Ikuti 2 Aturan dan Cara Memilih Hand Sanitizer untuk Bayi Paling Tepat

sumbersehat.com – Hand sanitizer untuk bayi memang masih menjadi dilematik para orang tua. Pasalnya, bayi memiliki kebiasaan untuk memasukkan jari tangan ke dalam mulut. Hal ini tentu cukup mengkhawatirkan, mengingat kebanyakan hand sanitizer memiliki kandungan alkohol. Selain itu, meskipun sifat alkohol yang sangat mudah menguap, tetapi risiko terhirup oleh bayi masih tetap ada. Sehingga risiko masuk ke dalam tubuh bayi masih tetap besar. Oleh karena itu, pastikan memilih produk yang benar-benar aman dan ramah bayi.

Memang tak mudah menjaga kesehatan bayi apalagi yang di bawah 1 tahun karena organ-organ mereka masih sangat sensitif dari zat-zat apapun. Sehingga, Anda harus selalu berhati-hati dalam memilih produk yang digunakan untuk si kecil termasuk hand sanitizer. Lebih baik konsultasikan kepada dokter atau ikuti beberapa tips memilih hand sanitizer untuk anak bayi berikut ini!

hand sanitizer untuk bayi
hand sanitizer bayi

Cara Memilih Hand Sanitizer untuk Bayi yang Bagus

Hand sanitizer adalah cairan pembersih yang sering digunakan sebagai pengganti aktivitas cuci tangan menggunakan sabun. Meskipun kebersihannya tetap tidak sesempurna sabun, tetapi cukup efektif untuk membunuh kuman dan virus. Salah satunya, yaitu berkat adanya kandungan alkohol di dalamnya. Namun jangan salah, memilih hand sanitizer untuk bayi di bawah 1 tahun tidaklah sama. Sebelum membeli, pastikan mempertimbangkan faktor-faktor di bawah ini :

Cek Kandungan Alkohol

Kandungan utama hand sanitizer adalah alkohol, mulai dari 40 hingga 90 persen. Alkohol inilah yang dipercaya mampu membunuh berbagai macam patogen. Konon, semakin banyak kandungan alkoholnya, maka akan semakin efektif. Sehingga tidak heran, jika ada produk yang tinggi alkohol. Meski demikian, hal seperti ini tidak dapat diterapkan pada hand sanitizer untuk anak bayi. Sebab, semakin tinggi kandungan alkoholnya justru risiko juga semakin besar. Oleh karena itu, pilihlah hand sanitizer yang tidak ada kandungan alkoholnya atau non-alkohol.

Sebagai alternatif, carilah produk hand sanitizer untuk bayi yang mengandung benzalkonium chloride. Yaitu sejenis zat amonium yang biasanya terdapat pada produk-produk antiseptik. Namun ingat, meskipun tergolong aman untuk bayi, zat ini tidak dapat membunuh kuman secara keseluruhan. Sebab, ia hanya mampu untuk menghambat pertumbuhan kuman dan bakteri, tetapi tidak membunuh. Oleh karena itu, gunakan hanya untuk saat-saat mendesak saja, dan tetap utamakan mencuci tangan menggunakan sabun.

1. Aroma

Untuk menutupi aroma menyengat dari alkohol, biasanya produk hand sanitizer memiliki aroma yang cukup menyengat. Aroma yang sering digunakan dalam hand sanitizer untuk bayi adalah lavender, anggur, atau aroma yang mirip dengan permen. Hal ini tentu sangat menarik perhatian bayi untuk memasukkan tangannya.

Oleh karena itu, jika sedang membeli hand sanitizer untuk bayi 6 bulan, maka pilihlah produk yang non parfum. Selain lebih aman jika tidak sengaja tertelan, produk ini biasanya juga lebih ramah bayi. Seperti yang sudah diketahui bersama, kulit bayi masih sangat sensitif terhadap zat-zat tertentu, tidak terkecuali parfum.

2. Pilih yang Cair Bukan Gel

Jika sedang mencari hand sanitizer untuk anak bayi, pilihlah yang berbentuk cair dan bukan gel. Pasalnya, tekstur cair akan memudahkan orang tua untuk mengaplikasikannya kepada bayi, karena tinggal semprot. Selain itu, cairan akan lebih mudah meresap dan menguap daripada produk yang bertekstur gel. Sehingga akan lebih aman, mengingat bayi yang sering tidak sabaran untuk mengeksplor dunianya.

Cek Bahan Dasar Produk

Cara terakhir untuk memastikan hand sanitizer untuk bayi yang aman adalah cek bahan dasar produk. Pilihlah produk yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti :

1. Lidah buaya atau aloe vera

Tak hanya berfungsi sebagai tanaman hias saja, kini lidah buaya juga sudah banyak dimanfaatkan untuk beragam produk kecantikan dan kesehatan. Salah satunya, yaitu sebagai bahan pembuatan hand sanitizer untuk bayi 0-6 bulan. Hal ini dikarenakan lidah buaya memiliki sifat anti bakteri dan anti inflamasi. Sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan pembuatan hand sanitizer. Tak hanya itu, lidah buaya juga dapat membuat kulit menjadi lebih lembap.

2. Chamomile (Kamomil)

Kamomil adalah tanaman bunga sejenis aster yang berwarna putih. Di balik kecantikannya, bunga ini ternyata memiliki manfaat yang cukup besar. Baik untuk kesehatan, kecantikan, maupun sebagai bahan pembuat hand sanitizer untuk bayi. Hal ini dikarenakan bunga kamomil ternyata memiliki sifat anti alergi, anti mikroba, anti radang, hingga analgesik. Sehingga sangat cocok untuk dijadikan bahan pembuat hand sanitizer, karena sangat aman dan minim efek samping.

3. Lemon

Tak hanya bagi kesehatan, manfaat lemon bagi dunia kecantikan juga tidak perlu diragukan. Bahan alami ini juga patut dipertimbangkan untuk ada di hand sanitizer untuk bayi. Pasalnya, di dalam lemon terkandung asam yang bersifat sebagai antibakteri. Sehingga dipercaya mampu membunuh kuman secara efektif, mengangkat kotoran, sekaligus mencerahkan kulit.

4. Minyak Lavender

Minyak lavender sering digunakan sebagai minyak aromaterapi, karena dapat memberikan efek menenangkan. Namun ternyata, minyak ini juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat hand sanitizer untuk anak bayi. Sebab, minyak lavender juga memiliki sifat anti jamur dan anti bakteri alami.

5. Minyak Jeruk

Selain minyak lavender, minyak jeruk juga dapat dijadikan alternatif bahan pembuatan hand sanitizer. Selain memiliki sifat anti oksidan, minyak jeruk juga bersifa antiseptik. Sehingga mampu membunuh kuman dan bakteri yang ada di tangan.

6. Daun Sirih

Daun sirih sering dimanfaatkan manusia untuk membersihkan area kewanitaan, baik dengan cara diminum maupun cukup dibasuh. Namun ternyata, daun berbentuk love ini juga dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan hand sanitizer. Hal ini dikarenakan kandungan di dalamnya yang bersifat antiseptik.

Cara Menggunakan Hand Sanitizer Aman untuk Bayi

Setelah mengetahui tentang cara memilih hand sanitizer yang tepat untuk bayi, maka langkah selanjutnya adalah mencari tahu cara penggunaannya. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti untuk mengaplikasikan cairan pembersih tangan pada bayi :

  • Semprotkan cairan hand sanitizer untuk bayi secukupnya. Jika berbentuk gel, maka cukup tuangkan sebesar kacang polong saja. Hal ini untuk menghindari penggunaan secara berlebihan.
  • Usapkan pada permukaan telapak tangan dengan gerakan memutar secara perlahan. Pastikan semua area telapak tangan bayi terkena dengan baik, agar kuman, bakteri dan virus benar benar mati.
  • Gosok secara perlahan, dan ratakan ke seluruh bagian tangan hingga ke sela-sela jari dan kuku. Hal ini bertujuan agar hand sanitizer aman untuk bayi mampu membersihkan permukaan tangan dengan sempurna. Lakukan cara ini dalam hitungan 20 detik.

Sangat mudah bukan? Namun, pastikan hand sanitizer untuk bayi sudah kering dengan benar sebelum meninggalkan bayi. Hal ini untuk memastikan agar bayi tidak memasukkan tangannya ke dalam mulut, sebelum hand sanitizer benar-benar kering. Hal ini harus benar-benar diperhatikan, mengingat efek samping yang mungkin saja ditimbulkan oleh penggunaan hand sanitizer. Jika terlalu sering digunakan, cairan pembersih tangan ini dapat menyebabkan iritasi kulit, dermatitis, kulit menjadi kering, resistensi bakteri, hingga imunitas melemah.

Sekali lagi, hand sanitizer hanya digunakan sebagai alternatif pengganti untuk saat-saat tertentu saja. Misal sedang dalam perjalanan ataupun sulit untuk menggunakan sabun dan menemukan air bersih. Namun, jika kondisi sudah memungkinkan, tetap lebih baik mencuci tangan.
Demikian ulasan mengenai produk hand sanitizer untuk bayi. Lebih bijaklah dalam penggunaannya. Perkuat daya tahan tubuh anak dengan makanan bergizi dan jaga kebersihan. Semoga bermanfaat dan tetap semangat untuk hidup sehat.

About Vita

Seorang introvert yang suka menulis

Check Also

tips medical check up

6 Tips Medical Check Up, Biaya dan Prosenya, Dijamin Lolos!

sumbersehat.com – Tips medical check up menjadi trending belakangan ini. Masyarakat berlomba-lomba mendaftarkan diri mereka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *