Pertolongan Pertama Dan Obat Bengkak Digigit Ular

Pertolongan Pertama Dan Obat Bengkak Digigit Ular – Ular memang binatang berbahaya, namun keberadaannya di alam tidak bisa dihindari begitu saja. Tidak jarang malah masuk ke dalam rumah atau ke pekarangan di sekitar rumah. Dengan kamuflasenya yang baik, tentu sulit mendeteksi keberadaannya di rumput atau pohon-pohon sekitar. Sehingga, interaksi mematikan tidak jarang terjadi di sini. Untuk yang terkena gigitan ular dengan bengkak dan juga kondisi lain yang mengiringi, berikut beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk pertolongan pertama dan pengobatannya.

Langkah yang harus dilakukan untuk Pertolongan Pertama Dan Obat Bengkak Digigit Ular

Lakukan Hal-Hal Berikut Ini Jika Digigit Ular

Ketika seseorang digigit atau dipatuk ular, haruslah segera mendapatkan penanganan medis yang tepat sesegera mungkin, terlebih jika area yang terluka atau bekas gigitan mengalami perubahan warna, menjadi bengkak, atau terasa nyeri. Terutama untuk jenis ular berbisa, haruslah berpacu waktu dengan penyebaran racun yang ada di dalam pembuluh darah. Lantaran racun atau bisa ular mengandung hemotoksin, neurotoksin, kardiotoksin dan sitotoksin yang dapat  mengancam nyawa. Sehingga, sembari menuju ke rumah sakit terdekat maka haruslah menjaga pergerakan dan melakukan tindakan pertolongan pertama yang tepat.

obat bengkak digigit ular
obat bengkak digigit ular

Sebelum mendapat obat bengkak digigit ular, maka pasien haruslah bersikap sangat tenang, tidak boleh panik dan tidak boleh banyak bergerak, karena khawatir racun semakin menyebar lewat pembuluh darah. Kemudian, lepas aksesoris yang melekat pada tubuh dan longgarkan pakaian agar bisa bernapas dengan leluasa. Selanjutnya jangan lupa untuk membersikan area yang tergigit dengan cara menyiram dengan air bersih dan jangan ditekan-tekan ketika membersihkan. Jangan coba-coba menghisap area gigitan ular dengan tujuan untuk mengeluarkan racunnya, ini malah berbahaya bagi si pasien atau yang menghisap.

Bagian tubuh yang terkena gigitan, segera lokalisir dengan perban dan sangga dengan kayu atau sejenisnya untuk mengurangi gerak di area tersebut. Sehingga, dalam perjalanan menuju rumah sakit masih bisa diselamatkan dengan mengurangi resiko penyebaran racun di dalam tubuh. Posisikan pasien dengan kondisi berbaring, tenang dan tidak bergerak hingga mendapat pertolongan dari pihak medis di rumah sakit terdekat.

Mengenali Jenis Ular dan Ketepatan Pemberian Serum Anti Bisa Ular (ABU)

Ketika pasien sampai di rumah sakit, tim medis akan segera melakukan evaluasi pada luka gigitan ular dan mengobservasi kondisi kesehatan secara umum serta memberikan penanganan yang sesuai setelah mendapatkan gambaran kondisi kegawatdaruratan awal. Seberapa gawatdarurat kondisi pasien ditentukan oleh berbahaya atau tidaknya gigitan ular. Selain itu, tergantung juga dari faktor usia, jenis ular, lokasi gigitan, dan kondisi kesehatan secara umum. Sehingga sangatlah penting mengenali dan mengingat-ingat ciri serta jenis ular yang mengigit karena tindakan awal akan berasal dari sana sebelum diberikannya obat bengkak digigit ular.

Jika gigitan berasal dari jenis ular yang tidak berbisa dan berbahaya,tim medis akan membersihkan area luka gigitan dan memberikan penanganan pencegahan lainnya. Namun, jika luka berasal dari gigitan ular yang berbahaya, maka tim medis akan memberikan serum anti bisa ular (ABU) yang dapat menangkal efek buruk dari racun ular pada tubuh  dan dampak buruk lainnya. Karena racun ular bisa mematikan dalam dosis dan jenis tertentu, sehingga poin ini sangatlah vital untuk mempertahankan nyawa pasien. Pemulihannya pun bervariasi, ada yang cepat ada yang lama, ada yang bisa pulih total namun ada juga yang berdampak pada cacat fisik permanen.

Serum Anti Bisa Ular (ABU)

ABU atau serum anti bisa ular (snake antivenom immunoglobulin)  merupakan obat bengkak digigit ular dan dapat menetralisasi racun akibat gigitan ular di dalam tubuh. Serum anti bisa ular (ABU) ini sudah digunakan sejak lama sebagai penanganan dari gigitan ular berbisa di berbagai belahan dunia. Karena racun dari ular bisa sangat fatal akibatnya, seperti kondisi kerusakan otak, kelumpuhan, pendarahan hebat serta bisa berujung pada kematian jika tidak ditangani secara benar.

Serum anti bisa ular (ABU) ini dibuat dengan cara memberikan bisa ular ke dalam tubuh hewan percobaan, seperti domba atau kuda. Hewan-hewan ini dipilih lantaran memiliki sistem pertahanan tubuh yang kuat serta dapat membentuk antibodi atau imunoglobulin terhadap bisa atau racun ular tersebut. Antibodi dari bagian plasma darah hewan inilah, yang kemudian diambil dan dijadikan serum anti bisa ular (ABU), sehingga aman digunakan oleh jaringan tubuh manusia.

Bagi beberapa orang, penggunaan obat bengkak digigit ular  atau berbagai dampak gigital ular ini, sering menimbulkan reaksi alergi seperti gatal-gatal, demam, sakit kepala dan mual serta muntah. Namun, tidak perlu khawatir karena ini reaksi normal lantaran tubuh masih adaptasi dengan serum yang berasal dari bagian tubuh hewan tersebut sehingga wajar jika muncul reaksi anafilaktik tersebut.

Efek samping dari serum sickness tersebut, umumnya muncul dalam kurun waktu 5–12 hari setelah penyuntikan serum anti bisa ular (ABU). Gejala umum yang dapat terlihat dari efek samping ini adalah demam, limfadenopati atau pembengkakak kelenjar getah bening, nyeri sendi dan infeksi kulit berupa ruam, kemerahan dan gatal. Oleh karena itu, penggunaan serum anti bisa ular harus berada di bawah pengawasan dokter dan tidak dianjurkan untuk digunakan secara mandiri tanpa intruksi dan konsisi khusus tetentu.

Pemberian obat bengkak digigit ular  atau serum anti bisa ular (ABU) ini haruslah secepatnya, karena jika racun dari gigitan ular berbisa tidak segera ditangani maka muncullah reaksi imflamasi jaringan sekitar sumber gigitan atau pembengkakan, reaksi alergi, pendarahan yang parah, gangguan pernapasan, gangguan tekanan darah, gangguan saraf hingga kematin. Sehingga harus digunakan dalam kurun waktu maksimal empat jam pertama setelah gigitan terjadi, dengan dosis tertentu tergantung jenis ular dan kondisi tubuh pasien.

Perhatikan juga artikel lainnya disini.

Serum Anti Bisa Ular (ABU) adalah serum dengan tipikal mengandung anti venom atau anti venin terhadap racun ular jenis tertentu, yang dibuat dari antibodi hewan tertentu di laboratorium yang terkontrol prosesnya. Prinsip pada proses pembuatan serum anti bisa ular ABU adalah dengan hiperimunisasi pada hewan donor atau sebagai host. Kemudian menginjeksikan satu atau lebih takaran dosis non letal racun ular ke dalam tubuh host tersebut.

Perlakuan di atas, akan memicu respon imunologi tubuh hewan donor atau host. Sehingga akan memproduksi sejumlah besar antibodi guna menetralisir berbagai komponen racun atau bisa ular yang disuntikan. Kemudian, darah dari tubuh host diambil dan dimurnikan plasma darahnya saja. Sehingga dapat diperoleh anti bodi penetral bisa ular yang disebut sebagai anti venom. Kemudian untuk validasi, maka anti venom tersebut diuji kepada hewan percobaan. Lalu diperolehlah serum anti bisa ular (ABU) yang menjadi cikal obat bengkak digigit ular  .

Demikian ulasan singkat mengenai obat bengkak digigit ular  atau serum anti bisa ular (ABU) yang digunakan untuk penanganan pasien digigit ular berbisa. Sehingga, dampak buruk dari racun ular yang masuk ke dalam tubuh bisa dinetralisir. Semoga ulasan ini bermanfaat dan jangan lupa untuk memakai sepatu, sarung tangan dan baju panjang tebal jika beraktifitas di area yang menjadi habitat ular. Tetap jaga keselamatan dan lindungi sekitar dimulai dari diri sendiri.

 

About Ibnu Khamill

Check Also

penyakit kulit langka

10 Jenis Penyakit Kulit Langka yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya permasalahan kulit seperti jerawat, panu, ataupun gatal-gatal. Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *