat antipsikotik resmi pertama yang ditemukan pada tahun 1951. Penemuan dan penggunaan obat ini merupakan titik balik dalam psikiatri, yang mengarah pada apa yang disebut sebagai ‘revolusi psikofarmakologis’. Tidak hanya sukses besar, tetapi lebih dari 10 tahun kemudian obat ini telah digunakan oleh sekitar 50 juta orang.

Obat chlorpromazine juga diketahui membuka jalan sejarah penggunaan obat baru untuk mengobati kecemasan dan depresi. Mekanisme obat ini juga memungkinkan para peneliti untuk lebih memahami efek obat pada neurotransmiter di otak dan bagaimana impuls berpindah dari satu neuron ke neuron berikutnya. Jadi penemuan obat ini menjadi sangat penting dalam memajukan pemahaman kita tentang penyakit mental.

Obat kemoterapi – 1990an

Gas mustard adalah agen kemoterapi pertama yang bisa mengobati kanker, yang awalnya digunakan sebagai senjata dalam Perang Dunia I. Jenis gas ini terbukti bisa membunuh sel-sel kanker, namun secara signifikan juga merusak sel-sel sehat sehingga pasien tidak bisa bertahan hidup. Obat pertama yang membuktikan bisa melawan kanker yaitu metotreksat. Ini bisa menyembuhkan tumor langka koriokarsinoma di tahun 1956. Hal ini menyebabkan kemajuan dalam kemoterapi selama beberapa dekade terakhir sehingga bisa meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien saat ini.

HIV protease inhibitor – 1990an

Uji coba fase 1 dari HIV inhibitor protease pertama (saquinavir) telah dimulai tahun 1989, dan kemudian disetujui untuk digunakan sebagai resep di tahun 1995. Sejarah penggunaan obat ini dikembangkan pertama kali oleh para peneliti yang bekerja di Hoffmann-LaRoche Inc, Abbot dan Merck. Empat bulan kemudian, dua PI lain (ritonavir dan indinavir) kembali disetujui. Sejak itu, lebih banyak protease inhibitor telah muncul, menyelamatkan nyawa banyak orang yang menderita AIDS.

Bisa juga simak artikel yang menarik lainnya disini.

Eter – 1842

Penemuan eter terjadi 300 tahun sebelum digunakan sebagai obat bius oleh Crawford Williamson Long pada tahun 1842. Obat ini digunakan untuk mengangkat tumor dari leher pasiennya-James M. Venable. Dalam perkembangannya, pasien ini tidak perlu ditahan, sementara anggota tubuhnya diamputasi atau mengalami rasa sakit selama operasi. Akhirnya selama beberapa dekade terakhir, anestesi yang lebih baru dan lebih baik telah dikembangkan berdasarkan penemuan eter.

Itulah beberapa obat penting dalam sejarah penggunaan obat, baik untuk menyelamatkan jutaan manusia atau sebagai pembuka jalan untuk generasi obat yang baru. Tanpa obat-obatan di atas, Anda mungkin tidak akan pernah merasakan kesehatan seperti sekarang, dan untuk itu kita harus syukuri.

About Ibnu Khamill

Check Also

gaya hidup sehat alami

Terapkan 10 Cara Berikut Untuk Gaya Hidup Sehat Alami

Terapkan 10 Cara Berikut Untuk Gaya Hidup Sehat Alami. Gaya hidup sehat tidak hanya tentang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *