4 Obat Sakit Gigi Apotek Beserta Dosis yang Dianjurkan

By

4 Obat Sakit Gigi Apotek Beserta Dosis yang Dianjurkan – Pernahkah anda mengalami sakit gigi yang begitu menyiksa? Selain rasa nyeri yang muncul, kondisi sakit gigi juga dapat mengakibatkan penderita kehilangan selera makan. Bahkan mengalami sakit gigi juga dapat menyebabkan terjadinya komplikasi lanjutan seperti sakit kepala disertai nyeri di bagian gusi maupun pipi.

Ada berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya sakit gigi, seperti halnya kondisi gigi yang berlubang, gigi sensitif, fraktur (gigi mengalami keretakan), sinus, ataupun  penyakit autoimun. Terkadang rasa sakit pada gigi ini juga disebabkan karena adanya luka atau peradangan di area lain, seperti gusi yang membengkak. Supaya rasa nyeri yang dirasakan tidak semakin lama dan menjalar ke seluruh tubuh, berikut ini beberapa pilihan obat sakit gigi yang efektif.

obat sakit gigi apotek
obat sakit gigi apotek

Dosis Obat Sakit Gigi Apotek

Paracetamol

Obat sakit gigi apotek paracetamol tidak hanya efektif dalam menurunkan demam saja. Tetapi obat pereda nyeri ini sudah cukup efektif dalam mengurangi rasa sakit di bagian mulut, yakni sakit gigi. Namun perlu diingat, bahwa tablet obat paracetamol hanya digunakan sebagai obat pereda nyeri. Jadi obat ini tidak cukup efektif untuk mengobati atau menyembuhkan sakit gigi Anda secara total. Nah, jika ingin memanfaatkan paracetamol sebagai obat pereda nyeri sakit gigi, ketahui dosis yang tepat seperti berikut.

  • Dosis orang dewasa : 1000 mg setiap 6 – 8 jam atau 2 tablet 500 mg dikonsumsi setiap 4 – 6 jam.
  • Dosis untuk anak yang berusia 12 tahun atau lebih : 325 – 650 mg setiap 4 – 6 jam atau 1000 mg 3 – 4 x sehari. Dosis maksimal pemakaian dalam sehari : 4000 mg /hari.
  • Dosis anak dengan usia di atas 6 bulan sampai 12 tahun : 10 -b15 mg /kg /dosis setiap 4 – 6 jam. Namun jika diperlukan dalam dosis lebih, sebaiknya hindari mengonsumsi lebih dari 5 dosis dalam 24 jam. Sehingga total dosis maksimal hariannya adalah 75 mg /kg /hari dengan tidak lebih dari 3750 mg /hari.

Kalium Diclofenac

Obat sakit gigi apotek berikutnya adalah Kalium Diclofenac yang berguna dalam mengurangi nyeri pada gigi, serta gangguan gusi ringan maupun berat. Namun penting diketahui jika obat Kalium Diclofenac termasuk dalam daftar obat keras dan tidak boleh sembarangan dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama.  Sehingga ketika gangguan dan nyeri sakit gigi mulai berkurang, konsumsi Kalium Diclofenac juga haruslah dihentikan.

Konsumsi obat ini perlu dihindari oleh penderita yang mengalami radang atau luka lambung, asma, serta gangguan pada organ jantung. Tujuannya adalah supaya terhindar dari resiko efek samping atau masalah kesehatan serius. Obat ini tentunya perlu dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan, yaitu sebagai berikut.

  • Dosis dewasa

Dosis harian yang dianjurkan yaitu 100 – 150 mg yang dibagi dalam dua atau tiga dosis. Untuk satu tablet kalium Dilcofenac 50mg bisa dikonsumsi 2 hingga 3 kali dalam sehari. Untuk pemakaian pada gejala yang ringan yaitu 75 – 100 mg dalam sehari yang dibagi dalam dua atau tiga dosis. Jika setelah 2 jam pemberian dosis pertama obat tidak memberikan efek, maka dosis bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi 50 mg. Bila memang diperlukan, dosis obat sakit gigi apotek bisa dikonsumsi setiap 4 – 6 jam tanpa melebihi dosis total yaitu 200 mg per harinya.

  • Dosis Remaja

Bagi anak yang berusia kurang dari 14 tahun sebenarnya tidak disarankan mengonsumsinya. Namun untuk anak yang berusia lebih dari14 tahun bisa mengonsumsi hingga  75 – 100 mg yang dibagi dalam 2 atau 3 dosis sehari.

  • Dosis Orang Tua

Usia menginjak lansia memiliki resiko efek samping yang lebih meningkat. Sehingga sebaiknya hindari menggunakan obat sakit gigi apotek Kalium Diclofenac. Namun jika memang benar-benar diperlukan, pasien haruslah dimonitor secara teratur.

Asam mefenamat

Asam mefenamat juga menjadi obat sakit gigi yang tak kalah ampuh dibandingkan paracetamol dan kalium diclofenac. Khasiatnya pun juga tidak kalah, karena mampu dengan mengatasi gigi sakit gigi dalam waktu yang sangat cepat. Mekanisme kerja dari obat asam mefenamat adalah dengan menghambat atau menghalangi produksi enzim cyclo oxygenase atau COX yang akan menurunkan produksi zat prostaglandin pada tubuh.

Secara umum zat prostaglandin akan diproduksi ketika tubuh seseorang mengalami luka, penyakit, peradangan, dan kondisi lain yang menimbulkan rasa sakit. Menurunnya produksi zat prostaglandin, tentu saja rasa nyeri yang dirasakan tubuh juga akan mereda. Namun konsumsi Asam Mefenamat ini hanya direkomendasikan untuk orang berusia dewasa. Beberapa gejala yang direkomendasikan untuk menggunakan obat sakit gigi apotek ini seperti pembengkakan gusi dan sakit gigi.

Selain itu, beberapa gejala sakit gigi lain lain seperti sakit kepala dan demam juga bisa diatasi dengan mengonsumsi Asam Mefenamat. Dalam mengatasi nyeri menggunakan Asam Mefenamat ada aturan dosis yang perlu Anda ketahui. Dosis dewasa  yaitu 500mg untuk pemberian dosis pertama, lalu lanjut 250 mg setiap 6 jam sekali selama 7 hari konsumsi. Sementara untuk dosis anak-anak yang berusia 14 tahun ke atas adalah sesuai dosis dan aturan yang diberikan oleh dokter.

Ibuprofen

Obat sakit gigi apotek selanjutnya yang tak kalah efektif adalah ibuprofen yang merupakan golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Obat ini dapat ditemui dalam berbagai varian seperti obat tablet, kapsul dan juga obat dalam bentuk tetes. Sistem kerja dari obat ibuprofen adalah dengan mengurangi terjadinya radang dan rasa nyeri yang diakibatkan adanya gigi berlubang. Anda bisa mendapatkan obat ini dengan mudah di toko obat, apotek, maupun warung dekat rumah. Namun meski tanpa menggunakan resep dokter, sebaiknya ikuti aturan dan dosis yang tertera dalam kemasan obat.

Simak juga artikel menarik lainnya disini.

  • Dosis ibuprofen bagi dewasa dan remaja : 200 – 400 mg tiap 4 – 6 jam disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi sakit yang dialami. Batas maksimal dosis yang paling tinggi yang bisa dikonsumsi yaitu 3200 mg /hari. Penggunaan pada batas maksimal hanya boleh dilakukan jika mendapatkan resep dari dokter.

 

  • Dosis anak berusia lebih dari 6 bulan : dosis disesuaikan dengan berat badan bayi yang biasanya akan ditentukan oleh dokter. Dosis yang mungkin diberikan biasanya adalah 10 mg /kg tiap 6 – 8 jam sekali atau 40 mg /kg untuk konsumsi setiap hari. Namun pastikan jika pemberian obat sakit gigi apotek ibuprofen pada anak, selalu berada di bawah pengawasan dan petunjuk dari dokter.

Mengonsumsi obat sakit gigi apotek memang tidak boleh sembarangan meski dijual bebas di pasaran. Karena setiap obat memiliki efek samping, interaksi, serta kontraindikasi yang berbeda pada masing-masing orang. Pastikan anda tidak mengkonsumsinya lebih dari 2 minggu secara berturut-turut jika gejala tidak mereda. Apabila terjadi demikian segera kunjungi dokter atau petugas kesehatan untuk memeriksa kondisi gigi anda.

 

 

 

Tinggalkan komentar