Jenis-Jenis Senam Lantai Yang Wajib Anda Ketahui, Ada 10!

By

sumbersehat.com – Berikut ini ulasan lengkap tentang jenis-jenis senam lantai yang juga merupakan salah satu cabang olahraga senam populer di dunia. meski memang tidak setenar jenis olahraga yang lebih modern seperti zumba dan yoga. Umumnya, senam lantai membutuhkan matras sebagai alat bantu yang berfungsi untuk mengurangi resiko terjadinya cedera saat melakukan gerakan-gerakannya.

Senam lantai atau floor exercise memiliki beragam variasi gerakan,. Mulai dari yang sulit dan membutuhkan kemampuan khusus juga latihan selama bertahun-tahun, hingga yang mudah serta dapat diikuti semua orang. Nah, simak ulasan lengkap macam-macam senam lantai di bawah ini.

jenis-jenis senam lantai

Inilah Jenis-jenis Senam Lantai

Perlu diingat sebelum memulai latihan senam lantai ini, kondisi fisik anda harus benar-benar prima. Karena senam lantai merupakan perpaduan antara kelenturan, keluwesan, keseimbangan, dan kekuatan tubuh dalam bergerak. Nah, ini dia berbagai macam gerakan dari jenis-jenis senam lantai yang dapat anda coba di rumah.

1.Gerakan Berguling ke depan (Forward Roll)

Contoh senam lantai yang pertama adalah gerakan berguling ke depan dengan menggunakan bagian belakang tubuh seperti tengkuk, punggung, pinggang, serta panggul bagian belakang. Teknis gerakan ini dapat dilakukan dengan dua posisi awal yaitu dengan berdiri atau dengan jongkok. Usahakan kedua tangan yang bertumpu tidak dibuka terlalu jauh maupun terlalu dekat dengan ujung kaki. 

Jangan juga membukanya terlalu lebar maupun terlalu sempit. Tumpuan tangan anda harus kuat agar tubuh anda tetap seimbang dan badan tidak jatuh ke samping. Salah satu dari jenis-jenis senam lantai ini juga membutuhkan bahu yang diposisikan di atas matras pada saat tangan dibengkokkan. Baca juga 6 Manfaat Senam Lantai Untuk Kesehatan Kalian.

2. Gerakan Berguling Ke Belakang (Backward Roll)

Karena gerakan yang satu ini cenderung dinamis, maka alat senam lantai atau matras yang digunakan harus empuk dan tidak tipis. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga agar tidak melukai kepala, leher, dan juga punggung Anda. Cara untuk melakukan gerakan berguling ke belakang ini dapat diawali dengan posisi jongkok dimana kedua kaki rapat serta tumit diangkat.

Langkah selanjutnya dari salah satu jenis-jenis senam lantai ini  adalah menundukkan kepala dan memposisikan dagu rapat ke bagian dada. berikutnya, letakkan kedua tangan di samping telinga dengan telapak tangan yang menghadap ke arah atas. Lalu jatuhkan pantat kea rah belakang, namun badan tetap membulat. Saat punggung menyentuh matras, segera tarik kedua lutut ke bagian belakang kepala.

3. Gerakan Kayang (Full Back Bridge)

Gerakan kayang adalah gerakan dengan posisi kedua tangan dan kaki bertumpu pada matras dengan posisi tubuh yang terbalik. Manfaat senam lantai yang satu ini adalah untuk meningkatkan kelenturan tubuh. Khususnya pada bagian pinggang, tangan, bahu, kaki, dan otot perut   Anda dapat memulai gerakan ini dengan teknik awalan tidur dan teknik awalan berdiri.

4. Gerakan Sikap Lilin

Salah satu dari jenis-jenis senam lantai ini mirip dengan gerakan kayang. Sikap lilin juga berguna untuk melatih kelenturan juga keseimbangan tubuh. Kaki tegak berada di atas, sedangkan kepala berada di bawah sehingga akan terbentuk sebuah sikap yang menyerupai lilin. Bagi Anda yang masih pemula, dapat meminta bantuan seorang teman agar memperoleh hasil yang maksimal lakukan latihan dengan rutin.

5. Gerakan Berdiri Dengan Bertumpu Pada Kedua Tangan (Handstand)

Handstand merupakan posisi berdiri dengan menggunakan kedua tangan untuk menopang seluruh tubuh. Jadi, tangan berada di bawah dengan kaki lurus ke atas. Tujuan senam lantai yang satu ini adalah untuk melatih keseimbangan tubuh. Bagi Anda yang masih pemula dapat melakukannya dengan memanfaatkan dinding atau tembok sebagai sandaran atau tumpuan kedua kaki. 

6. Gerakan Lompat Harimau

Inti dari salah satu jenis-jenis senam lantai ini sebenarnya sama dengan teknik gerakan berguling ke depan. Yang membedakan antara keduanya hanyalah awalannya saja. Ambil posisi awal dengan berdiri tegak, gunakan papan tolakan lalu melompatlah ke depan dengan mengayunkan kedua tangan ke atas. Saat tubuh melayang, melentingkan badan dan lipat lutut di depan dada. luruskan tungkai sesaat sebelum mendarat.

7. Gerakan Meroda (Chart Wheel)

Salah satu dari 10 gerakan senam lantai ini merupakan gerakan yang dilakukan dengan memutarkan tubuh ke samping seperti roda. Anda dapat melakukan gerakan ini dengan berdiri tegak dan kedua tangan diangkat ke atas. Kemudian, tekuk badan ke samping sampai tangan bisa menyentuh lantai. Gerakan ini berguna untuk melatih keseimbangan, keberanian, dan kelenturan tubuh.

8. Gerakan Lompat Jongkok

Salah satu jenis-jenis senam lantai ini dilakukan dengan cara memanfaatkan peti lompat.dan dilakukan dalam posisi badan jongkok saat melewati peti lompat. Biasanya sering terjadi terjadi kesalahan saat melakukan lompat jongkok. Misalnya, berlari dengan tidak mencondongkan badan ke depan, awalan lari yang kurang cepat dan tungkai kaki yang tidak terbuka lebar saat berlari.

9. Gerakan Lompat Kangkang

Lompat kangkang merupakan satu dari macam-macam senam lantai yang melakukan lompatan melewati peti lompat dengan posisi kaki yang terbuka lebar. Sebelum melakukan gerakan ini pasikan anda telah melakukan pemanasan dengan baik. Untuk melakukan lompat kangkang diperlukan keberanian agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan. Mau info diet sehat? simak disini!

10. Gerakan Salto (Summersault)

Jenis-jenis senam lantai yang satu ini adalah gerakan dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Karena dapat berakibat fatal jika salah melakukan gerakannya. Sehingga gerakan yang stau ini harus terus dilatih dengan konsisten. Saat melakukan gerakan ini tolakan kedua kaki dan ayunan kedua lengan harus kuat, Serta loncatan harus condong ke depan dan posisi badan harus melingkar.

Unsur-Unsur Senam Lantai

Sebagai salah satu cabang olahraga yang diperlombakan, senam lantai juga memiliki standar penilaian yang dilihat dari berbagai unsur. Ada 6 unsur senam lantai yaitu, unsur keindahan contohnya berbagai gestur dalam tari balet juga gerakan-gerakan lainnya yang mengandung unsur tari. Yang selanjutnya adalah, unsur kelenturan, contohnya gerakan kayang, salto, meroda, berguling dan lain sebagainya. 

Kemudian dari jenis-jenis senam lantai ini juga ada unsur keluwesan yang menandakan ketekunan dan kedalaman latihan yang telah dilakukan. Selain itu ada unsur keseimbangan yang juga diperlukan sebagai faktor keamanan dan mencegah cedera yang tidak diinginkan. Yang terakhir, ada unsur kekuatan yang juga merupakan inti dari semua gerakan senam lantai.

Beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum memulai latihan senam lantai, yaitu mencari partner latihan. Ini tentunya lebih menyenangkan daripada berlatih seorang diri. Lalu bagian terpentingnya adalah selalu pastikan telah melakukan pemanasan yang cukup. Anda juga harus menggunakan matras yang sesuai standar dan menyiapkan perlengkapan penting lainnya.

Itulah jenis-jenis senam lantai yang harus anda ketahui dan dapat anda coba di rumah. Meski beberapa gerakannya nampak mudah, sebaiknya bagi Anda yang masih pemula disarankan untuk memiliki instruktur pendamping. Kemudian pastikan juga Anda sedang berada pada kondisi fisik yang baik. Agar hasilnya maksimal Anda harus rajin berlatih secara rutin.

Tinggalkan komentar