8 Hal yang Harus Anda Perhatikan Ketika Olahraga Sehat di Dalam Rumah dengan keluarga

8 Hal yang Harus Anda Perhatikan Ketika Olahraga Sehat di Dalam Rumah dengan keluarga. Pada hakikatnya, olahraga dilakukan untuk dapatkan segudang manfaatnya. Bukan saja manfaat untuk kesehatan tubuh, namun juga manfaatnya bagi kesehatan mental anda. Hal ini karena ketika berolahraga, tubuh akan memperoduksi lebih banyak hormon kebahagiaan.

Hormon kebahagiaan tersebut adalah hormon endorfin, zat kimia yang secara alamiah dihasilkan secara alami oleh tubuh. Seperti morfin, hormon ini berguna untuk mengurangi rasa sakit dan menciptakan perasaan gembira. Hormon yang diproduksi oleh sistem saraf pusat dan kelenjar pituari ini juga bersifat sebagai penenang. Karenanya, olahraga dapat dijadikan sebagai terapi bagi pengidap mood swing maupun masalah kesehatan mental lainnya.

Berbagai manfaat yang bisa didapatkan dengan lakukan olahraga ini tentu akan membuat anda memantabkan diri untuk rutin berlahraga. Keuntungannya, olahraga tidak hanya bisa anda lakukan di pusat kebugaran saja, namun juga bisa anda lakukan di rumah. Meski begitu, ada berbagai hal yang harus anda perhatikan ketika lakukan olahraga sehat di dalam rumah. Nah, berikut ini adalah beberapa di antaranya.

olahraga sehat di dalam rumah
olahraga sehat di dalam rumah

Berbagai Hal yang Harus Anda Perhatikan Ketika Olahraga Sehat di Dalam Rumah

Pilih olahraga yang mendukung kondisi anda

Banyak pilihan jenis olahraga yang bisa anda lakukan di rumah, seperti naik turun tangga, sit up, push up, plank, dan lain sebagainya. Namun sebelum memutuskan melakukan olahraga apa, ada berbagai pertimbangan yang haru anda lakukan. Di antaranya ialah: apakah anda kuat melakukannya? Apakah olahraga ini aman untuk kesehatan anda? Dan, apakah olahraga ini miliki risiko untuk kesehatan anda?

Munculnya pertimbangan tersebut sebelum lakukan olahraga sehat di dalam rumah bukan tanpa alasan. Hal ini meskipun olahraga ringan yang biasa dilakukan ini minim risiko, tetap saja ada sebagian golongan orang yang tidak boleh lakukan olahraga tertentu. Ibu yang sedang hamil atau ibu pasca melahirkan, misalnya.Maka dari itu, perlu adanya pertimbangan yang matang sebelum memutuskan lakukan olahraga apa.

Jangan berolahraga dalam kondisi sakit

Olahraga ynag dilakukan dengan benar akan memberikan dampak positif bagi tubuh. Baik dampaknya bagi kesehatan fisik seperti tubuh yang tampak lebih segar, maupun dampak psikologis pelakunya yang menjadi lebih periang. Tapi, apakah diperbolehkan melakukan olahraga dalam kondisi sakit?

Sebenarnya, boleh-boleh saja melakukan olahraga ketika sedang sakit. Sebab umumnya, olahraga sehat di dalam rumah ini adalah olahraga dengan intensitas ringan. Namun, mengingat kondisi sedang sakit, lebih disarankan untuk perbanyak istirahat saja. Karena boleh jadi, sakit yang sedang anda rasakan karena terlalu banyak beraktivitas berat. Alih-alih jadikan tubuh menjadi sehat, memaksakan olahraga justru dapat perburuk kesehatan anda.

Pilih medan atau tempat yang sesuai

Hal yang harus anda perhatikan berikutnya adalah tempat di mana anda akan berolahraga. Meskipun sepele, pemilihan tempat yang tidak tepat dapat munculkan berbagai risiko. Sehingga olahraga yang pada dasarnya menjadikan tubuh sehat justru dapat munculkan masalah kesehatan yang lain. Jogging di dalam kamar mandi misalnya.

Jogging yang sebenarnya merupakan olahraga sehat di dalam rumah, akan membahayakan jika anda lakukan di dalam kamar mandi. Karenanya, setidak-tidaknya, anda perlu memberikan kriteria ideal untuk tempat anda akan berolahraga. Alas yang tidak licin dan tempat yang memungkinkan anda bergerak bebas, misalnya. Sebab meskipun termasuk olahraga ringan, ia tidak dapat dihindarkan dari munculnya risiko.

Pilih waktu yang tepat untuk berolahraga

Ada alasan mengapa pagi dan sore hari menjadi waktu yang paling disukai untuk berolahraga. Salah satunya adalah untuk mencegah terbakarnya kult karena sinar UV. Selain itu, siang yang terik tidak disarankan untuk berolahraga karena kondisi demikian ini akan percepat tubuh alami dehidrasi. Maka dari itu, banyak orang lebih memilih olahraga di waktu pagi dan sore hari.

Lakukan olahraga sehat di dalam rumah ketika pagi dan siang hari rupanya miliki manfaat yang berbeda. Olahraga di pagi hari akan dapat tingkatkan sistem metabolisme tubuh. Karenanya, beberapa jenis diet akan sarankan anda lakukan beberapa aktivitas olahraga di pagi hari. Sementara itu, olahraga di sore hari akan dapat tingkatkan energi yang disimpan dalam tubuh untuk jangka panjang.

Lakukan pemanasan sebelum olahraga

Warming up atau pemanasan umumnya dijadikan sebagai kegiatan awal sebelum lakukan kegiatan inti dalam olahraga. Kegiatan yang berfungsi untuk melenturkan otot yang kaku ini tidak boleh anda lewatkan, sebab jika dilewatkan, dapat menimbulkan risiko cedera. Pertanyaannya, seberapa lama pemanasan harus dilakukan?

Pemanasan sebelum olahraga sehat di dalam rumah dilakukan dengan waktu yang relatif singkat, yakni 4 -5 menit atau disesuaikan dengan intensitas olahraganya. Meski begitu, pemanasan yang umumnya dilakukan dengan kardio ringan ini dapat kurangi risiko cedera hingga 95%. Maka dari itu, jangan sepelekan fase pemanasan sebelum berolahraga jika tak ingin alami hal-hal yang tidak diinginkan.

Pahami sinyal lelah yang diberikan tubuh pada anda

Tidak baik memaksakan tubuh melakukan banyak aktivitas dalam keadaan lelah, olahraga sekalipun. Karenanya, alangkah lebih baik jika anda belajar memahami sinyal atau tanda yang diberikan tubuh anda. Pusing, pandangan kabur, detak jantung yang tidak beraturan, dan munculnya perasaan cemas adalah beberapa tanda anda perlu istirahat.

Selain itu, tanda-tanda yang muncul ketika olahraga sehat di dalam rumah itu juga bisa mengindikasikan jika tubuh anda kekurangan cairan. Karenanya, selalu siapkan cukup air minum untuk gantikan cairan tubuh yang hilang.Namun tidak disarankan bagi anda mengonsumsi minuman-minuman dalam kemasan, sebab yang paling sehat dan tanpa efek samping hanyalah air putih.

Tetap cukupi kebutuhan cairan tubuh

Tidak dapat dipungkiri bahwa air adalah unsur pembangun tubuh yang paling utama. Karenanya, tubuh memiliki kebutuhan cairan yang tidak sedikit setiap harinya. Meski kebutuhan masing-masing tubuh tidak sama, umumnya tubuh akan membutuhkan lebih banyak cairan ketika sedang berolahraga. Hal ini karena saat beolahraga, tubuh akan kehilangan banyak cairan tubuh.

Maka dari itu, kebutuhan cairan adalah hal yang harus diperhatikan ketika olahraga sehat di dalam rumah. Ini dapat anda lakukan dengan mengonsumsi segelas air 200 hingga 200ml setiap 20 menit berolahraga. Hal ini karena semata-mata dilakukan untuk imbangi cairan yang hilang bersama keringat. Untuk mencegah kemungkinan dehidrasi, anda pun disarankan untuk konsumsi air putih sebelum dan sesudah olahraga.

Baca artikel lain disini

Lakukan pendinginan setelah selesai olahraga

Umumnya, olahraga dilakukan dengan tiga fase. Mulai dari pemanasan, kegiatan inti, dan pendinginan. Tidak kalah penting dari pemanasan, fase pendinginan ini tidak boleh anda lewatkan. Hal ini karena cooling down atau pendinginan ini berguna untuk kurangi kelelahan yang dialami otot. Pendinginan ini juga dilakukan untuk kurangi risiko nyeri karena produksi asam laktat yang dapat sebabkan nyeri asam urat.

Demikianlah paparan mengenai beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika lakukan olahraga sehat di dalam rumah. Langkah-langkah ini dilakukan semata-mata untuk menghindarkan anda dari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan. Sebab meski hanya dilakukan di rumah, bukan berarti aktivitas ini tanpa risiko sama sekali.

About Aziza Linda Verra

Check Also

olahraga sehat untuk wanita

1 Alasan Penting Dibalik Olahraga Sehat Untuk Wanita yang Banyak Dilakukan

1 Alasan Penting Dibalik Olahraga Sehat Untuk Wanita yang Banyak Dilakukan. Olahraga merupakan hal yang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *