10 Cara Menjaga Kesehatan Gigi Anak, Jangan Abaikan!

sumbersehat.com – Cara menjaga kesehatan gigi anak tidak mudah karena kondisi dan tingkah laku anak yang berubah-ubah setiap hari. Para orangtua terutama ibu dituntut untuk sabar, pintar, dan aktif dalam melakukan perawatan anak. Kesehatan gigi dan gusi harus dijaga sedini mungkin atau sebelum tumbuh gigi. Oleh sebab itu, orangtua harus memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi anak sejak dini.

Gigi anak yang terawat dengan baik akan menunjang perkembangan rahang, membantu si kecil untuk mengunyah dan berbicara, menambah kepercayaan diri karena memiliki gigi yang sehat, serta mencegah terjadinya gigi berlubang. Setelah dibiasakan sejak kecil, si kecil akan mampu dan mau menjaga kesehatan giginya sendiri. Bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut!

cara menjaga kesehatan gigi anak
menjaga gigi

Inilah Cara Menjaga Kesehatan Gigi Anak

Ada beberapa tips menjaga kesehatan gigi anak yang harus anda ketahui, diantaranya:

1. Merawat Gusi sejak Usia Dini

Pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak harus dimulai sedini mungkin dan dimulai dari gusi. Bayi yang belum memiliki gigi tetap harus dirawat gusinya terlebih dahulu supaya tidak terjadi infeksi jamur di mulut. Bersihkan gusi anak di kedua sisi setelah makan.

Cara menjaga kesehatan gigi anak dengan merawat gusi : gunakan kain basah atau sepotong kain kasa yang dibasahi dengan air hangat, lilitkan di sekitar jari telunjuk, lalu gosoklah gusi serta lidah bayi secara perlahan. Cara lain yang bisa dilakukan adalah memakai alat berupa karet lembut seperti bidal yang bisa pas di jari telunjuk sang ibu. Alat ini juga mampu menghilangkan sisa makanan di mulut bayi.

2. Bersihkan Gigi Anak Setiap Hari

Cara menjaga kesehatan gigi anak harus benar-benar diterapkan ketika anak sudah memiliki gigi. Artinya, gigi anak harus mulai dibersihkan sejak pertama kali gigi susunya muncul ke permukaan. Kenapa gigi susu juga harus dirawat walaupun akan tanggal?

Karena gigi susu adalah gigi pertama yang menjaga space untuk gigi permanen di bawahnya. Gigi susu juga berperan penting dalam membantu anak mengunyah dan berbicara. Gigi susu yang tidak dirawat dengan benar akan mudah rusak dan patah. Akibatnya, proses mengunyah dan kemampuan berbicara akan terganggu.

3. Minta Anak Berkumur Setelah Makan atau Minum Manis

Ciri awal gigi anak berlubang adalah terdapat bercak putih (white spot) dan lubang kecil di permukaan gigi. Lubang pada gigi biasanya terjadi karena kebiasaan yang tidak baik seperti membiarkan anak tertidur pulas dengan dot botol berisi susu atau jus tanpa membersihkan mulutnya.

Cara menjaga kesehatan gigi anak yang selanjutnya adalah meminta anak berkumur dengan air bersih atau bilas mulut anak sebelum tidur. Jangan pernah biarkan anak dengan botol susu dalam waktu yang lama, terutama jika si anak tidak lagi menyusu dan hanya menggunakan botol untuk kenyamanan.

4. Anak Harus Dibiasakan Menyikat Gigi dengan Pasta Gigi

Sejak berusia 2 tahun, anak harus dibiasakan untuk rajin menyikat gigi dengan pasta gigi. Anak yang berusia 2 tahun ke atas boleh memakai pasta gigi yang mengandung fluoride sebesar biji kacang polong. Sedangkan anak berusia 2 tahun kebawah sebaiknya memakai pasta gigi seukuran biji beras. Ajari anak menyikat gigi setidaknya dua kali dalam sehari.

Pakailah sikat gigi khusus anak dengan kepala kecil dan pegangan yang cocok untuk tangan. Cara menjaga kesehatan gigi anak ini harus dilakukan secara rutin. Selain itu, anak-anak harus diajari untuk menyikat gigi dengan benar dan tidak asal-asalan supaya gigi-giginya tidak rusak.

Anak-anak harus selalu didampingi ketika menyikat gigi sampai anak berusia 7 tahun. Bagian dalam dan luar gigi harus disikat dengan lembut supaya tidak menimbulkan luka atau sariawan dan bakteri penyebab bau mulut bisa dihilangkan.

5. Rutin Memeriksakan Gigi ke Dokter Gigi

Salah satu cara menjaga kesehatan gigi anak adalah memeriksakan gigi secara rutin ke dokter gigi. Menurut American Dental Association dan American Academy of Pediatrics, anak-anak mulai bisa mendapatkan pemeriksaan oleh dokter gigi sejak usia 1 tahun atau ketika gigi pertamanya tumbuh. Pencegahan harus dilakukan lebih awal supaya gigi anak tidak keropos atau bolong sehingga biaya perawatan dan perbaikan menjadi mahal nantinya.

6. Sikat Gigi Harus Diganti 3-4 Bulan Sekali

Bulu sikat gigi yang terlalu lama dipakai akan melebar sehingga tidak efektif membersihkan plak gigi. Gantilah sikat gigi setidaknya 3-4 bulan sekali untuk mencegah penularan penyakit dari penumpukan bakteri pada sikat gigi. Ini adalah salah satu cara menjaga kesehatan gigi anak yang efektif.

7. Tidak Memberikan Minuman Manis di Botol

Anak-anak sebaiknya tidak diberikan minuman manis seperti jus dalam posisi tidur karena bisa meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi. Bahkan, susu juga tidak boleh diberikan dalam botol ketika anak sudah berada di tempat tidur.

Cara menjaga kesehatan gigi anak yang satu ini tidak boleh disepelekan. Alasannya karena kandungan gula di dalam susu dan minuman manis lainnya bisa menyebabkan terkikisnya lapisan enamel gigi. Akibatnya, gigi anak berubah warna, keropos, dan berlubang karena adanya bakteri perusak gigi yang berkembang biak pada gigi.

8. Ajari Anak Minum dengan Gelas Sejak Berusia 2 Tahun

Cara menjaga kesehatan gigi anak selanjutnya adalah ajari anak minum dengan menggunakan gelas supaya si kecil mau beralih dari botol dot kesayangannya. Terkadang orangtua merasa kasihan dengan anaknya karena suka minum susu dengan botol dot, padahal cara ini dapat mempengaruhi letak dan posisi pertumbuhan gigi anak, bahkan perubahan bentuk mulut dalam jangka panjang.

9. Waspadai Pemakaian Obat-Obatan yang Manis

Obat-obatan untuk anak-anak umumnya diberi tambahan rasa tertentu dan pemanis buatan. Anak-anak yang mengonsumsi obat untuk penyakit kronis seperti asma dan masalah jantung tentunya berisiko lebih tinggi mengalami kerusakan gigi. Pentingnya cara menjaga kesehatan gigi anak sejak dini harus disadari oleh para orangtua.

Antibiotik dan beberapa obat asma juga bisa menimbulkan infeksi jamur yang disebut sariawan. Konsultasi dengan dokter gigi atau dokter anak untuk menentukan frekuensi menyikat gigi yang tepat jika harus mengonsumsi obat dalam jangka panjang. Frekuensi yang umum adalah tiga hingga empat kali dalam sehari.

10. Biasakan Anak untuk Menyikat, Pakai Floss, dan Berkumur

Biasakan anak untuk membersihkan gigi sesuai jadwal. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orangtua mengingat pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak adalah sebagai berikut:

  • Dampingi anak setiap dia menyikat gigi. Anak-anak baru bisa membersihkan gigi tanpa didampingi pada usia 6 tahun dan mulai menggosok gigi dengan benar saat berusia 10 tahun.
  • Ajak anak menyikat gigi bersama pada malam hari sebelum tidur. Lakukan sebelum anak mengantuk supaya tidak semakin sulit untuk diajak menyikat gigi.
  • Anak harus diperbolehkan untuk memilih pasta gigi dan sikat gigi sendiri sehingga mereka bersemangat untuk menyikat gigi. Setelah anak mau membersihkan gigi setiap hari, berikan hadiah supaya dia termotivasi untuk melakukan kebiasaan baik ini seterusnya.

Itulah beberapa cara menjaga kesehatan gigi anak yang sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah. Kebiasaan baik dalam menjaga kesehatan gigi harus mulai ditanamkan sejak dini sehingga anak-anak terhindar dari gangguan atau penyakit yang menyerang gigi nanti setelah mereka beranjak dewasa.

About Vita

Seorang introvert yang suka menulis

Check Also

cara mengatasi sesak nafas karena batuk

8 Cara Mengatasi Sesak Nafas Karena Batuk, Pertolongan Pertama yang Ampuh!

sumbersehat.com – Cara mengatasi sesak nafas karena batuk bisa dilakukan secara alami. Kondisi sesak nafas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *