Ada 14 Contoh Kegunaan Daun Adas Untuk Kesehatan

By

Ada 14 Contoh Kegunaan Daun Adas Untuk Kesehatan. Tanaman obat yang berasal dari Mediterania ini cukup populer di seluruh dunia. Banyak orang menggunakan daun adas sebagai campuran bumbu masakan karena rasanya manis dan memiliki manfaat bagi kesehatan. Sementara itu, sebagian praktik kuno menggunakan biji adas untuk pengobatan alami dan campuran minyak atsiri.

Adas adalah tanaman serbaguna yang bisa tumbuh hampir dimana saja. Tanaman ini memiliki umbi putih di bagian bawahnya dengan tangkai berwarna hijau panjang. Semua bagian adas, mulai dari umbi, tangkai, daun, dan biji-bijian nya bisa dimakan. Bahkan ini sering menambah rasa ke makanan atau campuran obat lain. Untuk lebih jelasnya akan manfaat adas bisa dilihat di bawah ini.

Kegunaan daun adas
Kegunaan daun adas

Berbagai Macam Kegunaan Daun Adas

Sumber antioksidan

Kegunaan daun adas tidak hanya untuk menambah rasa, namun ini juga memiliki manfaat kesehatan seperti antioksidan. Biji adas dapat menangkal radikal bebas yang tidak diinginkan oleh tubuh dan ini dapat mencegah banyak penyakit berbahaya. Sumber antioksidan dalam biji adas meliputi kaemoferol dan quercetin yang dikenal untuk mencegah reaksi degeneratif dan berguna dalam melawan tanda-tanda penuaan. Sementara bahan aktif lainnya yaitu anethole, sebuah minyak atsiri yang sangat efektif sebagai antiinflamasi.

Menurunkan tekanan darah

Biji adas mengandung kalium, yang dikenal dapat menetralkan efek buruk dari natrium dan mengatur jumlah cairan dalam aliran darah. Jadi ini dapat membantu menurunkan tekanan darah. Sementara itu,  bukti lain juga menunjukkan jika biji adas dapat menurunkan tekanan darah sekaligus menjaga pembuluh darah agar tetap kencang. Ini dapat membantu menjaga detak jantung dan berperan dalam mengatur tingkat tekanan darah.

Menyehatkan jantung

Kegunaan daun adas, terutama kandungan seratnya dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan cara mengurangi jumlah kolesterol dalam darah. Sementara kalium dalam adas dipercaya dapat meningkatkan kesehatan jantung. Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi 4.069 mg kalium per hari memiliki risiko kematian (akibat jantung) 49 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsi sekitar 1.793 mg per hari.

Kandungan lain dari tanaman adas yang bisa mendukung kesehatan jantung yakni adanya vitamin B-6 dan folat. Keduanya dapat membantu mencegah penumpukan senyawa yang disebut homocysteine, yang dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan masalah jantung. Caranya, homocysteine ini dirubah menjadi senyawa lain yang berbeda yang disebut metionin.

Meningkatkan kesehatan hati

Sebuah penelitian di tahun 2011, menyebutkan kegunaan daun adas dan biji adas yang bisa menghambat sel kanker hati dan meningkatkan aktivitas sel antioksidan tertentu di hati. Selenium dalam biji adas dapat meningkatkan fungsi enzim hati. Namun, lebih banyak penelitian diperlukan dalam hal ini. Beberapa sumber juga menyebutkan jika biji adas dapat membantu meringankan infeksi saluran kemih.

Dapat menurunkan berat badan

Biji adas kaya akan serat yang dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah rasa lapar. Benih ini juga dapat mengurangi penyimpanan lemak dan meningkatkan penyerapan nutrisi. Namun, lebih banyak penelitian diperlukan dalam hal ini. Sementara itu, biji adas juga memiliki sifat diuretik. Mereka meningkatkan produksi urin dan mengeluarkan cairan berlebih dari tubuh. Ini juga dapat berkontribusi pada penurunan berat badan. Namun, penurunan berat badan yang disebabkan oleh biji adas ini bisa menjadi konsekuensi langsung dari kehilangan air dan bukan kehilangan lemak.

Meringankan mual di pagi hari

Biji adas dapat digunakan untuk menenangkan perut dan menawarkan bantuan cepat untuk penyakit morning sickness (mual di pagi hari). Kegunaan daun adas ini dapat diterapkan pada wanita hamil, dengan cara mengunyah biji adas atau minum teh adas. Selain itu, biji adas juga dapat mencegah dan mengurangi gas lambung yang dapat menyebabkan mual. Namun belum ada penelitian yang cukup akan hal ini.

Mengobati gejala menstruasi

Beberapa penelitian telah mengkonfirmasi bahwa adas aman dan efektif untuk mengurangi gejala menopause. Ia juga dikenal sebagai emenagoga, zat yang dapat memperbanyak keluaran haid atau peluruh haid. Selain itu, sifat fitoestrogenik biji adas juga dapat membantu mengobati gejala menstruasi seperti kram dan hot flashes.

Meningkatkan kesehatan pencernaan

Beberapa sumber menunjukkan jika biji adas dapat membantu mengobati refluks gastroesofageal (GERD), diare, dan sembelit. Ini juga dapat mengobati gejala kolik pada bayi. Kegunaan daun adas ini berkaitan dengan efek antispasmodik dan karminatif. Bahkan, esensi biji adas ini juga dapat membantu mengobati penyakit pencernaan serius lainnya seperti sindrom iritasi usus. Namun, lebih banyak penelitian diperlukan dalam hal ini.

Meningkatkan kesehatan kulit

Krim perawatan kulit dengan ekstrak adas telah diformulasikan untuk membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi penuaan dini. Namun Anda bisa menerapkannya secara mandiri. Caranya ambil segenggam biji adas lalu tambahkan ke air mendidih. Selanjutnya biarkan dingin dan tambahkan beberapa tetes minyak esensial adas ke dalam campuran. Lalu saring dan oleskan ke wajah Anda dengan bantuan bola kapas sebanyak yang Anda bisa sepanjang hari. Maka kulit Anda akan terasa kencang dan segar kembali.

Meningkatkan kesehatan rambut

Kegunaan daun adas yang berkaitan dengan sifat antioksidan dan antimikroba juga dapat membantu mengobati segala penyakit rambut. Biji adas dapat membantu mengatasi ketombe, kulit kepala gatal, kerusakan rambut, dan rambut rontok. Caranya, gunakan teh adas ini untuk bilasan terakhir setelah Anda keramas. Lalu biarkan sekitar 15 menit sebelum dibilas.

Meningkatkan saluran pernapasan

Fitonutrien dalam biji adas dipercaya bisa membantu membersihkan sinus, sehingga dapat membantu meringankan gejala asma. Sementara itu, sifat ekspektoran dari biji ini juga dapat menyembuhkan penyakit pernapasan lainnya seperti bronkitis, batuk, dan hidung mampet. Namun, ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami efek sampingnya. Karena biji adas juga dapat menyebabkan gejala asma pada beberapa orang tertentu.

Meningkatkan produksi ASI

Adas adalah sumber kalium, vitamin C, zat besi, dan asam folat yang baik, yang dapat mengurangi risiko anemia dan masalah kekebalan lain yang berhubungan dengan wanita. Kegunaan daun adas, terutama pada biji adas yang mengandung anethole dipercaya dapat meniru sifat-sifat hormon estrogen dan meningkatkan sekresi susu pada wanita. Ini sangat bermanfaat bagi wanita menyusui karena adas juga dikenal sebagai galactagogues (zat yang dapat meningkatkan laktasi).

Bisa juga simak artikel yang menarik lainnya disini.

Memerangi nafas buruk

Bukti anekdotal menunjukkan bahwa mengunyah biji adas dapat menyegarkan nafas Anda. Benih adas memiliki rasa manis seperti licorice. Jadi cobalah mengunyah 5 hingga 10 biji adas untuk menyegarkan nafas Anda. Benih adas diyakini dapat meningkatkan produksi air liur dan dapat membersihkan bakteri yang menyebabkan bau mulut. Sementara minyak esensial adas memiliki sifat antibakteri yang membantu melawan kuman penyebab bau mulut.

Itulah beberapa kegunaan daun adas dan biji adas yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi masalah kesehatan. Namun sebagian dari manfaat ini masih belum didukung oleh bukti ilmiah yang cukup. Jadi Anda harus berhati-hati ketika menerapkannya.

Tinggalkan komentar