Manfaat Kesehatan Ilmiah dari Diet Sehat Alami Mediterania

By

Manfaat Kesehatan Ilmiah dari Diet Sehat Alami Mediterania. Jenis diet ini umumnya mengacu pada pola makan orang-orang Eropa selatan, seperti Italia, Yunani, dan Spanyol. Sayangnya, saat ini diet Mediterania tidak selalu mengikuti versi sehatnya. Versi aslinya (seperti tahun 1940-an) telah terbukti menjadi salah satu diet paling sehat dan paling seimbang untuk diikuti, dan ini juga enak.

Versi diet Mediterania yang asli adalah yang berasal dari Kreta (sebuah pulau di Yunani selatan) sebelum tahun 1960-an. Saat itu, komunikasi antar daerah sangat sulit, sehingga masyarakat disana harus mencari sumber makanan mereka sendiri. Makanan dari hewan (termasuk domba dan kambing), serta buah, sayur, dan biji-bijian disini umumnya diproses secara sederhana. Jadi makanan ini lebih sedikit mengandung gula atau rendah kalori.

Sayangnya, dampak modernisasi dan westernisasi (dalam hal ‘kemajuan’ metode pengolahan dan pemurnian makanan) telah menyebabkan modifikasi dari diet ini. Meskipun begitu, dengan memahami dan mengadopsi prinsip-prinsip utama dari diet sehat alami Mediterania, kita masih bisa mendapatkan manfaat kesehatan darinya. Sebagaimana yang akan dijelaskan berikut ini.

diet sehat alami
diet sehat alami

Manfaat Diet Sehat Alami Mediterania

1.   Mengurangi risiko penyakit jantung

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa diet Mediterania baik untuk detak jantung Anda. Bukti paling meyakinkan berasal dari uji klinis acak yang diterbitkan oleh New England Journal of Medicine tahun 2013. Studi PREDIMED ini melibatkan 7.000 wanita dan pria di Spanyol yang menderita diabetes tipe-2 atau berisiko tinggi dalam penyakit kardiovaskular. Selama lima tahun mengikuti partisipan, peneliti menyimpulkan bahwa orang yang menjalani diet Mediterania cenderung memiliki risiko penyakit jantung 30 persen lebih rendah.

Dalam studi tersebut, para partisipan menjalani diet sehat alami Mediterania tanpa kalori, dengan minyak zaitun extra-virgin atau kacang-kacangan. Para partisipan juga tidak disarankan untuk berolahraga. Namun ini dianalisis ulang untuk mengatasi cacat yang banyak dikritik, dan melaporkan hasil yang sama di jurnal medis New England tahun 2018.

2.   Mengurangi risiko stroke wanita

Dari penelitian PREDIMED, kita tahu bahwa pola makan Mediterania dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada beberapa orang. Nah, menurut studi kohort yang diterbitkan tahun 2018 dalam jurnal Stroke, diet ini juga dapat membantu mengurangi risiko stroke pada wanita. Penelitian ini melibatkan orang kulit putih yang tinggal di Inggris, yang terdiri dari 23.232 pria dan wanita berusia 40-77 tahun.

Dalam penelitian diet sehat alami ini, disimpulkan bahwa semakin dekat seorang wanita mengikuti diet, maka semakin rendah risikonya terkena stroke. Namun, mereka tidak melihat hasil yang signifikan secara statistik pada pria. Sementara itu, para wanita yang berisiko tinggi mengalami stroke dan ikut diet cenderung mengalami pengurangan risiko sebesar 20 persen.

3.   Mencegah penurunan kognitif dan penyakit Alzheimer

Sebagai diet jantung-sehat, pola makan Mediterania juga dapat membantu mengurangi penurunan daya ingat dan keterampilan berpikir Anda. Seorang staff dari asosiasi program ilmiah dan pendekatan Alzheimer di Amerika, mengatakan jika otak adalah organ yang sangat lapar. Jadi untuk memasok semua nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan otak, maka Anda harus memiliki persediaan darah yang kaya.

Maka dari itu, orang-orang yang memiliki masalah dengan kesehatan pembuluh darah, umumnya lebih berisiko memiliki masalah dengan otak mereka. Dan hal ini seringkali akan muncul sebagai penurunan kognitif. Untuk itu, studi jurnal Frontiers in Nutrition tahun 2016 menyebutkan jika diet sehat alami ini dapat memperlambat penurunan kognitif, dan mengurangi kemungkinan Alzheimer.

4.   Membantu menurunkan dan memelihara berat badan

Secara keseluruhan, makanan segar pada diet Mediterania dapat membantu menurunkan berat badan. Ini adalah cara yang aman dan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Sayangnya, jika Anda mencari hasil yang cepat, maka lebih baik menggunakan metode yang lain. Seperti yang disebutkan di News & World Report AS tahun 2019, diet ini menempati no.1 untuk makanan terbaiknya, namun no.17 untuk menurunkan berat badan.

Dalam analisis PREDIMED Spanyol 2016, dikatakan bahwa diet sehat alami Mediterania dapat menurunkan sedikit berat badan dan menambahkan sedikit lingkar pinggang. Ini berbeda tipis dengan diet rendah lemak. Lebih lanjut studi ini menyebutkan jika menambahkan minyak zaitun extra-virgin ke makanan hanya akan menghilangkan berat rata-rata 0,88 kg. Sementara orang yang menambahkan kacang rata-rata kehilangan 0,4 kg. Tapi mereka yang berada dalam kelompok pengontrol makanan rendah lemak cenderung kehilangan 0,6 kg.

5.   Membantu menghindari dan mengelola diabetes tipe-2

Diet Mediterania mungkin adalah cara yang harus Anda tempuh jika ingin mengelola dan mencegah diabetes tipe-2. Dalam jurnal Diabetes Care disebutkan bahwa peserta yang mengikuti diet Mediterania, memiliki risiko 52 persen lebih rendah terhadap diabetes tipe-2. Penelitian ini dilakukan dalam satu sub kelompok orang yang berusia 55-80 tahun tanpa diabetes, dan ini dipantau selama empat tahun. Selain itu, mereka juga tidak perlu menurunkan berat badan atau berolahraga lebih banyak.

6.   Meringankan gejala penyakit rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun dimana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sendi. Keadaan ini dapat menimbulkan rasa sakit dan pembengkakan di dalam maupun sekitar sendi. Jadi sifat tertentu dari diet sehat alami Mediterania (termasuk asam lemak omega-3 dan antiinflamasi) dipercaya dapat membantu meringankan gejala RA. Ini juga disebutkan dalam penelitian suplemen diet, yang menunjukkan jika asam lemak omega-3 (pada ikan berlemak) dapat meredakan gejala RA selain obat medis. Namun ini masih butuh lebih banyak penelitian.

7.   Melindungi terhadap kanker

Sementara itu, diet Mediterania juga dapat membantu mencegah jenis kanker tertentu. Sebuah meta-analisis dan tinjauan dari 83 studi yang diterbitkan di jurnal Nutrients tahun 2017 mendukung hal ini. Dalam isinya dikatakan bahwa diet Mediterania dapat membantu mengurangi risiko kanker seperti kanker payudara dan kanker kolorektal. Dengan demikian ini juga dapat membantu mencegah kematian akibat kanker. Sementara itu, catatan penulis juga menyebutkan jika efek ini harus didorong oleh asupan buah, sayuran, dan biji-bijian lebih tinggi. Kemungkinan ini yang harus kamu perhatikan dalam aktivitas diet.

8.   Membantu meringankan depresi

Pola diet sehat alami Mediterania juga sering dikaitkan dengan perilaku depresi yang lebih rendah. Ini didukung oleh analisis 41 studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry tahun 2018. Disana disebutkan bahwa diet Mediterania memiliki keterkaitan dengan penurunan risiko depresi sebanyak 33 persen. Namun peneliti tidak mengungkapkan alasan mengapa diet ini dapat menurunkan risiko depresi. Mereka hanya menuliskan bahwa ini mungkin bisa menjadi titik awal untuk mengembangkan dan mempelajari keterkaitan diet dengan depresi. Simak juga artikel menarik lainnya disini.

Itulah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari diet sehat alami Mediterania yang sudah teruji secara ilmiah. Jelas bahwa ada banyak bukti jika diet Mediterania dapat menyehatkan. Namun sebagian ahli memperingatkan untuk mengawasi dan menghindari makanan yang tidak sehat jika ingin menuai semua manfaatnya.

Tinggalkan komentar