6 Latihan Olahraga Sehat dan Aman Bagi Penderita Diabetes

6 Latihan Olahraga Sehat dan Aman Bagi Penderita Diabetes. Umumnya, olahraga terbaik untuk penderita diabetes adalah olahraga yang berdampak rendah. Penderita diabetes harus menghindari cedera dan trauma yang dapat terjadi dengan olahraga berdampak tinggi seperti berlari dan melompat. Namun itu bukan berarti menghilangkan rutinitas olahraga dari aktivitas harian mereka.

Kenyataannya, berolahraga dapat membantu meningkatkan aktivitas insulin dan menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Selain itu olahraga dapat membantu tubuh Anda menangkis penyakit dengan meningkatkan aktivitas sistem kekebalan. Dalam pandemi Covid-19 saat ini, orang dengan penyakit kronis lebih berisiko mengalami komplikasi jika mereka jatuh sakit. Meningkatkan kekebalan Anda dengan olahraga, serta mengelola gula darah Anda, dapat membantu Anda tetap sehat.

olahraga sehat dan aman
olahraga sehat dan aman

Olahraga Sehat dan Aman dengan Dampak Rendah untuk Penderita Diabetes

Jalan kaki, aktivitas ringan yang bagus untuk penderita diabetes

Meskipun terlihat sangat mirip dengan berlari, namun berjalan sebenarnya melibatkan dampak yang jauh lebih sedikit. Itu karena saat Anda berjalan, maka satu kaki Anda akan selalu di tanah. Berbeda jika Anda berlari dan jogging, yang melibatkan “waktu terbang” ketika kedua kaki Anda tidak menginjak tanah. Kemungkinan besar, Anda pasti sudah memasukkan jalan kaki sebagai aktivitas olahraga sehat dan aman. Untuk itu, cobalah tingkatkan jumlah langkah Anda secara bertahap dari minggu ke minggu.

Caranya cobalah parkir lebih jauh dari pintu supermarket atau tempat kerja Anda, lakukan beberapa treadmill berjalan, atau mondar-mandir saat telefon. Penelitian kecil pada penderita diabetes tipe 2, menunjukkan jika berjalan kaki 10 menit setelah makan dapat mengatur kadar gula darah. Ini bahkan lebih baik daripada berolahraga di waktu lain dalam sehari. Jika Anda mengisolasi diri di rumah, maka Anda bisa melakukan olahraga di tempat. Tayangkan acara TV yang Anda sukai, lalu gerakkan kaki Anda.

Yoga dan Tai Chi, dapat membantu meningkatkan fleksibilitas Anda

Yoga melibatkan latihan meditasi yang lembut, yang menggunakan berat badan Anda untuk memperkuat berbagai otot sekaligus meningkatkan fleksibilitas. Ini juga dapat meningkatkan mobilitas, dan penting untuk orang dewasa yang lebih tua (terutama mereka yang menderita neuropati). Idealnya, Anda bisa mengikuti kelas pengantar atau pemula untuk olahraga sehat dan aman ini. Selanjutnya, Anda harus berbicara dengan instruktur tentang diabetes dan masalah kesehatan atau persendian yang mungkin Anda miliki.

Dengan cara itulah, para instruktur dapat menawarkan saran yang dipersonalisasi dan mempelajari aliran yang tepat untuk tubuh Anda. Namun jika Anda terjebak di rumah, maka Anda dapat mencari kelas yoga yang lembut di YouTube. Biasanya ada banyak sekali channel YouTube yang menawarkan kelas yoga bagi pemula secara gratis. Selain itu, ada juga banyak layanan dan aplikasi streaming yoga yang menawarkan untuk semua kelas dan target kebugaran.

Bersepeda dalam ruangan, cocok untuk siapapun yang rawan jatuh

Jenis olahraga sehat dan aman ini sangat bagus untuk orang yang tidak stabil pada kaki mereka. Mengayuh sepeda statis umumnya dapat meningkatkan kekuatan dan massa otot tanpa lemak di seluruh tubuh bagian bawah. Selain itu, ini juga dapat meningkatkan kesehatan jantung tanpa risiko jatuh. Mulailah latihan dengan sepeda telentang, kemudian lanjutkan ke sepeda tegak (Anda bisa mencari referensinya secara online).

Untuk panduannya juga bisa dilihat di berbagai aplikasi, seperti iFit, CycleCast, dan Peloton. Aplikasi ini menawarkan kelas bersepeda dengan musik, yang dipandu instruktur untuk mengajak Anda ikut serta. Banyak kelas daring dan tatap muka yang bisa membantu Anda mendapatkan lebih banyak manfaat dalam waktu yang lebih singkat. Namun, penting untuk berbicara dengan dokter Anda sebelum mencoba kelas bersepeda dan memastikan jantung Anda cukup sehat untuk olahraga.

Latihan renang, bersahabat karena memiliki dampak rendah

Jika Anda memiliki kolam, maka berenanglah. Latihan olahraga sehat dan aman di dalam air, seperti berenang dan aerobic air, tidak hanya berdampak nol. Namun ini juga tidak menahan beban dan menghilangkan efek gravitasi pada sendi Anda. Studi tahun 2016 menemukan bahwa olahraga air secara signifikan dapat mengurangi nyeri sendi dan kekakuan pada orang dewasa dengan osteoarthritis. Selain itu, ini juga meningkatkan kekuatan dan fungsi otot mereka. Karena sifat berenang yang lembut, maka ini bisa menjadi pilihan yang bagus untuk siapa saja dengan diabetes atau neuropati.

Latihan Elliptical, Stair-Climber, dan Rower, adalah pilihan kardio berdampak rendah

Universitas Harvard merekomendasikan agar setiap orang mendapatkan setidaknya 30 menit latihan aerobik intensitas rendah hingga sedang lima kali seminggu. Latihan Elliptical, Stair-Climber, dan Rower adalah cara yang bagus untuk melatih kardio itu, dengan dampak risiko yang rendah. Elliptical dan Stair-Climber umumnya ideal untuk orang yang merasa nyaman dengan berat badan di atas ketinggan tertentu. Sementara Rower cocok untuk melatih tubuh bagian bawah dan atas sekaligus.

Jika Anda ingin meningkatkan olahraga sehat dan aman di rumah, dan yakin untuk menggunakan peralatan tersebut, maka periksalah secara online. Pastikan peralatan kardio yang Anda inginkan sesuai dengan anggaran dan ruang di rumah Anda. Namun, jika Anda tinggal di rumah atau apartemen dengan tangga, maka Anda sudah memiliki “Stair-Climber” yang hebat. Selalu kenakan sepatu dengan daya cengkeram yang baik saat berolahraga di tangga, dan jika perlu, tetaplah berpegangan pada pagarnya.

Baca artikel lain disini

Latihan kekuatan penahan beban, dapat membantu mengontrol gula darah

Latihan kekuatan (berdiri dengan menahan beban) dapat memperkuat tulang Anda untuk membantu mencegah masalah sendi dan tulang terkait diabetes. Bahkan ini juga bisa meningkatkan massa dan kekuatan otot tanpa lemak. Semakin banyak massa tubuh tanpa lemak yang Anda miliki, semakin banyak pengambilan glukosa dan kontrol gula darah yang Anda miliki. Ditambah lagi, latihan kekuatan juga secara langsung dapat memerangi banyak perubahan metabolik, yang terjadi pada otot penderita diabetes tipe 2.

Sebelum memulai latihan kekuatan olahraga sehat dan aman ini, maka penting untuk meluangkan waktu guna menguasai form yang tepat. Jika Anda tidak tahu form atau tekniknya, maka pertimbangkan untuk menjadwalkan beberapa sesi dengan pelatih yang berpengalaman menangani penderita diabetes. Sementara itu, cobalah latihan beban yang efektif seperti squat, glute bridge, dan push-up. Ini pada dasarnya mudah dilakukan di rumah tanpa peralatan apa pun.

Itulah enam latihan olahraga sehat dan aman yang bisa dicoba oleh penderita diabetes. Secara umum, penderita diabetes bisa melakukan olahraga, asalkan itu berdampak rendah. Mengingat mereka harus menghindari berbagai kemungkinan cedera atau trauma yang bisa memperburuk kondisi diabetes. Berbagai jenis olahraga seperti berjalan, renang, atau aerobik tingkat rendah bisa dilakukan oleh penderita diabetes. Namun untuk lebih amannya, akan lebih baik jika Anda berolahraga sambil ditemani seorang pelatih atau berdasarkan anjuran dokter.

About Aziza Linda Verra

Check Also

Cara Mengobati Cacar Air di Daerah Kewanitaan

10 Cara Mengobati Cacar Air di Daerah Kewanitaan dalam Penanganan Awal

Cara Mengobati Cacar Air Di Daerah Kewanitaan – Cacar dapat menular ke siapapun di segala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *