9 Dampak Pemanasan Global terhadap Kesehatan Manusia, Hati-hati!

By

sumbersehat.com – Adanya dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia membuat sejumlah orang mulai diliputi kekhawatiran. Hal itu karena efek yang ditimbulkan dari pemanasan global dapat menyebabkan munculnya berbagai masalah dalam kesehatan. Tentu saja itu menjadi ketakutan tersendiri, terutama bagi orang yang sangat memerhatikan kondisi kesehatannya.

Secara umum, pemanasan global merupakan kondisi ketika terjadi perubahan iklim. Dalam hal ini, rata-rata suhu di bumi mengalami peningkatan secara berkepanjangan. Tentu itu bisa disebabkan oleh berbagai hal, terutama dari aktivitas manusia itu sendiri. Efek yang ditimbulkan pun tidak main-main, mulai dari permasalahan terkait ketersediaan air bersih dan bahan pangan. Bahkan, yang paling terasa adalah dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia.

dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia

Inilah Dampak Pemanasan Global terhadap Kesehatan Manusia

Berikut ini adalah dampak pemanasan global:

Menimbulkan Gangguan Pernapasan

Dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia yang kemungkinan besar akan langsung dirasakan adalah gangguan pernapasan. Pasalnya, perubahan iklim dapat menyebabkan peningkatan terhadap konsentrasi ozon. Hal itu berbahaya bagi paru-paru dan bila dibiarkan begitu saja, maka bisa menimbulkan berbagai penyakit lainnya, seperti asma dan bronkitis.

Selain itu, adanya peningkatan suhu bumi tentu menyebabkan buruknya kualitas udara. Bahkan, untuk kasus pemanasan global akibat kebakaran hutan, tidak jarang malah menimbulkan kabut asap yang semakin tebal. Pada akhirnya, itu semua bisa menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan tidak menutup kemungkinan akan merusak fungsi organ paru-paru.

Meningkatkan Risiko Serangan Jantung

Efek dari pemanasan global memang benar-benar tidak bisa diremehkan. Jangan pernah berpikir bahwa efeknya hanya sekadar gangguan pernapasan saja. Sebab, pada kenyataannya efek yang ditimbulkan bisa lebih dari itu. Bahkan, siapa yang pernah menyangka bahwa berawal dari perubahan iklim Anda bisa berpotensi terkena serangan jantung?

Hal itu bukan sekadar ancaman belaka karena sebelumnya memang sudah diteliti terlebih dahulu. Hasilnya, polusi akibat pemanasan global ternyata memang bisa memberikan pengaruh buruk terhadap kondisi jantung. Suhu udara yang tinggi menyebabkan rendahnya denyut jantung dan hal itu pada akhirnya bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Maka, sudah jelas bukan bahwa dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia memang tidak bisa diabaikan?

Tubuh Mudah Terpapar Alergi dan Racun

Penelitian terkait dampak pemanasan global memberikan hasil yang cukup mengejutkan. Hal itu lantaran peneliti mengatakan bahwa suhu yang tinggi bisa menyebabkan tubuh semakin sensitif terhadap racun. Studi lainnya juga menerangkan bahwa pemanasan global bisa meningkatkan alergi. Baca juga Organisasi Kesehatan Dunia: Apakah WHO Gagal Tangani Corona?

Hal tersebut terjadi tentu bukan tanpa sebab karena suhu udara yang tinggi dan terlalu panas memang dapat mengundang terjadinya alergi. Bahkan, bisa berisiko terkena virus dan bakteri juga, lho. Adapun jika terjadi peningkatan curah hujan, maka akan menyebabkan timbulnya wabah penyakit yang dibawa serangga, seperti demam berdarah.

Berpengaruh Buruk terhadap Kondisi Kesehatan Jiwa

Siapa bilang dampak pemanasan global hanya berpengaruh pada kondisi tubuh saja? Nyatanya, kesehatan jiwa pun turut dipengaruhi pula. Ibaratnya, ketika perubahan iklim terus terjadi secara berkepanjangan, maka hal itu sedikit banyaknya tentu akan membuat Anda cemas. Ketika jiwa sudah diliputi oleh kecemasan dan kekhawatiran, maka bukan hal yang mustahil jika nantinya malah bisa menimbulkan stres.

Pada akhirnya, kondisi jiwa yang memburuk bisa menyebabkan timbulnya perilaku yang buruk pula. Dalam artian, timbul keinginan untuk melakukan kekerasan dan tingkah laku yang terkesan agresif. Jadi, ternyata memang sangat benar bukan bahwa dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia benar-benar sangat berbahaya?

Angka Kematian Meningkat

Percaya tidak percaya, pemanasan global bisa mengakibatkan banyak korban. Pernyataan tersebut mungkin terkesan berlebihan bagi sebagian orang, tapi itulah kenyataannya. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa kisaran 2030 hingga tahun 2050, perubahan iklim bisa berisiko menambah 250.000 jumlah kematian per tahun.

Hal itu di antaranya disebabkan karena adanya berbagai penyakit yang kemungkinan muncul akibat pemanasan global. Ditambah lagi kondisi mental yang sudah tidak sehat dan selalu merasa resah hingga stres. Jadi, bagaimana? Dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia bisa dikatakan cukup menyeramkan bukan?

Olehnya itu, sebelum keadaan semakin parah, maka cara terbaik adalah berhenti melakukan berbagai aktivitas yang bisa menyebabkan terjadinya pemanasan global. Sebab, hakikatnya pemanasan global terjadi akibat ulah manusia. Oleh karena itu, usaha dari manusia-lah yang juga bisa membuat keadaan menjadi lebih baik. Di antara hal yang bisa dilakukan, yaitu:

Mendaur ulang limbah industri dan rumah tangga

Bisa dikatakan, ini adalah faktor terbesar yang mendorong terjadinya pemanasan global. Apalagi, beberapa jenis limbah memang membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa terurai kembali. Maka, sebisa mungkin meminimalisir penggunaan benda-benda yang terbuat dari kertas dan plastik. Kalaupun memang harus tetap pakai, maka daripada dibuang sebaiknya setelah digunakan bisa didaur ulang menjadi barang-barang yang berguna.

Menghemat pemakaian listrik

Siapa sangka, penggunaan listrik yang berlebihan ternyata merupakan penyebab terbesar kedua penghasil emisi gas rumah kaca, lho. Olehnya itu, jika Anda tidak ingin semakin merasakan dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia, maka belajarlah untuk meminimalisir penggunaan listrik. Dalam artian, segera matikan benda-benda elektronik bila memang sudah selesai digunakan.

Berhenti melakukan penebangan pohon

Jika tidak ingin berbagai dampak buruk timbul, maka saat ini Anda sudah harus mulai berpikir apabila ingin melakukan penebangan pohon. Nyatanya, pepohonan bisa menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang tentu sangat berguna bagi kesehatan. Maka, untuk bisa merasakan manfaatnya penting bagi Anda untuk menanam pohon atau setidaknya tanaman di halaman rumah.

Bepergian menggunakan kendaraan umum

Kendaraan bermotor ditenagai oleh bahan bakar petroleum, seperti bensin dan diesel. Permasalahannya adalah gas yang akan dikeluarkan dari proses pembakaran itu akan melepaskan karbon dioksida. Hal itu tentu saja secara perlahan bisa mengakibatkan rusaknya kualitas air, udara, dan tanah. Maun info kesehatan dan kecantikan yang menarik? simak disini!

Meski dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia sudah benar-benar nyata, tapi masih saja ada segelintir orang yang malah bersikap acuh. Misalnya saja melakukan pembakaran hutan demi keuntungan pribadi atau perusahaan semata. Padahal aktivitas itu bisa menghasilkan gas seperti karbon dioksida yang tentu saja akan memberi dampak buruk terhadap kesehatan.

Bisa dikatakan bahwa kesadaran sebagian masyarakat memang masih sangat minim. Kemungkinan besar hal itu salah satunya disebabkan karena masih kurangnya pengetahuan yang dimiliki. Maka, pada artikel ini akan diulas mengenai dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia. Hal itu agar Anda bisa lebih memahami bahaya dari pemanasan global sehingga tidak akan lagi menjadi masyarakat yang abai.

Demikian artikel seputar dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia. Semoga bisa menambah wawasan dan kesadaran Anda untuk bisa terus berusaha menjaga kelestarian lingkungan dengan baik. Sebab, hakikatnya pemanasan global tidak hanya memberi efek negatif bagi lingkungan saja melainkan juga bagi kesehatan Anda.

Tinggalkan komentar