5 Penyebab dan Cara Atasi Nyeri Bekas Operasi Caesar

Cara Atasi Nyeri Bekas Operasi Caesar – Sebagian wanita hamil sering menggunakan operasi caesar karena dianggap dapat lebih cepat pada proses persalinan dan juga tidak sakit dibandingkan dengan persalinan secara normal. namun, bekas luka setelah operasi caesar dapat menimbulkan nyeri apabila tidak dirawat dengan baik dan benar.

Proses operasi caesar terjadi berbeda dengan persalinan normal. Pada saat persalinan secara normal, luka yang didapatkan terdapat pada jalan lahir yang sudah diciptakan. Akan tetapi berbeda dengan operasi caesar, jalan lahir harus dibuat terlebih dahulu yaitu melalui perut dan membuka rahim.

Proses penyembuhan pada wanita yang telah melakukan operasi caesar biasanya membutuhkan waktu sekitar 3-6 bulan untuk proses penyembuhannya. Proses penyembuhan tersebut pada setiap orang akan berbeda-beda tergantung dengan ada atau tidaknya infeksi pada aliran darah ke daerah luka, nutrisi dan penyakit yang diderita.

Cara Atasi Nyeri Bekas Operasi Caesar

Setelah anda melakukan operasi caesar, tentunya anda akan mengalami sakit dan juga nyeri. Hal tersebut wajar saat anda telah melakukan operasi besar seperti operasi caesar. Tingkat nyeri pada luka operasi caesar berbeda-beda. Hal tersebut dipengaruhi oleh panjang luka, proses penjahitan luka dan psikologis anda juga dapat mempengaruhi keparahan dari nyeri yang ditimbulkan.

Pada umumnya nyeri pasca operasi sudah tidak dapat anda rasakan lagi setelah 6 minggu dari waktu setelah anda melahirkan. Untuk mengurangi nyeri paca operasi, biasanya anda akan diberikan obat pereda nyeri oleh dokter, namun anda juga dapat mengatasi dengan cara lain untuk meredakan nyeri setelah melakukan operasi caesar, berikut cara atasi nyeri bekas operasi caesar

1. Air Hangat

Salah satu cara atasi nyeri bekas operasi caesar yang pertama adalah dengan melakukan terapi menggunakan air hangat. Hal tersebut dapat menimbulkan efek relaksasi dan perasaan tenang, sehingga dapat mengurangi rasa nyeri. Anda hanya perlu berendam atau mandi di pancuran dengan menggunakan air hangat.

2. Gel Anestetik

Gel anestetik adalah obat yang dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit ataupun memberikan efek mati rasa pada tubuh bagian tertentu untuk sementara waktu. Obat tersebut bekerja dengan menghambat sinyal penyebab nyeri, sehingga dapat mencegah adanya rasa nyeri.

Gel anestetik bukan seperti obat bius total, melainkan hanya menggunakan efek mati rasa yang tidak disertai dengan hilangnya kesadaran. Anda juga perlu menggunakan obat tersbeut sesuai dengan resep dokter.

3. Latihan Dasar Panggul

Cara atasi nyeri bekas operasi caesar dan juga memar pasca operasi caesar, anda memerlukan untuk melakukan latian dasar panggul. Hal tersebut dapat meningkatkan aliran darah ke daerah tertentu, sehingga dapat membantu mempersepat proses penyembuhan.

Saat anda melakukan latihan dasar panggul, lakukan dengan gerakan yang ringan-ringan saja agar tidak memperparah nyeri anda.

4. Mengkonsumsi Analgesia Oral

Cara atasi nyeri bekas operasi caesar yang berikutnya adalah dengan konsumsi analgesia oral. Obat analgesia oral merupakan salah satu obat seperti paracetamol yang dapat berfungsi untuk mengurangi rasa sakit terutama sakit bekas jahitan ataupun memar setelah operasi caesar. Anda perlu mengkonsumsi obat tersebut sesuai dengan resep dokter terlebih dahulu.

Penyebab Nyeri Bekas Luka Akibat Operasi Caesar

Setelah Anda tahu cara atasi nyeri bekas operasi caesar, mari ketahui juga apa penyebab rasa nyeri setelah operasi caesar berikut ini. Ya, terkadang setelah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun sejak melakukan operasi caesar, anda mengalami nyeri yang terjadi pada bekas luka operasi caesar tersebut maka jangan ragu untuk memeriksakan kepada dokter.

Apabila rasa nyeri yang anda alami termasuk parah seperti nyeri yang dibarengi dengan berbagai macam gejala lain seperti kemerahan pada bekas operasi caesar, bernanah, demam, serta nyeri perut dan lain sebagainya. Ada beberapa penyebab nyeri bekas operasi caesar yang anda alami, diantaranya adalah:

1. Infeksi Jamur

Salah satu penyebab yang sering terjadi adalah infeksi jamur. Jamur menjadi salah satu pemicu terjadinya nyeri pada bekas operasi caesar adalah jamur Candida, jamur tersebut biasanya ada dalam tubuh manusia.

Infeksi jamur tersebut terjadi pada orang yang menggunakan steroid dan juga antibiotik yang tidak sesuai dengan aturan yang sudah dianjurkan, serta dapat terjadi pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang cenderung lemah.

Infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida biasanya terjadi pada vagina atau luka di mulut. Untuk membantu anda menyembuhkan infeksi akibat jamur, anda dapat menggunakan obat anti jamur, antibiotik dan juga anda dapat mengkonsumsi yoghurt atau probiotik lain.

2. Infeksi Bakteri

Penyebab utama pada nyeri bekas luka operasi caesar adalah infeksi yang diakibatkan oleh bakteri. Salah satu bakteri yang paling sering menyebabkan infeksi pada bekas operasi caesar adalah bakteri Staphylococcus aureus.

Selain itu juga terdapat bakteri lain yang juga dapat menyebabkan infeksi adalah Enterococcus dan juga Esherichia coli. Untuk menyembuhkan infeksi bakteri adalah dengan antibiotik yang sesuai anjuran resep dokter.

3. Selulitis

Penyebab nyeri bekas luka caesar adalah selulitis. Selulitis ini merupakan infeksi dari bakteri seperti staphylococcal atau streptococcal. Bakteri tersebut adalah salah satu bagian dari berbagai bakteri normal yang ditemukan pada kulit.

Namun pada kondisi selulitis, terdapat jaringan yang terinfeksi yaitu pada bagian bawah kulit yang mengalami peradangan. Kulit yang kemerahan dan bengkak dapat menyebar dengan cepat melalui bekas sayatan bedah akibat operasi caesar ke kulit yang ada di sekitarnya.

4. Abses

Abses yang terjadi pada luka yang ada pada perut dapat disebabkan oleh bakteri. Infeksi yang karena abses pada luka bekas operasi caesar dapat mengalami kemerahan, nyeri dan juga pembengkakan pada sekitar tepi dari sayatan bekas operasi caesar.

Apabila infeksi tersebut semakin parah, abses dapat mengeluarkan nanah pada sekitar area yang terinfeksi. Misalnya pada sayatan yang terdapat pada rahim, ovarium, jaringan perut dan juga jaringan lain yang dapat terinfeksi setelah melakukan operasi caesar.

Ada beberapa bakteri yang dapat menyebabkan abses luka dan juga dapat pula menyebabkan endometritis. Apabila mengalami kondisi seperti ini, maka anda perlu mewaspadai dengan tanda atau gejala yang muncul seperti nyeri perut, bengkak pada bekas luka, demam maupun pendarahan.

5. Aktivitas Fisik Berlebihan

Selain disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur, penyebab nyeri bekas operasi caesar dapat terjadi apabila anda melakukan aktivitas fisik secara berlebihan. Setelah anda selesai melakukan operasi caesar, maka anda perlu untuk berhati-hati saat bergerak, anda juga jangan terlalu memaksakan untuk melakukan berbagai hal seorang diri. Jangan ragu untuk meminta bantuan pada orang lain.

Pada area perut terdapat lapisan kulit, otot, lemak dan jaringan penyokong yang memerlukan waktu untuk proses pemulihan. Hindarilah untuk mengangkat beban yang terlalu berat, naik turun tangga, dan juga jangan terlalu lama untuk menggendong bayi anda.

Itulah ulasan mengenai penyebab nyeri bekas operasi caesar dan cara atasi nyeri bekas operasi caesar yang perlu anda ketahui. Apabila anda mengalami berbagai macam gejala yang tidak normal pada bekas luka akibat operasi caesar, pastikan untuk memeriksanya ke dokter. Semoga ulasan artikel di atas dapat membantu anda dan semoga bermanfaat.

About Alvindayu

Check Also

olahraga sehat pagi hari

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Untuk Usia 50 Tahun ke Atas

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Untuk Usia 50 Tahun ke Atas – Menimbang apa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *