Penyakit Meniere: Penyebab, Gejala, dan Perawatannya, Wajib Tahu!

Sumbersehat.com – Penyakit meniere adalah kelainan pada bagian telinga yang menyebabkan pusing. Lalu, seolah-olah anda sedang berputar (vertigo meniere), telinga berdering (tinnitus), pendengaran yang hilang timbul, serta tekanan pada telinga.

Biasanya, telinga yang mengalami kondisi tersebut hanya satu bagian telinga saja. Fatalnya, penyakit ini dapat menyebabkan kemampuan mendengar hilang secara permanen. Oleh karena itu, anda harus waspada jika mengalami tanda-tanda atau gejala penyakit meniere. Nah, berikut ulasan lengkapnya!

Inilah Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Penyakit Meniere

Untuk bisa menangani penyakit ini, anda perlu mengetahui penyebab, gejala dan penanganannya yang tepat. Ini penjelasannya:

Baca juga : Kenali 5 Jenis Penyakit Kulit Pada Anak yang Sering Terjadi

Penyebab Penyakit Meniere

Penyebab penyakit meniere ini belum diketahui, namun dilansir dari Health Line, para ahli menduga penyebab penyakit Meniere adalah perubahan cairan pada telinga bagian dalam.

Walaupun demikian, ada beberapa faktor yang yang dapat meningkatkan penyakit ini. Misalnya infeksi virus, gangguan kekebalan tubuh, cedera kepala, migrain, dan genetik.

Gejala Penyakit Meniere

Meniere yang dapat membuat tuli permanen, tentu saja membuat siapa saja harus waspada. Tingkat kewaspadaan bisa dimualid dengan mengenali berbagai gejala yang muncul. Berikut gejala penyakit Meniere yang wajib Anda ketahui.

– Vertigo yang berulang

Selanjutnya, meniere ditandai dengan vertigo yang berulang, biasanya berlangsung selama 20 menit sampai berjam-jam. Sayangnya, vertigo muncul dan menghilang secara mendadak sehingga membuat Anda haus merasakan sakit berulang kali. Dalam kondisi yang kronik, vertigo dapat menyebabkan muntah atau mual.

– Kehilangan pendengaran

Kemampuan mendengarkan akan muncul dan tenggelam yang dapat sembuh dengan sendirinya. Walaupun demikian, Anda harus segera memeriksakan ke dokter saat gangguan pendengaran datang.

Parahnya, penyakit Meniere yang didiamkan saja bisa menyebabkan tuli secara permanen. Dalam kondisi seperti ini, kemampuan mendengar hanya bisa menggunakan alat bantu dengar.

– Telinga Berdering (Tinnitus)

Tinnitus merupakan suara berisik pada telinga berupa suara “nging”, berdegung, bersiul, mendesis, dan meraung. Jika ini merupakan gejala penyakit meniere, maka berlangsung dalam lama dan menganggu aktivitas sehari-hari. Apabila Anda mengalami gejala telinga yang bordering, ada baiknya untuk memeriksakan ke dokter.

– Tekanan pada Telinga

Telinga terasa penuh sehingga menekan bagian telinga khususnya bagian dalam. Tekanan yang keras membuat telinga terasa sakit seperti saat ada semut yang masuk ke dalam telinga. Ada sensasi sakit dan terasa penuh dengan adanya benda asing. Aktivias sehari-hari pun terganggu dan produktivitas pekerjaan turun.

Perawatan Penyakit Meniere

Sampai saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit Meniere. Namun, anda bisa melakukan perawatan penyakit meniere bagi penderita untuk menurunkan gejalanya. Apabila dilakukan dengan tepat, gejala penyakit ini dapat turun bahkan hilang, berikut tindakannya.

Konsumsi Obat yang diberikan dokter biasanya ada dua macam, tablet dan suntikan ke dalam telinga. Obat bentuk tablet untuk mengatasi mual saat vertigo datang dengan promethazine dan diazepam. Ada obat tablet lain berupa diuretik yang berfungsi untuk menurunkan cairan tubuh yang berlebih.

Agar kelebihan cairan tubuh semakin cepat turun, batasi asupan garam dalam makanan.
Sementara itu, suntikan langsung pada telinga menggunakan obat gentamicin dan kortikosteroid. Genticin diketahui berfungsi untuk menjaga keseimbangan telinga. Sedangkan kortikosteroid membantu dalam menurunkan gejala vertigo.

– Melakukan Terapi Noninvasif

Terapi ini dijalankan tanpa operasi atau bedah pada telinga. Ada tiga terapi yang dapat Anda lakukan, yaitu dengan alat bantu dengar, meniett, dan rehabilitasi saraf vestibular. Meniett diketahui dengan menggunakan alat yang mampu mengurangi cairan dalam telinga. Fungsinya, gejala vertigo yang muncul karena penyakit ini tertasi.

Baca juga : Ketahui 13 Cara Mengatasi Sakit Kepala yang Ampuh

– Menjalankan Bedah

Pilihan bedah menjadi tahap terakhir apabila kedua terapi obat dan noninvasive tidak sesuai harapan. Dokter akan memberikan pilihan meode bedah kepada Anda, seperti bedah labyrinthectomy, pemotongan saraf vestibular, dan operasi kantung endolimfatik.

Setiap metode bedah berdasarkan target gejala yang muncul. Untuk itu, sangat penting bagi Anda mengethaui segala informasi tentang metode bedah ini. Agar terhindar dari sakit meniere, Anda sebaiknya menjalankan hidup sehat. Tidak hanya kesehatan fisik saja, akan tetapi kesehatan mental juga harus selalu diperhatikan.

Itulah penjelasan tentang penyebab, gejala dan cara mengobati penyakit meniere. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda dan dapatkan info terbaru tentang kesehatan dan penyakit di Sumber Sehat.

About Vita

Seorang introvert yang suka menulis

Check Also

penyakit kulit langka

10 Jenis Penyakit Kulit Langka yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya permasalahan kulit seperti jerawat, panu, ataupun gatal-gatal. Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *