Apa Itu Penyakit Trikomoniasis? Penyakit Menular Seksual yang Wajib Anda Ketahui!

By

Sumbersehat.com – Mungkin anda sudah mendengar tentang penyakit trikomoniasis yang mana termasuk penyakit seksual karena bakteri. Anda pun mungkin berpikir apakah trikomoniasis bisa disembuhkan atau tidak?

Apa ada obat trikomoniasis yang ampuh? Bagaimana gambar penyakit trikomoniasis dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Oleh karena itu, kami bahas lebih lengkap tentang penyakit ini agar anda bisa tahu tingkat keparahan, penyembuhan dan bagaimana pencegahannya. Simak yuk!

Pengertian Penyakit Trikomoniasis

Penyakit trikomoniasis adalah penyakit seksual yang menular disebabkan oleh parasit protozoa trichomonas vaginalis. Infeksi ini umum terjadi di kalangan orang dewasa yang sudah berhubungan intim. Penularan biasanya terjadi pada pasangan seksual yang sering tidak menggunakan kondom serta suka berganti-ganti pasangan.

Gejala trikomoniasis pada wanita dimulai dari vagina terasa gatal dan adanya cairan berbau tak sedap di sekitar alat vital. Selain itu, juga sakit saat buang air kecil. Sedangkan pada pria, tidak merasakan gejala trikomoniasis. Meskipun tidak ada gejala, tapi penderita tetap bisa menularkan kepada siapa saja yang berhubungan dengannya.

Penyebab Trikomoniasis

Ada beberapa faktor penyebab penyakit trikomoniasis yang perlu anda ketahui, diantaranya:

  • Akibat bergonta-ganti pasangan intim
  • Pernah menderita trikomoniasis sebelumnya
  • Tidak memakai pengaman atau alat bantu seksual saat berhubungan
  • Pernah mengalami penyakit menular seksual lainnya.

Perlu anda ketahui bahwa penularan penyakit trikomoniasis tidak bisa melalui dudukan kloset, oral seks, ciuman, anal seks dan alat makan. Jadi, tidak usah terlalu khawatir akan penularannya, asalkan anda selalu safety saat berhubungan.

Gejala Trikomoniasis

Setelah membahas penyebab trikomoniasis, perlu juga anda tahu mengenai gejala trikomoniasis. Keluhan gejala muncul pada 5 sampai 28 hari setelah terinfeksi parasit trichomonas vaginalis. Ini gejala penyakit trikomoniasis pada wanita:

  • Aroma keputihan amis dan lebih banyak dari biasanya.
  • Keputihan bisa kental ataupun encer, berbusa dan warnanya kuning kehijauan.
  • Terasa gatal di sekitar alat vital, kemerahan dan disertai rasa terbakar.
  • Muncul rasa nyeri ketika berhubungan intim.
  • Nyeri juga terjadi saat buang air kecil.

Kalau gejala penyakit trikomoniasis pada pria, biasanya ditandai dengan:

  • Terasa sakit, meradang dan kemerahan pada bagian ujung alat vital.
  • Penis mengeluarkan cairan putih.
  • Buang air kecil lebih sering daripada biasanya.
  • Terasa sakit ketika buang air kecil.
  • Nyeri setelah ejakulasi.

Apabila anda merasakan gejala trikomoniasis tersebut dan tak kunjung sembuh selama berbulan-bulan, maka lebih baik periksa ke dokter. Karena jika dibiarkan, bisa memberikan efek buruk terhadap pasangan dan diri sendiri. Bahkan jika menular pada wanita hamil, bisa berdampak kelahiran premature.

Selain itu, kalau pasangan anda sudah merasakan gejala penyakit trikomoniasis, anda pun perlu periksa juga. Karena meskipun tanpa ada gejala, ini tetap dapat menular. Jadi, anda tetap harus waspada.

Pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mengetahui kehadiran penyakit trikomoniasis adalah dengan penelitian laboratorium. Dokter akan mengambil sampel urin bila pada pria dan cairan vagina bila pada perempuan. Hasil laboratorium nanti yang memberikan hasil akurat infeksi parasit trichomonas vaginalis.

Sembari menunggu hasil sampel keluar, dokter akan melakukan pengobatan trikomoniasis dan menganjurkan beberapa hal pada anda. Ini dilakukan untuk mengurangi penularan infeksi trikomoniasis. Jika hasil menunjukkan positif, maka dokter akan menyarankan pasangan diperiksa juga.

Pengobatan Trikomoniasis

Dokter akan meresepkan obat trikomoniasis pada anda seperti metronidazole yang dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter. Dalam pengobatan, anda akan dilarang oleh dokter untuk tidak minum alcohol, berhubungan intim dan beberapa anjuran lain.

Umumnya, penyakit ini akan sembuh dalam 7 hari selama pengobatan dilakukan secara rutin. Walaupun begitu, anda tetap perlu kembali ke dokter untuk cek kondisi dan memastikan sudah tidak ada infeksi lagi.

Baca juga: 13 Pantangan Makanan Darah Tinggi yang Wajib Anda Hindari!

Pencegahan Trikomoniasis

Agar tidak terjadi penularan infeksi penyakit trikomoniasi, anda wajib melakukan hal-hal di bawah ini:

  • Pakai kondom atau pengaman kalau berhubungan
  • Jangan berganti-ganti pasangan intim
  • Jangan berbagai alat bantu seks dan selalu membersihkannya baik sebelum maupun sesudah digunakan.

Komplikasi Trikomoniasis

Ini yang harus anda tahu bahwa penyakit trikomoniasis dapat mengakibatkan komplikasi serius kalau tidak diobati secara tepat. Salah satunya bagi wanita hamil yang mana bisa melahirkan sebelum waktunya atau premature.

Tak hanya itu, bayinya pun berisiko terinfeksi pada proses persalinan, bahkan juga membuat penderitanya rentan terkena HIV. Jadi, berhati-hati dan tetap waspada ketika anda mengalami beberapa gejala penyakit trikomoniasis.

Itulah ulasan tentang penyakit trikomoniasis yang wajib anda ketahui sebagai pasangan hubungan seksual. Semoga bermanfaat dan ikuti info-info kesehatan kami selanjutnya.

Tinggalkan komentar