6 Penyebab Mata Berair Pada Bayi Beserta Cara Mengatasinya dengan Mudah

By

Mungkin sudah tidak asing lagi bagi mereka ketika melihat seorang bayi jika mengeluarkan air mata meskipun bayi tersebut tidak sedang menangis. Kondisi ini merupakan salah satu kondisi yang paling sering dikhawatirkan oleh hampir semua orang tua.  Mengapa tidak? Karena mereka sangat khawatir akan hal-hal buruk yang terjadi pada buah hati kesayangannya. Banyak faktor yang bisa menyebabkan mata berair pada bayi. Mulai dari yang ringan hingga yang berat. Untuk penanganannya sendiri sangat bergantung pada penyebabnya.

Ada yang hanya memerlukan penanganan rumahan yang sederhana dan bisa sembuh, ada yang memerlukan penanganan medis, dan bahkan ada juga yang mengharuskan melakukan operasi agar keadaan itu bisa kembali normal. Dari pada para orang tua khawatir dan penasaran, berikut akan diulas secara lengkap penyebab dan cara mengatasi mata berair pada bayi

Penyebab mata bayi berair pada bayi

Mata kering pada bayi

Masalah pertama yang bisa menyababkan kondisi ini terjadi pada buah hati kamu disebabkan oleh keadaan mata bayi yang kering. Kondisi ini bisa disebabkan oleh faktor cuaca atau keadaan lingkungan saat itu. Seperti, adanya sinar, asap, atau angin yang mampu menyebabkan mata menjadi kelelahan hingga kering. Di saat mata kering seperti inilah tubuh akan merangsang untuk memproduksi air mata secara berlebihan, secara otomatis ini mengakibatkan mata keluar air meskipun dalam keadaan tidak sedang menangis.

Alergi

Mata berair pada buah hati bisa disebabkan oleh keadaan alergi pada matanya. Kondisi ini diakibatkan oleh debu, asap, bulu, serbuk sari, ataupun hewan peliharaan. Selain bisa menyebabkan mata berair, alergi juga bisa memicu keadaan pilek, bersin, hidung tersebumbat, hidung gatal, tekanan atau nyeri pada bagian telinga.

Saluran air mata tersumbat

Penyebab mata berair pada bayi bisa diakibatkan oleh saluran air mata yang sedang tersumbat. Ini diakibatkan karena ketika dilahirkan saluran air mata sang buah hati tidak terbuka atau sangat sempit ketika dilahirkan. Sehingga mengakibatkan air mata yang ada pada kelopak mata tidak bisa mengalir menuju rongga hidung, dan akan berbalik arah lagi menuju mata.

Kendati demikian, kamu tidak usah khawatir dengan kondisi ini. Umumnya pada tahun pertama sejak bayi dilahirkan akan sembuh dengan sendirinya. Pada permasalahan lainnya, kondisi seperti ini bisa juga diakibatkan oleh kista atau tumor, trauma pada mata buah hati, hingga infeksi pada mata.

Flu

Flu juga bisa menjadi faktor pemicu mata si kecil berair. Umumnya seorang bayi akan lebih rentan terkena gangguan flu dari pada orang yang sudah dewasa. Hal ini dikarenakan kekebalan tubuh orang dewasa jauh lebih kebal dari anak-anak. Selain itu, seorang bayi cendrung lebih sering menyentuh wajah dengan keadaan tangan yang kotor dan berdebu, ini yang memicu penyebaran kuman sangat cepat. Bukan hanya mata berair saja, bersin-bersin dan hidung tersumbat juga bisa diakibatkan oleh kondisi seperti ini.

Infeksi          

Gangguan infeksi bisa memicu keluarnya air mata pada si kecil meskipun dia dalam keadaan sedang tidak menangis, dan juga menimbulkan konjungtivitis dan bintitan. Masalah konjungtivitas biasanya diakibatkan oleh infeksi virus atau bakteri yang mengakibatkan mata memerah, berair, bengkak, hingga mengeluarkan nanah.

Sementara itu, bintitan terjadi akibat adanya infeksi kelenjar minyak dikelopak mata si kecil  yang mengakibatkan benjolan merah dan sangat menyakitkan sehingga memicu keluarnya air pada mata pada bayi.

Iritasi

Iritasi pada mata disebabkan oleh masuknya benda-benda asing kebagian mata yang terjadi karena ketidaksengajaan seseorang atau karena hal kebetulan. Biasanya benda-benda kecil itu berupa debu. Nah ketika debu ini sudah berhasil masuk kebagian mata, untuk mengeluarkannya seorang bayi lebih sering untuk menggosok-gosok matanya menggunakan tangan, bahkan orang dewasa sekalipun juga melakukan hal yang sama. Tanpa disadari mata hingga mengeluarkan air dan menimbulkan iritasi. Jika prilaku ini dibiasakan, mampu memperburuk keadaan pada kesehatan mata.

Cara mencegah dan mengatasi mata berair pada bayi

Lantas apa yang perlu dilakukan oleh orang tua agar buah hati kesayangannya terhindar dari permasalahan ini?

Nah tentunya untuk setiap masalah pasti ada cara mencegah dan cara mengatasinya ketika sudah terjadi. Sama halnya untuk kondisi bayi yang mengalami mata berair meskipun seorang bayi tersebut tidak sedang menangis. Nah berikut akan diluas beberapa cara yang bisa para orang tua lakukan ketika menghadapi permasalahn seperti ini:

Jagalah kebersihan dengan baik

Untuk mencegah agar buah hati kesayangan tidak mengalami mata berair secara terus menerus, para orang tua bisa mencegahnya dengan langkah yang sangat sederhana dan sepele. Meski terdengar sederhana dan sepele, namun memberi efek yang luar biasa khususnya bagi kesehatan si kecil kesayangan.

Para orang tua bisa memulai langkahnya dengan cara membersihkan mainan si kecil dan tempat-tempat bermainnya. Bukan hanya sekali atau dua kali saja, melainkan sebagai seorang orang tua harus rutin melakukannya.

Menjaga kontak dengan si kecil jika flu

Seperti yang sudah  dijelaskan dipoin atas, diantara penyebab mata berair pada bayi, salah satunya diakibatkan oleh kondisi flu. Dan flu bisa terjadi karena paparan dari orang lain. oleh karena itu, jika orang tua atau kerebat terdekatnya sedang flu, coba urungkan untuk melakukan kontak dengan si kecil. Kalaupun ingin menyentuhnya, sebelum menyentuh usahakan untuk mencuci tangan dengan bersih menggunakan sabun.

Periksa penyumbatan saluran air mata pada si kecil

Sebagai besar dari bayi yang baru dilahirkan akan mengalami saluran mata yang tersumbat. Untuk mencegahnya para orang tua bisa melakukan perawatan di rumah saja. Cara yang perlu dilakukan pun sangat sederhana. Bisa dengan cara memijat bagian luar mata menggunakan jari telunjuk hinggga pada bagaian ujung hidung. Dan ingat, dalam melakukan pijatan tangan harus dalam keadaan bersih dan sudah dicuci dengan sabun. Tujuannya sudah tak lain supaya tidak ada bekteri jahat yang menginfeksi si kecil. Selain itu, ketika memijat pastikan dengan melakukan pijatan yang lembut. Hal ini dilakukan guna mencegah memar atau luka pada kulit bayi.

Jika bayi normal, kondisi hidung tersumbat akan hilang dalam kurun waktu 6 bulan. Apabila dalam jangka waktu itu masih terdapat penyumbatan pada saluran mata si kecil, orang tua harus melakukan tindakan yang lain. Adapun tindakan yang harus dilakukan adalah dengan melakukan konsultasi kepada pihak medis. Dengan cara ini, maka si kecil kesayangan kamu akan mendapatkan penanganan yang tepat.

Atasi alergi dan infeksi

Apabila orang tua mengetahui bahwa buah hatinya sedang mengalami alergi, maka atasilah kondisi ini sesegera mungkin. Bisa dilakukan dengan jalan melakukan konsultasi kepada pihak dokter. Maka pihak dokter akan memberikan memberikan obat-obatan untuk mengatasi masalah tersebut.

Jika si kecil infeksi, biasanya dokter akan memberikan obat-obatan berupan antibiotik topical atau intravena.

Itulah 6 penyebab mengapa mata si kecil berair meskipun tidak sedang menangis beserta cara mengatasinya. Untuk masalah mata berair pada bayi memang umum terjadi apalagi bayi yang baru lahir, namun orang tua tetap untuk tidak menyepelekan kondisi ini untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan hal terburuk yang bisa terjadi pada buah hati kesayangan kamu.

Tinggalkan komentar