8 Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi untuk Pria dan Wanita

sumbersehat.com – Cara menjaga kesehatan reproduksi harus diterapkan baik oleh pria maupun wanita, tanpa terkecuali. Banyak orang yang menganggap kesehatan reproduksi hanya berkaitan dengan kehamilan dan kelahiran sehingga hal ini disebut urusan wanita saja. Faktanya, kesehatan organ reproduksi penting bagi pria dan wanita agar bisa mendapatkan keturunan.

Reproduksi adalah sistem dalam tubuh yang paling rapuh. Oleh sebab itu, sistem atau organ reproduksi harus dirawat dengan baik dan benar. Namun, bagaimana cara yang aman dan tepat? Berikut tips yang bisa Anda jadikan acuan.

cara menjaga kesehatan reproduksi

Inilah Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi

Berikut cara menjaga kesehatan reproduksi yang tepat:

1. Bersihkan Organ Intim dengan Baik dan Benar

Membersihkan alat kelamin bagi pria dan wanita adalah salah satu cara menjaga kesehatan reproduksi. Cara membersihkan organ intim harus baik dan benar. Baik artinya dilakukan secara rutin, sedangkan benar artinya cara membersihkannya itu benar. Pria dan wanita harus rutin mengganti celana dalam setidaknya 2 kali sehari, terutama jika celana dalam terasa lembap atau kotor. Pilihlah bahan celana dalam yang bisa menyerap keringat dengan baik.

Cara membersihkan organ intim yang benar setelah buang air kecil dan besar bagi wanita adalah dari vagina (depan) menuju anus (belakang). Jika dilakukan sebaliknya, kuman dari anus akan terbawa ke vagina sehingga vagina akan terinfeksi. Tidak disarankan untuk memakai sabun khusus kewanitaan yang mengandung alkohol, pewangi, atau antiseptik karena bisa menyebabkan iritasi dan membunuh bakteri baik di vagina.

Bagi Anda yang telah menikah, membersihkan alat kelamin setelah melakukan hubungan seksual sanat penting dilakukan agar memperoleh manfaat menjaga kebersihan alat reproduksi. Pastikan organ intim selalu dalam keadaan kering dan tidak lembab.
Khususnya bagi kaum pria, sebaiknya Anda bersunat, karena kulit kulup/penis yang tidak dibuang dengan sunat akan menjadi tempat berkumpulnya kotoran yang menyebabkan infeksi bakteri.

2. Konsumsi Makanan dan Minuman yang Sehat

Nutrisi dari makanan yang sehat diperlukan bagi kesehatan reproduksi pria dan wanita. Asupan makanan wajib mengandung serat, protein, vitamin, antioksidan, dan asam folat (bisa didapat dari kacang-kacangan, daging, ikan, susu, telur, sayur, dan buah-buahan). Selain itu, cairan harian juga harus terpenuhi dengan cukup.

Menurut dokter kandungan di Texas Fertility Center, dr. Natalie Burger, kandungan nutrisi yang tepat membantu tubuh memproduksi sel sperma dan sel telur yang berkualitas. Makanan sehat sangat dibutuhkan oleh wanita untuk mempersiapkan tubuh menjalani kehamilan tanpa hambatan komplikasi.

Cara menjaga kesehatan reproduksi ini sebenarnya mudah untuk diterapkan asalkan tidak terpengaruh oleh pergaulan. Penting untuk diingat, bila Anda sedang dalam program hamil, sebaiknya menghindari kafein karena bisa menghambat kesuburan.
Berhubungan Intim secara Aman. Baca juga 3+ Contoh Pola Hidup Sehat yang Dapat Menunjang Kesehatan Reproduksi.

Cara menjaga kesehatan reproduksi ini sangat penting karena kegiatan seksual yang tidak aman dan higienis dapat menularkan penyakit seksual. Terapkan prinsip seks aman, yaitu setia pada satu pasangan (suami atau istri), tidak berganti-ganti pasangan untuk kenikmatan seksual semata, menjaga kebersihan organ intim sebelum dan sesudah berhubungan, serta saling terbuka tentang riwayat seksual kepada pasangan yang sah.

Berhubungan seks yang aman mampu melindungi diri dan pasangan dari risiko penyakit seksual yang menular. Seks yang aman juga bisa menghindari kehamilan yang tidak direncanakan. Jauhkan diri dari segala hal yang membahayakan organ intim dan dapatkan manfaat menjaga kebersihan alat reproduksi.

3. Lakukan Check-up Kesehatan ke Dokter secara Rutin

Cara menjaga kesehatan reproduksi bagi orang-orang yang sudah menikah atau sudah aktif secara seksual adalah check-up secara rutin. Tujuannya yaitu menghindari penyakit yang mungkin bisa menyebabkan masalah infertilitas seperti endometriosis pada wanita dan infeksi testis pada laki-laki.

Segera periksakan diri dan pasangan secara rutin ke dokter ahli. Anda bisa melakukan prosedur pemeriksaan umum seperti tes darah, HSG, USG, tes penyakit kelamin, pap smear, dan sebagainya. Jangan mengikuti kebiasaan orang lain yang memeriksakan kesehatan reproduksi ketika ingin hamil saja, karena hal ini keliru.

Meski Anda tidak berencana hamil, memeriksakan sistem reproduksi juga penting. Check up organ intim dapat meminimalisir akibat tidak menjaga kesehatan reproduksi yang mungkin muncul tanpa gejala. Endometriosis, misalnya, yakni penyakit yang menyebabkan wanita menjadi sulit hamil. Bila dideteksi dini, tentu dapat diobati segera.

Selain itu, ada pula infeksi yang menyerang organ intim laki-laki yaitu testis, mengakibatkan penderita sulit membuat pasangannya hamil. Pemeriksaan ini berfokus pada risiko infeksi, penyakit bawaan atau keturunan, serta penyakit menular seksual.

4. Jauhi Rokok dan Minuman Beralkohol

Rokok dan alkohol dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis yang memengaruhi kesuburan reproduksi. Laki-laki yang merokok secara aktif juga berisiko menderita impotensi. Sedangkan perokok pasif bisa terkena imbas ketidaksuburan karena asap rokok. Berhenti merokok secepatnya, terutama bagi pasangan yang melakukan program hamil untuk menghindari akibat tidak menjaga kesehatan reproduksi.

5. Olahraga secara Teratur

Cara menjaga kesehatan reproduksi yang tak kalah penting dilakukan adalah olahraga secara rutin. Olahraga atau gerakan fisik yang teratur dapat menghindari risiko obesitas, meningkatkan stamina, serta memperbaiki kinerja organ reproduksi. Dampaknya, aktivitas seksual menjadi lebih baik dan peluang kehamilan pun jadi lebih tinggi. Bila tidak terbiasa olahraga berat, Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki.

6. Cegah Kenaikan Berat Badan

Seperti cara menjaga kesehatan reproduksi sebelumnya, berat badan harus dijaga supaya tetap ideal atau sesuai dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Badan yang terlalu gemuk (obesitas) atau justru terlalu kurus bisa mengganggu ovulasi dan produksi hormon yang mengatur kesuburan pada wanita. Begitu pula dengan pria yang obesitas, kualitas sperma menjadi kurang baik jika terlalu gemuk.

Bagi orang-orang yang terlalu gemuk sebaiknya mulai berusaha menurunkan berat badan supaya program kehamilan bisa berhasil. Perbanyak makan buah dan sayur serta minum air putih dalam jumlah banyak supaya kendala dalam program hamil bisa segera teratasi. Berat badan yang ideal mampu mencegah berbagai penyakit.

7. Hindari Stres

Stres yang berlebihan bisa menyebabkan cemas, depresi, bahkan gangguan kesuburan. Mencegah atau setidaknya mengurangi stres bisa menjaga kesehatan reproduksi. Jika sering merasa stress karena pekerjaan atau hal-hal lain, lakukan relaksasi seperti yoga atau hal-hal yang membuat senang seperti jalan-jalan, olahraga, atau dipijat. Cara menjaga kesehatan reproduksi ini cukup ampuh dalam mengontrol kondisi hormon tubuh.

8. Tidur yang Cukup

Biasakan tidur yang cukup karena cara alami ini mampu membuat tubuh sehat dengan sendirinya. Orang yang kurang tidur atau sering begadang pasti kesehatan tubuhnya terganggu. Lambat laun, fungsi reproduksi pun jadi terganggu dalam jangka panjang. Orang-orang yang sedang menjalankan program hamil harus tidur yang cukup agar proses sel telur dan sperma bisa berhasil sehingga berhasil hamil.

Itulah beberapa cara menjaga kesehatan reproduksi pria maupun wanita. Terapkan semua cara ini supaya kesehatan tubuh, khususnya organ intim dapat terjaga. Kesehatan tubuh secara umum tentunya memengaruhi kualitas seksual tubuh. Pastikan kesehatan reproduksi diri sendiri dan pasangan bisa terjaga agar bisa memperoleh keturunan yang sehat dan sempurna. Selamat menerapkan hidup sehat!

About Vita

Seorang introvert yang suka menulis

Check Also

cara menjaga kesehatan tenggorokan

Simak, 10 Cara Menjaga Kesehatan Tenggorokan Agar Corona Menghindar!

sumbersehat.com – Cara menjaga kesehatan tenggorokan menjadi ramai diperbincangkan terlebih saat pandemi menyerang. Masyarakat kembali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *