Jalani Diet Sehat Ibu Menyusui Ini, Dijamin ASI Lancar Bentuk Badan Aduhai

By

Jalani Diet Sehat Ibu Menyusui Ini, Dijamin ASI Lancar Bentuk Badan Aduhai – Kebahagiaan setelah melahirkan memang dapat mengalahkan segalanya. Semua perasaan letih selama proses kehamilan dan melahirkan. Ketidaknyaman saat hamil juga rasa sakit yang menyiksa seolah hilang semua sesaat setelah melihat wajah sang buah hati. Namun, beberapa minggu setelah euphoria kelahiran buah hati, muncul permasalahan yang menjadi momok kecemasan mayoritas ibu pasca melahirkan.

Kecemasan yang terjadi mungkin awalnya disebabkan oleh rasa letih yang mendera saat mengurus bayi. Kesibukan menguruh rumah tangga dan anak-anak berdampak tidak hanya pada keletihan fisik namun juga emosional. Terlebih bila sebelumnya sudah memiliki putra maupun putri yang usianya masih kecil-kecil. Apalagi kalau kakak bayi berusia balita. Ditambah kurangnya sosialisasi ibu pasca melahirkan karena fokus mengurus bayi dan keluarga. Sehingga perasaan terkucilkan muncul.

diet sehat ibu menyusui
diet sehat ibu menyusui

Untuk mengurangi perasaan tertekan ibu menyusui, diharapkan suami dan pihak keluarga mengerti keadaan emosional yang terjadi pada ibu menyusui. Dukungan moral dan bantuan tenaga mutlak diperlukan untuk mengurangi beban mereka. Salah satu cara membantu ibu menyusui yang merasa bermasalah dengan berat badan adalah dengan mendukung diet sehat ibu menyusui. Sebenarnya diet seperti apa yang termasuk dalam diet sehat ini?

Bukankah diet begitu identik dengan menurunkan berat badan dan mengurangi porsi makan. Tapi apakah nantinya tidak akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Bagaimana bisa mengurangi porsi makan, sedangkan makan porsi normal saja, ibu menyusui merasa lebih sering lapar. Tidakkah ibu menyusui akan merasa lemas terus-menerus disebabkan kurangnya asupan makanan saat diet? Jadi sebenarnya diet yang bagaimana yang aman dilakukan.

Nah berikut ini beberapa hal yang harus diketahui tentang diet sehat ibu menyusui:

Diet sehat ibu menyusui merupakan suatu program kesehatan yang dilaksanakan guna menjaga kebugaran dan keseimbangan metabolisme tubuh ibu menyusui. Bukan terbatas pada menurunnya berat badan saja. Namun lebih dari itu di mana efek yang diharapkan adalah kesehatan lahir batin untuk ibu dan bayi. Jadi lebih pada pengelolaan atau pengaturan pola makan yang sesuai dengan kondisi tubuh dan hormon ibu menyusui.

Aturan yang perlu diketahui saat melaksanakan diet ini:

Pulihkan kondisi terlebih dahulu setelah melahirkan

Ibu menyusui sebaiknya tidak terburu-buru dalam melakukan diet. Mengapa? Karena tubuh setelah melahirkan memerlukan asupan gizi yang dan nutrisi yang berlimpah. Belum lagi kebutuhan itu harus dibagi dua dengan sang bayi. Bila memang berniat mengembalikan berat tubuh ideal seperti sebelum melahirkan, sangat disarankan dilakukan minimal setelah 2 bulan melahirkan. Saat itu tubuh sudah mulai siap diajak perlahan-lahan kembali ke berat normal. Namun tentu saja jangan terlalu mengharapkan hasil instan. Jalani saja dahulu dengan tenang dan menyenangkan.

Jangan berlebihan membatasi makanan yang dikonsumsi

Tubuh ibu menyusui harus memenuhi kebutuhan nutrisi dua orang sekaligus. Ibu dan anak sekaligus. Itu sebabnya meskipun ingin tubuh kembali seperti sedia kala, namun bila terlalu dibatasi maka dikhawatirkan konsumsi ASI akan menurun. Turunkan saja asupan yang masuk ke dalam tubuh secara perlahan dan bertahap agar produksi ASI tetap lancar. Ingatlah pada diet sehat ibu menyusui agar selalu mengkonsumsi makanan sehat yang kaya protein, serat, dan rendah lemak jahat. Makanan tinggi protein namun sedikit mengandung lemak adalah daging tanpa lemak, aneka kacang, susu rendah lemak, daging tanpa lemak, telur rebus, ikan.

Perbanyak konsumsi serat yaitu buah serta sayuran (sedikitnya 5 porsi sehari). Perhatikan cara mengolah makanan. Mungkin selama ini yang dikonsumsi sudah cukup baik namun ketika pengolahan yang dilakukan tidak tepat, maka akan mempengaruhi hasil. Contohnya mengkonsumsi makanan yang digoreng. Memang enak rasanya bila mengkonsumsi gorengan. Tempe, tahu, ikan goreng, dan sebagainya. Namun proses menggoreng itu sendiri selain menghasilkan lemak jahat, juga membakar protein dan mengurangi gizi yang seharusnya didapatkan dari makanan tersebut.

Konsumsi banyak air putih. Karena ibu menyusui perlu banyak asupan cairan untuk mengimbangi cairan yang diminum oleh sang bayi. Menurut konselor laktasi, sesungguhnya pernyataan mengenai ibu menyusui harus makan dan minum berlebihan agar kebutuhan nutrisi dua orang tercukupi adalah mitos belaka. Faktanya ibu menyusui hanya membutuhkan 500 kalori lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak menyusui. Tidak heran apabila banyak ibu menyusui yang gagal menjalankan diet sehat ibu menyusui akibat mitos ini.

Menyusui memperindah bentuk payudara

Sebagian wanita menolak untuk menyusui bayi-bayi mereka karena beranggapan bentuk payudara berubah menjadi kurang menarik. Padahal sesungguhnya, dengan menyusui bayi sesering mungkin, bentuk payudara yang indah akan lebih mudah didapatkan. Karena otot-otot yang ada di daerah sekitar payudara menjadi aktif. Akibatnya payudara lebih kencang dan berisi. Tentu suami akan merasa lebih senang bagian tubuh yang satu itu terlihat kencang berisi. Kepercayaan diri ibu pun akan meningkat.

Olahraga

Jangan lupakan pula olah fisik. Selain membantu kestabilan hormon, proses metabolisme tubuh akan sangat terbantu dengan giat berolahraga. Badan menjadi segar. Tenaga lebih kuat karena otot-otot lebih terlatih. Bantuk tubuh juga lebih cepat kembali ideal bila dibantu dengan olahraga. Olahraga menjadi hal yang penting dalam diet sehat ibu menyusui. Olahraga dapat dilakukan 3 atau 4 kali dalam seminggu. Pandai-pandai mengatur waktu berolah raga seperti saat bayi tidur. Tidak perlu lama berolahraga. Bahkan 15-30 menit sudah cukup agar kondisi tubuh lebih fit dan tidak mudah lelah.

Tingkatkan hormon okstitoksin

Hormon apakah ini? Hormon hormon kebahagiaan. Ternyata, ketidakpuasan akan kondisi setelah melahirkan justru menjadi penyebab kegagalan diet pasca melahirkan. Kondisi tidak nyaman banyak membawa masalah pada ibu menyusui. Tidak sedikit ibu menyusui yang minder dengan berat badan yang meningkat pesat. Rasa percaya diri menurun drastis. Berbondong-bondong berusaha mengembalikan bentuk tubuh dan berat badan ideal. Bila sudah seperti ini maka produksi ASI dapat terganggu. Sementara, hal yang mempengaruhi lancarnya produksi ASI adalah hormon ini. Dengan hormon ini, rasa nyaman akan menjalar ke seluruh tubuh.

Perhatikan juga artikel lainnya disini.

Kondisi psikologis yang bahagia sebenarnya merupakan kunci utama keberhasilan program diet setelah melahirkan. Jadi jangan sepelekan yang satu ini ya. Bahagialah, nikmati, syukuri keadaan yang ada. Semua adalah anugerah yang harus dijaga dan dirawat. Yang perlu diperhatikan adalah badan langsing singset hanyalah efek dari diet sehat ibu menyusui. Perhatikan juga kondisi badan dan kebugaran. Jangan sampai malah mengikuti diet terlalu berlebihan demi tampilan paripurna. Justru membuat ASI menjadi tidak lancar. Kasian sang bayi. Badan langsing singset bukan untuk dipamerkan dan dibangga-banggakan.

Jangan menjatuhkan perasaan sesama ibu menyusi lainnya. Selalu jaga perasaan ibu menyusui lain yang mungkin belum bisa melakukan diet sehat ibu menyusui dan tubuh belum langsing singset setelah melahirkan. Karena kondisi tubuh tidak sama antara satu orang dengan lainnya. Pun tipe diet  yang satu belum tentu cocok antara satu orang dengan orang lainnya. Jadi nikmati diet ini dengan bahagia dan penuh kesabaran. Just enjoy every moment.

 

 

Tinggalkan komentar