Tekanan Darah Tinggi: Penyebab, Gejala dan Pegobatan yang Wajib Anda Tahu!

By

Sumbersehat.com – Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah di atas angka 139/80 mmHg. Ada banyak gejala hipertensi, bahkan terkadang tanpa gejala, sehingga tak sedikit orang yang tahu penyakitnya saat parah.

Oleh karena itu, jika sudah tahu akan kondisi hipertensi, sebaiknya anda cepat melakukan penanganan. Jangan abaikan kondisi ini karena bisa berakibat fatal, bahkan sampai ke penyakit stroke. Simak ulasan selanjutnya tentang gejala hipertensi sampai komplikasinya agar anda bisa waspada nantinya. Berikut ulasannya!

Bahaya Tekanan Darah Tinggi

Apabila anda mempunyai penyakit tekanan darah tinggi atau sudah mengalami gejala hipertensi dan dibiarkan saja, maka bisa memberikan efek buruk. Dimana, saat tekanan darah tinggi, jantung harus bekerja lebih keras dalam memompa darah menuju seluruh tubuh. Sehingga, bisa muncul penyakit jantung, lalu stroke serta gagal ginjal.

Tidak perlu menunggu gejala darah tinggi muncul, sebaiknya anda melakukan pengukuran tensi secara rutin. Sehingga, tahu perkembangan tekanan darah anda dan mawas diri saat tidak normal.

Begini Cara Mengukur Tekanan Darah?

  • Pertama, siapkan tensimeter (alat pengukur tekanan darah). Atau jika tidak punya bisa ke pelayanan kesehatan terdekat.
  • Kemudian, buka lengan dan pakai manset. Lengan yang mengenakan manset harus di atas benda yang keras bisa seperti meja dan setinggi jantung.
  • Hindari konsumsi rokok, kafein dan olahraga 30 menit sebelum mengukur tekanan darah.
  • Pastikan posisi manset tepat dan lakukan pengulangan pengukuran sebanyak 2 – 3 kali untuk hasil akurat.
  • Lebih baik beri jarak satu menit pada setiap pengulangan pengukuran tekanan darah.
  • Lakukan pengukuran setiap hari, pagi sebelum minum obat hipertensi dan sebelum tidur.
  • Jangan panic, stress dan cemas sebelum dan saat pengukuran tekanan darah tinggi.

Kategori Tekanan Darah

  • Normal >>>>> 120/80 mmHg.
  • Meningkat >>> 120 – 139 mmHg tekanan sistolik dan lebih dari 80 – 90 mmHg tekanan diastolic.
  • Tekanan darah tinggi tahap 1 >>> 140 – 159 mmHg tekanan sistolik dan lebih dari 90 – 99 mmHg tekanan diastolic.
  • Tekanan darah tinggi tahap 2 >>> 160/100 mmHg atau lebih tinggi lagi.

Yang dimaksud tekanan darah sistolik merupakan tekanan yang terjadi ketika jantung memompa darah menuju seluruh tubuh. Sedangkan tekanan darah diastolic adalah tekanan yang terjadi ketika relaksasi otot jantung sebelum memompa darah kembali.

Penyebab Hipertensi

Sama seperti gejala hipertensi yang terkadang tidak muncul, penyebab hipertensi juga sulit diketahui. Namun, ada beberapa penyebab tekanan darah tinggi yang wajib anda ketahui, diantaranya:Kecanduan alcohol

  • Kurang tidur
  • Gangguan ginjal
  • Penyalahgunaan NSPZA
  • Karena hamil
  • Akibat gangguan pernapasan ketika tidur.
  • Stress
  • Merokok
  • Konsumsi garam berlebihan
  • Obesitas
  • Faktor Keturunan
  • Jarang berolahraga

Jika anda bisa menghindari factor penyebab hipertensi, sebaiknya hindari. Tapi, kalau untuk keturunan atau kondisi tertentu, anda harus berkonsultasi rutin kepada dokter.

Gejala Darah Tinggi

Anda perlu mendeteksi sedini mungkin agar hipertensi tidak bertambah parah. Berikut gejala darah tinggi:

  • Detak jantung tidak teratur
  • Pusing
  • Penglihatan buram
  • Mual dan ingin muntah
  • Sakit kepala parah
  • Kelelahan
  • Kebingungan
  • Ada darah pada urin
  • Merasakan sensasi berdetak pada area leher, telinga dan dada
  • Sulit bernapas
  • Telinga berdenging
  • Nyeri di dada
  • Lemas

Pengobatan Hipertensi

Gejala darah tinggi yang muncul, bisa segera diatasi dengan beberapa pola hidup yang sehat. Lakukan langkah-langkah di bawah ini untuk mengobati hipertensi:

  • Minum secara rutin obat darah tinggi yang diberikan oleh dokter
  • Mengonsumsi makanan sehat untuk penderita hipertensi
  • Olahraga setiap hari
  • Buat tubuh terhidrasi dengan baik
  • Berhenti merokok dan minum alcohol
  • Jaga berat badan agar tetap ideal.

Bagi penderita hipertensi, dokter akan menyarankan minum obat darah tinggi seumur hidup. Apalagi yang sudah mencapai tahap 2, dosis obat yang diberikan lebih tinggi dan wajib diminum. Dengan penanganan ini, bisa menghindarkan pasien mengalami komplikasi hipertensi.

Namun, anda pun bisa mengonsumsi obat darah tinggi alami untuk meredakan gejala hipertensi. Lebih baik, beli alat pengukur tekanan darah sendiri di rumah agar bisa mengontrol tekanan darah anda.

Baca juga : 32 Makanan Sehat untuk Penderita Darah Tinggi yang Wajib Anda Ketahui!

Komplikasi Hipertensi

Kondisi paling bahaya dari hipertensi yang dibiarkan adalah dapat membuat jantung mengalami gangguan hingga merusak pembuluh darah. Sehingga, dapat menimbulkan komplikasi serius pada beberapa organ tubuh bukan hanya jantung saja, tapi juga:

  • Kehilangan penglihatan
  • Terjadi aterosklerosis
  • Mengalami kondisi aneurisma
  • Gagal ginjal
  • Stroke

Itulah ulasan tentang penyebab, gejala hipertensi, pengobatan sampai komplikasinya. Upayakan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat supaya anda terhindar dari darah tinggi.

Tinggalkan komentar