6 Cara Merawat Daerah Kewanitaan Agar Terhindar Dari Penyakit

By

Sumbersehat.com – Cara merawat daerah kewanitaan agar tetap sehat harus diketahui setiap wanita. Organ wanita yang tidak dijaga kebersihan dan kesehatan berpeluang mengalami infeksi dan penyakit berbahaya lain. Penyakit ini bisa berpengaruh terhadap organ reproduksi seperti rahim dan tingkat kesuburan.

Apalagi jika Anda sedang hamil, resiko kesehatan janin dalam kandungan bisa terganggu. Oleh karena itu, Anda wajib melakukan perawatan organ wanita secara benar. Nah, berikut ini adalah cara merawat daerah kewanitaan agar tidak keputihan dan terkena penyakit lainnya!

Inilah Cara Merawat Daerah Kewanitaan Dengan Kebiasaan Bersih

Aplikasikan beberapa cara merawat organ intim agar terhindar dari penyakit di bawah ini:

Membasuh Organ Wanita dari Depan ke Belakang

Cara merawat daerah kewanitaan agar tidak keputihan atau terhindar dari infeksi adalah dengan membasuh yang tepat. Setelah buang air besar maupun buang air kecil, Anda pasti membasuh dengan air bersih. Sebaiknya, Anda gunakan air bersih yang mengalir langsung dari kran.

Bersihkan anus setelah buang air besar dengan bersih karena bakteri dari anus bisa berpindah ke vagina. Basuh area organ wanita dengan air bersih dari arah depan ke belakang dengan satu arah. Ini cara merawat organ intim agar terhindar dari penyakit akibat infeksi bakteri di vagina.

Baca juga : 8 Penyakit Sistem Reproduksi Manusia yang Wajib Anda Waspadai

Jika selama ini Anda membasuh area organ wanita dari belakang ke depan, segera ubah dengan tahapan yang benar. Sehingga, anda mendapatkan miss v yang sehat setiap saat. Kebiasan sangat menentukan kesehatan organ kewanitaan.

Tidak Menggunakan Sabun Pembersih

Perlu anda ketahui cara merawat daerah kewanitaan agar tetap sehat adalah tidak menggunakan sabun pembersih. Organ wanita atau vagina memiliki kemampuan sendiri dalam membersihkan dan melindungi diri tanpa bantuan. Selain itu, vagina bersifat asam yang sangat cocok bagi pertumbuhan bakteri baik.

Bakteri ini berfungsi dalam menjaga kesehatan vagina dari resiko infeksi jamur. Sabun pembersih mengandung bahan kimia yang justru dapat mengganggu tingkat keasamaan atau kebasaan organ wanita.

Gangguan ini menyebabkan adanya peryumbuahn bakteri dan jamur yang baik sehingga terjadi infeksi. Selain itu, dengan menggunakan sabun pembersih dapat meningkatkan resiko kehamilan ektopik dan vagina kering. Jadi, cara merawat organ intim agar terhindar dari penyakit adalah hindari penggunaan sabun.

Mengeringkan Organ Intim dengan Handuk Khusus

Berikutnya, cara merawat daerah kewanitaan agar tidak keputihan atau terkena penyakit adalah mengeringkan setelah dibersihkan. Setelah membersihkan organ wanita, Anda sebaiknya segera mengeringkan dengan handuk yang lembut.

Tisu juga bisa digunakan untuk mengeringkan organ wanita, tetapi gunakan tisu yang lembut tanpa pewangi. Keringkan organ kewanitaan dengan menepuk, lalu menggosok dari arah depan ke belakang, lakukan perlahan. Keringkan organ wanita secara perlahan dan tuntas agar tidak lembab.

Kondisi organ wanita yang lembab berpontensi besar menjadi tempat pertumbuhan yang ideal bagi bakteri dan jamur. Akibatnya, organ wanita Anda mengalami  infeksi dengan gejala keputihan abnormal, gatal, dan iritasi. Pastikan anda menerapkan cara merawat organ intim agar terhindar dari penyakit, setiap hari.

Mengganti Pakaian Dalam secara Teratur

Perawatan organ wanita selanjutnya adalah dengan mengganti pakaian dalam secara rutin atau saat sudah kotor. Idealnya, dalam sehari Anda harus mengganti pakaian dalam minimal sebanyak dua kali sehari pada pagi hari dan sore hari. Namun, jumlah ini tidak pasti tergantung aktivitas yang sedang Anda lakukan.

Setiap habis olaharga selesai atau aktivitas lain yang menghasilkan keringat, sebaiknya Anda langsung mengganti pakaian dalam. Dengan mengaplikasikan cara merawat daerah kewanitaan ini, anda bisa terhindari dari keputihan dan gangguan lainnya.

Baca juga : Inilah 5 Vitamin untuk Reproduksi yang Wajib Anda Ketahui

Menggunakan Pakaian Dalam Berbahan Katun

Memilih pakaian dalam berbahan katun adalah cara merawat daerah kewanitaan agar tidak keputihan dan terhindar dari penyakit. Bahan katun memiliki pori-pori yang lebar sehingga udara bisa masuk ke dalam organ wanita dengan mudah. Hal ini penting supaya organ wanita tetap kering dan terhindar dari pertumbuhan kuman.

Selain itu, pakaian dalam berbahan katun ini juga mudah menyerap keringat. Jika diabaikan, keringat yang menempel pada kulit mengandung bakteri Eschericia coli sehingga kulit sekitar organ wanita terasa gatal.

Cuci Pakaian Dalam Segera

Cuci pakaian dalam segera setelah tidak digunakan untuk mengurangi resiko pertumbuhan jamur yang menimbulkan bercak warna kuning, putih hingga coklat. Cara merawat organ intim agar terhindar dari penyakit masih sering diabaikan.

Yuk, mulai sekarang terapkan cara merawat daerah kewanitaan agar tidak keputihan atau terhindar dari penyakit. Selain melakukan perawatan tersebut, anda pun perlu menjaga asupan makanan dan olahraga.

Tinggalkan komentar