Prosedur Tes Kesehatan yang Harus Anda Ikuti, Simak!

By

sumbersehat.com – Apakah Anda tahu apa itu prosedur tes kesehatan atau Anda sendiri pernah melakukannya? Ini adalah serangkaian tes pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh pada tubuh Anda.

Pemeriksaan kesehatan sebenarnya bertujuan untuk mengetahui serta mendeteksi gangguan penyakit sejak dini yang mungkin ada di tubuh Anda. Sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan serta penanganan lebih lanjut oleh tenaga pemeriksa kesehatan.

prosedur tes kesehatan

Inilah Prosedur Tes Kesehatan

Hal-hal yang biasanya dilakukan dalam pemeriksaan kesehatan atau medical check up adalah pemeriksaan tanda-tanda vital yakni berat badan, detak jantung dan tekanan darah. Dokter juga akan memeriksa riwayat penyakit Anda maupun keluarga Anda, untuk mendeteksi kemungkinan penyakit turunan.

Untuk mengidentifikasi kinerja tubuh Anda, Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Setelah mengetahui hasil tes kesehatan, riwayat penyakit, usia serta pemeriksaan fisik secara menyeluruh, Dokter akan mengidentifikasi dan mendiagnosa untuk memudahkan tindakan pencegahan di masa depan.

Prosedur tes kesehatan sangat bermanfaat bagi Anda yang ingin mendeteksi penyakit sejak dini. Selain untuk mempersiapkan tindakan pencegahan di masa depan, melakukan prosedur tes kesehatan juga bermanfaat untuk mengetahui kondisi tubuh secara prima. Sebelum Anda melakukan serangkaian tes dalam prosedur tes kesehatan, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan, simak list berikut :

Catatan riwayat penyakit keluarga

Sebelum Anda melakukan medical check up, Anda dianjurkan untuk memeriksa riwayat penyakit keluarga Anda terlebih dahulu. Carilah informasi riwayat kesehatan atau riwayat penyakit keluarga Anda serta para kerabat Anda, Informasi tersebut akan membantu Dokter untuk mendiagnosa hal-hal yang mungkin muncul selama pemeriksaan seperti kemungkinan penyakit turunan atau faktor kelainan genetik keturunan pada keluarga Anda.

Memerlukan hasil medical check up sebelumnya

Hal penting yang harus Anda bawa sebelum melakukan pemeriksaan medical check up lengkap ialah membawa hasil medical check up sebelumnya. Jika sebelumnya Anda sudah pernah mendapatkan tindakan medis seperti operasi, vaksinasi/imunisasi dan fisioterapi, maupun melakukan pemeriksaan kesehatan penunjang seperti rontgen, tes darah atau urin, biopsi, CT scan, USG, dan endoskopi, Anda dianjurkan untuk memberi tahu Dokter Anda.

Mencatat keluhan

Prosedur tes kesehatan selanjutnya adalah catatan keluhan. Apabila Anda merasakan sakit atau nyeri di bagian tubuh tertentu, hendaknya sampaikanlah keluhan tersebut secara terbuka kepada Dokter. Selain keluhan pada kondisi fisik tubuh, Anda juga disarankan untuk memberi tahu tentang keluhan mental yang Anda alami. Seperti saat sulit untuk tidur (insomnia), stres yang berlebihan dan rasa cemas yang berkepanjangan.

Mengingat obat yang pernah dikonsumsi

Ingatlah kembali obat apa saja yang pernah Anda konsumsi saat melakukan medical check up secara berkala.
Anda wajib melaporkan jenis obat, baik itu obat herbal maupun suplemen yang Anda konsumsi secara rutin dan jangka panjang kepada Dokter Anda. Informasi ini akan membantu Dokter untuk tahu, manakah obat yang membantu memulihkan kesehatan Anda dan obat yang tidak memberi dampak sama sekali, sehingga bisa digantikan dengan resep obat yang lain.

Mencari informasi mengenai aturan sebelum dan selama prosedur tes kesehatan

Penting untuk mencari informasi sebelum dan selama prosedur kesehatan, informasi tersebut misalnya aturan makanan yang harus dikonsumsi sebelum medical check up, adanya aturan untuk berpuasa selama setengah hari, ataupun larangan untuk mengonsumsi makanan tertentu.

Periksalah jadwal medical check up Anda agar yang dilakukan dapat dilakukan tepat waktu dan bisa selesai tepat waktu tentunya. Setelah mempersiapkan beberapa hal diatas, Anda akan diarahkan untuk melakukan pengukuran tinggi badan dan menimbang berat badan untuk melihat indeks massa tubuh / BMI (Body mass index).

Pemeriksaan indeks massa tubuh dianjurkan dilakukan 1 tahun sekali bagi orang yang berada di bawah usia 50 tahun, dan 2 kali dalam setahun bagi lansia (di atas usia 50 tahun). Setelah memeriksa indeks massa tubuh, barulah Anda akan memasuki tahapan prosedur tes kesehatan. Berikut adalah beberapa tahapan selama pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan fisik

Langkah awal saat melakukan medical check up adalah pemeriksaan fisik oleh Dokter, seperti memeriksa adanya benjolan atau tidak, ruam, bintik-bintik tidak normal pada kulit, pemeriksaan pada perut untuk melihat adanya gangguan sistem pencernaan atau tidak serta keluhan lainnya. Anda tak harus sakit untuk melakukan pemeriksaan ini.

Pemeriksaan suhu tubuh

Setelah melakukan pemeriksaan fisik, Anda akan diarahkan ke prosedur tes kesehatan selanjutnya yakni pemeriksaan suhu. Suhu normal manusia berkisar antar 36,5 celcius -37,2 celcius. Tinggi rendahnya suhu juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan di sekitar Anda. Oleh karena itu, biasanya suhu tubuh akan menyesuaikan suhu ruangan terlebih dahulu sebelum diperiksa, agar suhu bisa stabil sehingga bisa diketahui suhu tubuh rendah atau tinggi.

Pemeriksaan tekanan darah

Prosedur tes kesehatan dengan memeriksa tekanan darah bisa dilakukan sebelum atau sesudah pemeriksaan suhu tubuh. Pada saat pemeriksaan tekanan darah, Dokter akan memeriksa apakah tekanan darah Anda normal, rendah (hipotensi) atau tinggi (hipertensi). Baca juga 2 Cara Mudah Membuat Surat Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit, Anti Ribet!

Tekanan darah normal pada orang dewasa sekitar 120/80 mmg sedangkan pada bayi dan anak-anak, tekanan darah normal biasanya lebih rendah dari orang dewasa. Pemeriksaan tekanan darah dapat dilakukan dengan menggunakan tensimeter dan stetoskop.

Pemeriksaan irama detak jantung

  • Dalam melakukan pemeriksaan detak jantung, biasanya Dokter akan memeriksa denyut nadi pada pergelangan tangan atau mendengar langsung irama detak jantung di dada melalui stetoskop.
  • Pada umumnya irama detak jantung normal pada manusia ialah 60-100 bpm. Walaupun begitu ada juga orang yang detak jantungnya di bawah 60 bpm dan masih dalam tahap normal. Sementara bagi atlit atau orang yang sering berolahraga berat, normalnya detak jantung istirahatnya bisa berada di bawah 40 bpm.
  • Pemeriksaan laju pernapasan
  • Prosedur tes kesehatan berikutnya adalah memeriksa laju pernapasan. Normalnya, laju pernapasan pada orang dewasa adalah 16-20 tarikan napas per menit. Pemeriksaan laju pemeriksaan pernapasan adalah menghitung jumlah pengembangan dada pada saat menarik nafas dalam kurun waktu 1 menit.
  • Laju pernapasan disebut juga dengan frekuensi pernapasan. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan saat tubuh sedang rileks, untuk melihat sulit tidaknya seseorang dalam menarik nafas.

Pemeriksaan tambahan

Untuk menghindari adanya indikasi penyakit pada wanita maupun pria, biasanya dilakukan prosedur tes kesehatan tambahan. Berikut penjelasannya:

Pada wanita

Pemeriksaan tambahan pada wanita pada umumnya meliputi Mammografi dan Pap smear untuk memeriksa payudara dan organ reproduksi wanita. Pemeriksaan Mamografi dilakukan untuk memeriksa kemungkinan adanya benjolan, tumor dan bahkan kanker pada payudara.

Sedangkan pemeriksaan Pap smear adalah pemeriksaan fisik pada sistem reproduksi wanita yang meliputi pemeriksaan panggul, vulva, vagina serta leher lahir. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mencegah penyakit tertentu yang menyerang organ reproduksi wanita seperti penyakit menular seksual dan kanker leher rahim (kanker serviks).

Pada pria

Prosedur tes kesehatan tambahan pada pria biasanya meliputi pemeriksaan pada penis, testis, dan prostat. Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan penunjang, Dokter juga akan menyarankan pemeriksaan tambahan seperti tes urine dan tes darah. Pemeriksaan kesehatan pada organ reproduksi pria bertujuan untuk mencegah dan menghindari berbagai ancaman penyakit seperti penyakit menular seksual, kanker penis, dan kanker prostat.

Setelah melakukan beberapa rangkaian di atas, hasil dari medical check up akan keluar beberapa hari atau bahkan sampai seminggu setelah Anda melakukan pemeriksaan. Lakukanlah medical check up secara rutin jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu atau beresiko tinggi terkena penyakit, semisal karena faktor genetik.

Dengarkanlah penjelasan, saran dan anjuran dari Dokter Anda saat menerima hasil medical check up tersebut. Terapkanlah gaya hidup sehat dan konsumsi makanan yang bergizi.

Hal di atas adalah sederet prosedur tes kesehatan yang harus Anda ketahui! Ingat selalu untuk menjaga kesehatan ya !

Tinggalkan komentar