Kenali 5 Jenis Penyakit Kulit Pada Anak yang Sering Terjadi

By

Sumbersehat.com – Penyakit kulit pada anak seringkali membuat para orang tua khawatir. Bagaimana tidak, anak-anak cenderung cuek terhadap gejala suatu penyakit kulit. Terkadang ketahuan saat sudah parah dan itu bisa saja memberikan efek buruk pada kesehatan anak secara keseluruhan.

Setiap jenis penyakit kulit pada anak memiliki gejala dan penyebaran yang berbeda-beda. Untuk itu, Anda harus tahu penyakit kulit yang umum menyerang anak. Sebab jika tidak, bisa membuat anak anda tersiksa. Nah, berikut Sumber Sehat memberikan penjelasan tentang 5 penyakit kulit pada anak yang sering terjadi!

Inilah 5 Jenis Penyakit Kulit Pada Anak yang Harus Anda Ketahui

Terdapat beberapa jenis penyakit kulit pada bayi dan anak yang harus anda tahu gejalanya, meliputi:

Eksim

Penyakit kulit pada anak yang pertama adalah eksim atau dermatitis atopik. Kulit ditandai dengan ruam berwarna merah dan terasa gatal pada semua bagian terutama pipi, siku, dan sekitar lutut.
Penyakit ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan bisa timbul tenggelam.

Baca juga : Ketahui 13 Cara Mengatasi Sakit Kepala yang Ampuh!

Anda wajib waspada dengan kondisi ini karena eksim dapat kambuh secara tiba-tiba pada anak. Walaupun penyakit ini sering muncul pada anak, sayangnya sampai saat ini belum ada obat yang mampu menyembuhkan. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena obat yang diresepkan oleh dokter berfungsi sebagai pereda gejala eksim.

Selain dengan obat, anda juga bisa meredakan eksim dengan beberapa prosedur.
Prosedur penanganan penyakit kulit pada anak ini antara lain dengan menjaga kebersihan kulit. Lalu, tidak menggaruk kulit melainkan hanya diusap dengan tangan, menggunakan sabun yang aman, menghindari stres, dan rajin mengoleskan pelembab kulit.

Campak

Gejala awal pada penyakit campak hampir sama dengan penyakit kulit lain pada anak berupa demam. Bedanya, pada penyakit kulit pada anak ini suhu tubuh bisa mencapai 40°C disertai dengan batuk dan pilek. Setelah 2 sampai 3 hari sejak adanya gejala, bintik-bintik kecil berarna putih juga mulai terbentuk.

Gejala lain yang harus Anda waspadai yaitu adanya ruam berwarna merah pada kulit wajah pada hari ketiga sampai kelima dari mulai muncul gejala. Agar anak tidak mengalami sakit campak, sebaiknya Anda memberikan vaksin secara lengkap.

Pemberian vaksin campak dimulai pada umur 9 bulan, kemudian dilanjutkan vaksin MR/MMR pada usia 18 bulan dan usia 5 sampai 7 tahun. Vaksin MR ini bermanfaat dalam mencegah campak dan rubella. Kalau vaksin MMR mampu mencegah kedua penyakit itu, ditambah dengan gondongan.

Cacar Air

Penyakit cacar air disebabkan oleh varicella-zoster virus yang sangat mudah menular dari satu anak ke anak lain. Bahkan cacar air tidak hanya dapat menimpa anak-anak, tetapi orang dewasa juga memungkinkan terkena penyakit kulit ini.

Anda patut waspada jika ada anak lain yang terkena penyakit cacar air, mengingat penyebaran virus yang cukup mudah. Penyakit kulit pada anak ini disebarkan oleh virus hanya melalui udara dari batuk dan bersin orang yang terkena cacar air.

Gejala penyakit cacar air yang biasanya muncul yaitu demam, batuk, ruam pada kulit dengan bentuk melepuh, kelelahan, dan sakit kepala. Jika Anda melihat terdapat gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter. Sebagai orang tua, Anda juga seharusnya memberikan vaksin sebagai pencegahan penyakit cacar air pada anak-anak.

Impetigo

Tanda penyakit impetigo berupa ruam yang berisi cairan berwarna kekuningan di sekitar hidung dan mulut. Apabila digaruk, cairan menyebar dan menimbulkan ruam ke daerah lain. Buruknya, kondisi ini membuat penyakit impotega semakin parah. Impotega dapat diatasi dengan pemberian antibiotik sesuai dengan resep dokter.

Baca juga : Inilah 21 Manfaat Temu Putih, Ampuh Mengobati Berbagai Penyakit

Biang Keringat

Selanjutnya penyakit kulit pada anak adalah biang keringat dengan tanda rasa gatal disertai sensasi rasa menusuk pada kulit. Biang keringat disebabkan oleh tersumbatnya saluran keringat sehingga keringat tidak mampu keluar dan masuk ke dalam lapisan dermis atau epidermis.

Untungnya, penyakit ini tidak membahayakan kesehatan penderita. Cara meredakan biang keringat cukup mudah yaitu dengan mengkondisikan kulit dalam keadaan dingin dan menghindari paparan panas. Namun, apabila gejala biang keringat anak memburuk seperti bengkak, rasa nyeri, kemerahan, adanya nanah, dan demam maka sebaiknya ke dokter.

Selalu waspada terhadap gejala yang muncul pada setiap penyakit kulit pada anak Anda. Jangan anggap remeh setiap ketidaknormalan yang muncul pada anak. Apabila berlangsung dalam beberapa hari, segera periksakan ke dokter.

Itulah 5 penyakit kulit pada anak yang harus anda ketahui, sehingga bisa mencegah dan melakukan penanganan yang tepat jika menjangkit. Simak terus artikel di Sumber Sehat agar anda tahu banyak tentang kesehatan dan cara penanganannya.

Tinggalkan komentar