6 Gejala Benjolan di Kelopak Mata Bagian Dalam dan Cara Pengobatannya

By

Benjolan di kelopak mata bagian dalam seringkali terkenal dengan kata “kalazion” yang merupakan penyumbatan kelenjar meibom atau kelenjar minyak. Biasanya benjolan tersebut berukuran 2-8 milimeter dan bisa hilang tanpa penanganan khusus.

Meskipun begitu, mengenal tentang gejala dan cara pengobatannya harus Anda kenali dengan baik dan cepat agar tidak berujung ke hal yang terlalu membahayakan. Sebab, jumlah benjolan terkadang lebih dari satu, sehingga menyebabkan suatu benjolan tidak merata atau seringkali disebut sebagai kalazia.

A. 6 Gejala Benjolan di Kelopak Mata Bagian Dalam

Kalazion biasa dialami oleh semua orang tanpa membedakan usia dan jenis kelamin. Ada beberapa gejala yang ditimbulkan saat terserang benjolan ini, yaitu sebagai berikut.

1. Munculnya Benjolan Kecil di Kelopak Mata

Pada bagian dalam kelopak mata, terdapat kelenjar kecil yang bernama kelenjar meibom. Kelenjar ini memiliki fungsi untuk memproduksi cairan dan bercampur bersama air mata untuk melembabkan mata dan menghindari mata kering.

Apabila terjadi penyumbatan yang membuat cairan menumpuk, maka cairan tersebut akan membentuk sebuah benjolan berisi cairan. Biasanya, gejala ini lebih sering muncul di kalangan dewasa, yaitu di bagian kelopak mata atas atau bawah.

2. Kelopak Mata Menjadi Membengkak

Benjolan di kelopak mata bagian dalam bisa membuat kelopak mata menjadi bengkak dan terlihat tidak seimbang. Hal ini disebabkan oleh penyumbatan cairan yang kian menumpuk. Jika bengkak pada mata semakin membesar, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar mampu ditangani dengan perawatan spesifik.

3. Terasa Mengganjal di Bagian Kelopak

Tentu saja gejala dari kalazion akan membuat mata Anda tidak nyaman dan terganggu. Perasaan mengganjal tersebut akan membuat Anda sulit melihat objek dan tidak percaya diri ketika hendak ke luar rumah.

4. Mata Menjadi berair

Selain terasa mengganjal, mata akan sering mengeluarkan air serta membuat pandangan menjadi kabur. Hal ini akan mengganggu aktivitas di luar ruangan Anda, bahkan kotoran mata akan sering keluar seiring dengan air mata yang terus keluar membuat mata menjadi basah dan memerah.

5. terasa Nyeri atau Alami iritasi Ringan

Meskipun benjolan di kelopak mata bagian dalam ini bisa hilang sendiri tanpa penanganan khusus, akan tetapi bisa memberikan perasaan nyeri dan iritasi ringan kepada penderitanya. Jadi, Anda tetap harus mengobatinya dengan bantuan obat mata atau kompres dengan air hangat untuk mengurangi perasaan nyeri tersebut.

6. Kulit yang Ada Di Sekitar Kelopak Mata Menjadi Merah

Gejala kalazion ini akan menyebabkan kulit sekitar mata menjadi terlihat lebih merah. Hal ini dikarenakan benjolan yang ada cukup besar menyebabkan setiap kulit disekitarnya tertekan hingga berubah warna menjadi merah.

Gejala ini akan terasa nyeri, ditambah dengan tekanan bola mata yang mampu membuat penglihatan Anda menjadi kabur. Biasanya, seseorang yang menderita kalazion tidak bisa berlama-lama di luar ruangan dengan udara dingin atau banyak sekali angin karena akan membuat benjolan mata semakin sakit.

B. 6 Cara Pengobatan Benjolan di Kelopak Mata Bagian Dalam

Gejala kalazion bisa diatasi tanpa penanganan khusus dari pihak medis. Tetapi, untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, Kalazion harus tetap diobati dengan beberapa hal berikut ini.

1. Kompres Menggunakan Air Hangat

Untuk mengurangi rasa nyeri akibat benjolan di kelopak mata bagian dalam, sebaiknya Anda perlu mengompres dengan air hangat bersih. Hal ini akan memberikan perasaan nyaman hingga sedikit mengurangi rasa benjolan dan melembabkan bagian kelopak mata tersebut.

Cara pengompresan bisa dilakukan dengan menggunakan kain flanel atau handuk kecil yang telah direndam dalam air hangat sebelumnya. Kompres dengan lembut ke arah kelopak mata, lalu diamkan selama 5-10 menit saja.

Anda bisa melakukan pengompresan ini sebanyak 3-4 kali setiap hari dengan rutin. Sehingga, benjolan akan berkurang perlahan dan menyembuhkan kalazion yang Anda derita tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

2. Lakukan Pijatan Dengan Lembut

Selain di kompres menggunakan air hangat, Anda bisa melakukan pijatan lembut di sekitar kelopak mata menggunakan tangan yang sudah bersih. Selain membuat mata menjadi rileks, pijatan ini berfungsi untuk mengeluarkan cairan di dalam benjolan kelopak mata.

3. Bersihkan Kelopak Mata Dengan Rutin

Jika benjolan di kelopak mata sudah lumayan berkurang, jangan sampai Anda mengabaikan kesehatan dan kebersihan kelopak mata. Setidaknya dalam sehari, Anda harus membersihkan kelopak mata dua kali di pagi dan malam sebelum tidur.

Pembersihan ini berguna untuk menghilangkan minyak serta sel kulit mati yang bisa membentuk benjolan atau penyebab terjadinya penumpukan cairan meibom. Dengan melakukan pembersihan dua kali sehari, Anda bisa terhindar dari gejala benjolan pada kelopak mata dan membuat mata senantiasa sehat setiap hari.

4. Lakukan Pemberian Antibiotik

Apabila benjolan di kelopak mata terrjadi infeksi, Anda harus segera menggunakan antibiotik agar tidak terjadi iritasi. Pemberian antibiotik bisa menghilangkan infeksi dan mengurangi perasaan nyeri yang Anda derita.

Selain itu, jika benjolan tersebut semakin membesar hingga menghalangi pemandangan Anda, maka segera hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya, dokter akan memberikan suntikan steroid sesuai dengan resep dokter yang dimilikinya. Apabila benjolannya tidak membesar, maka tidak perlu disuntik dan cukup di kompres dengan air hangat saja.

5. Jangan Memencet Benjolan di Kelopak Mata

Saat Anda melakukan pemijatan lembut di sekitar benjolan, bukan berarti Anda harus memencetnya hingga cairan dari dalam benjolan keluar secara paksa. Biarkanlah terlebih dahulu meskipun hal itu terasa mengganggu penglihatan yang Anda miliki.

Jika sudah waktunya, benjolan di kelopak mata itu akan pecah dengan sendirinya tanpa menyebar ke daerah dalam mata. Sebaliknya,apabila Anda memencetnya dengan paksa, kemudian pecah dan mengeluarkan banyak cairan, maka akan menyebabkan infeksi di sekitar mata, hingga memerlukan pengobatan dokter nantinya.

6. Batasi Penggunaan Make Up

Cara menyembuhkan benjolan yang ada di kelopak mata bisa dilakukan dengan membatasi penggunaan make up yang Anda miliki. Gunakan make up secukupnya dan tidak terlalu tebal ketika hendak melakukan aktivitas di luar rumah.

Usahakan setelah menggunakan make up, Anda harus mencuci wajah dengan bersih, hingga tidak tersisa satu pun make up yang masih menempel. Sebab, minyak atau debu yang menempel dalam kelopak mata merupakan salah satu penyebab terjadinya penumpukan cairan hingga menyebabkan benjolan itu sendiri.

Jadi, Anda harus mulai menjaga kebersihan wajah, terutama di sekitar mata dan kelopaknya. Ketika hendak membersihkan kelopak mata, sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu dan usap perlahan kelopak mata serta bagian wajah dengan kapas atau tisu bersih.

Itulah beberapa informasi mengenai gejala dan cara pengobatan benjolan di kelopak mata bagian dalam yang bisa Anda ketahui. Pastikan Anda selalu menjaga kesehatan mata agar terhindar dari segala penyakit, infeksi serta iritasi berbahaya. Apabila kalazion tidak menghilang dalam kurun waktu 2 minggu, segera hubungi dokter dan lakukan pengobatan lebih lanjut.

Tinggalkan komentar