5 Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya dan Cara Penanganannya Terbaik

Pemahaman serta pengetahuan tentang gejala penyakit jantung dan pencegahannya sangatlah dibutuhkan. Masyarakat umum harusnya bisa memahami apa saja gejala penyakit jantung dan bentuk pencegahan yang bisa diambil. Dengan pemahaman dan literasi yang baik, jatuhnya korban jiwa akibat serangan jantung bisa diminimalisir.

Pada dasarnya, ada banyak penyakit jantung dan pencegahannya yang bisa diketahui dan dipelajari dengan mudah. Lalu, apa saja penyakit jantung dan pencegahannya? Berikut ini adalah beberapa penyakit jantung dan pencegahannya yang bisa dipelajari dengan mudah dan tepat.

1. Gejala Penyakit Jantung

Seperti yang sudah dikatakan di awal, ada sejumlah gejala penyakit jantung yang sebenarnya mudah dikenali. Gejala-gejala ini harusnya bisa jadi patokan dalam mengetahui apakah seseorang mengidap penyakit jantung atau tidak. Inilah beberapa contoh dari penyakit jantung dan pencegahannya yang bisa dilihat serta dirasakan.

Sakit di Bagian Dada

Salah satu gejala utama pada penyakit jantung adalah rasa sakit yang luar biasa pada bagian dada. Orang yang mengidap penyakit jantung biasanya akan mudah merasakan sakit di dada. Bahkan ketika mereka tak melakukan apa-apa. Ini adalah gejala utama yang mestinya mudah dikenali. Jika sudah merasakan sakit di dada meski tak melakukan aktivitas yang berat kita patut meningkatkan kewaspadaan. Jangan berlama-lama dan segeralah pergi ke dokter.

Kepala Mudah Pusing

Gejala atau tanda lain dari penyakit jantung ini adalah kepala yang mudah pusing. Rasa pusing diakibatkan dari darah yang tak terpompa sempurna dari jantung. Hal ini berimbas kepada saraf-saraf yang ada di kepala. Akiabtnya, kita jadi lebih mudah pusing. Pusing ini pun biasanya juga akan diikuti dengan rasa nyeri yang menyiksa di kepala hingga mengakibatkan seseorang pingsan karena tak kuat menghadapi rasa sakit.

Keringat Dingin

Salah satu tanda atau gejala dari penderita penyakit jantung adalah mengeluarkan keringat dingin. Keringat dingin adalah sesuatu yang lazim terjadi. Namun jika terjadi terus-menerus, itu adalah tanda yang tak biasa. Bisa dikatakan jika keringat dingin yang terus muncul pada tubuh disebabkan oleh penyakit jantung. Jika mengalami keringat dingin, segera lakukan penanganan terkait, seperti pergi ke klinik atau memeriksakan diri ke dokter terdekat.

Pembengkakkan pada Kaki

Ada sejumlah tanda perubahan fisik yang muncul dari penderita penyakit jantung. Salah satu gelaja atau tanda perubahan fisik adalah pembengkakkan pada bagian kaki. Orang yang menderita penyakit jantung umumnya akan mengalami bengkak pada bagian betis dan telapak kakinya. Bengkak pada kaki ini dipengaruhi oleh efek jantung yang tak bisa melancarkan peredaran air dan zat lain di sejumlah tubuh.

Jantung Berdegup Kencang

Ketika berakitivitas, jantung kita dipompa sedemikian rupa hingga akhirnya berdegeup kencang. Degup kencang ini juga biasa terjadi karena perasaan semangat atau gugup. Namun, kita patut wasapda jika jantung mudah sekali berdegup meski tak sedang melakukan aktivitas berat. Itu adalah gejala atau tanda dari penyakit jantung tingkat awal. Jangan remehkan tanda atau gejala satu ini karena bisa menyebabkan kematian secara mendadak.

Mudah Lelah

Para penderita penyakit jantung cenderung lebih mudah lelah. Bahkan ketika aktivitas yang dilakukan tak begitu berat. Ini adalah tanda yang harus bisa diketahui sedari awal. Ketika kita sering lelah meski hanya duduk atau berjalan di dalam rumah saja, kita mesti waspada. Karena, itu adalah tanda-tanda seseorang terkena penyakit jantung.

2. Mencegah Serangan Penyakit Jantung

Jika sudah mengetahui gejala atau tanda dari serangan penyakit jantung, kini saatnya memahami bagaimana tindakan pencegahan yang bisa diambil. Pada intinya, untuk mencegah penyakit jantung adalah melakukan gaya hidup sehat. Sejumlah tindakan pencegahan untuk menghalau serangan jantung bisa dilakukan. Berikut ini adalah beberapa contoh dari tindakan dan upaya dalam mencegah penyakit jantung.

Hindari Makanan Kolesterol Tinggi

Jika ingin terhindar dari serangan jantung tiba-tiba, kita wajib mengurangi asupan makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Makanan dengan kolesterol tinggi adalah penyebab penyakit jantung. Jauhi makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti gulai, rendang, seafood, hingga sate kambing. Jenis-jenis makanan itu jangan sampai dikonsumsi jika kita tak ingin mendapat serangan penyakit jantung.

Jauhi Makanan Bersantan

Tak hanya makanan dengan kolesterol tinggi saja, makanan dengan bahan dasar santan juga tak boleh lagi dikonsumsi. Makanan bersantan jadi pantangan utama dari penderita penyakit jantung. Jadi, makanan-makanan bersantan seperti sayur gule, sayur lodeh, hingga rendang tak boleh lagi dikonsumsi. Ini adalah prosedur wajib bagi para penderita penyakit jantung.

Olahraga yang Rajin

Tindakan pencegahan yang tak kalah efektif adalah dengan olahraga yang rajin. Ada sejumlah olahraga yang bagus bagi kesehatan jantung. Misalnya olahraga jogging dan berenang. Namun jika merasa tak kuat lari atau renang, bisa juga memilih olahraga yang lebih ringan seperti bersepeda dan berjalan kaki. Intinya, olahraga yang rajin dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jantung. Dengan cara itu, jantung bisa lebih kuat.

Perbanyak Makan Sayuran

Selain mengurangi makanan yang bersantan dan memiliki kolesterol tinggi, kita juga wajib memperbanyak makan sayuran alami. Berbagai macam sayuran sangat direkomendasikan bagi orang-orang yang ingin jantungnya selalu sehat. Misalnya gandum atau oats. Sayuran hijau seperti brokoli, bayam dan sawi juga jadi jenis sayuran yang layak dikonsumsi untuk mencegah penyakit jantung.

Jangan Merokok

Jika tak ingin terkena penyakit jantung yang akut, sebaiknya kurangi dan kalau bisa berhentilah merokok. Rokok adalah bahan yang bisa merusak jantung kita. Kandungan zat berbahaya pada rokok bisa menganggu kinerja jantung dan bahkan bisa membuat jantung bisa berhenti bekerja secara mendadak. Karenanya, bagi para perokok yang tak ingin kena penyakit jantung, berhentilah selagi bisa.

Hindari Alkohol

Sama seperti rokok, minuman beralkohol adalah sumber utama perusak jantung. Banyak kasus di lapangan yang menyebut jika seseorang meninggal karena serangan jantung akibat terlalu sering mengonsumsi alkohol. Jangan sampai hal seperti itu terjadi pada kita. Karena itu, selagi bisa jangan lagi mengonsumsi alkohol. Lebih baik mengonsumsi minuman sehat atau air putih biasa demi kesehatan tubuh.

Diet

Banyak yang menyebutkan jika penyakit jantung kadang disebabkan oleh seseorang yang kelebihan berat badan. Karena itu, untuk mencegah obestias atau kelebihan berat badan adalah dengan diet. Banyak jenis diet yang bagus bagi tubuh kita. Pilih sesuai dengan kemampuan serta kondisi kesehatan kita. Selain bisa menjaga berat badan, diet juga berguna untuk menghalau berbagai macam penyakit lain.

Itu tadi penjelasan mengenai penyakit jantung dan pencegahannya. Penyakit jantung jadi salah satu penyebab kematian teratas di Indonesia. Karena itu, hindari hal-hal yang membuat jantung kita lemah sekaligus penyakit jantung dan pencegahannya demi kebaikan sendiri dan orang lain. Jika gejalanya dipahami dengan baik sejak dini dan pencegahannya dilakukan dengan baik, maka risikonya dapat ditekan.

About Hallokim.com

Jasa Penulis Artikel Murah Bandung | Jl. Caringin, Gg. Lumbung 2 No.9, RT.003/RW.003, Babakan Ciparay, Kec. Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat 40223 | cs@hallokim.com

Check Also

5 Manfaat Garam Untuk Kulit Gatal yang Jarang Orang Tahu

5 Manfaat Garam Untuk Kulit Gatal yang Jarang Orang Tahu

Bukan hanya digunakan sebagai penyedap rasa bumbu dapur saja, ternyata garam dapat digunakan sebagai obat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *