5 Bahaya Kabut Asap Bagi Manusia, Penting Diketahui!

sumbersehat.com – Daerah Kalimantan dan Sumatera menjadi langganan kebakaran hutan beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan beberapa faktor, diantaranya adalah pembukaan lahan sawit dengan cara dibakar, kemarau berkepanjangan dan juga tanah gambut yang memiliki humus mudah untuk terbakar. Pada tahun 2018 dan 2019 kebakaran hutan cukup parah melanda Indonesia. Beberapa dampak dan bahaya kabut asap bagi manusia.

Pasalnya daerah Riau, hingga Kalimantan yang terbakar menyebabkan kabut asap melanda ke berbagai daerah tetangga, bahkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura ikut terkena dampaknya. Keberadaan asap di tengah-tengah kehidupan manusia memang tak bisa dianggap sepele, pasalnya dampak bagi kesehatan ikut terganggu akibat menghirup asap tersebut. Anda pasti penasaran seberapa bahaya kabut asap bagi manusia, berikut kami akan menjelaskan dampak mengerikannya!

Bahaya Kabut Asap Bagi Manusia

Pengertian Kabut Asap

Kabut asap sendiri merupakan polusi udara yang didapatkan dari reaksi antara gas dan partikel serta sinar matahari yang bercampur. Sementara dari komposisi gas-gas yang terkandung di dalam prosesnya terdapat nitrogen oksida (NO2), senyawa organic volatile (VOC), ozon dan juga karbon dioksida (CO2) serta karbon monoksida (CO), jadi beberapa komponen tersebut bercampur dan menyebabkan kabut asap.

Ketika kabut asap terjadi ada berbagai partikel yang bergabung sehingga dapat membahayakan kesehatan manusia. Biasanya debu,serbuk sari bahkan pasir ikut sebagai partikel di udara yang tidak hanya mengganggu penglihatan namun juga kesehatan. Partikel yang ada dalam kabut asap berukuran sangat kecil kurang dari 10 mikrometer.

Biasanya semakin kecil ukuran partikel maka semakin tinggi bahaya kabut asap bagi manusia. Kabut asap yang sering dianggap sepele oleh masyarakat, padahal akibat dan dampak dari kebakaran hutan yang berkepanjangan tersebut benar-benar ada. Untuk mengetahui secara gamblang simak beberapa bahaya yang dimunculkan dari kabut asap berikut ini!

Inilah Bahaya Kabut Asap Bagi Manusia

Kita semua tak bisa menganggap sepele adanya kabut asap karena dampaknya sangat berbahaya bagi kesehatan. Beberapa bahaya kabut asap bagi manusia yang harus kamu tahu diantaranya adalah :

Merusak Pernapasan Manusia

Seiring kebakaran hutan yang semakin meluas dan  kabut asap melanda berbagai wilayah Indonesia maka angka penularan Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) juga semakin meningkat. Hal tersebut salah satu akibat dari asap yang terus terhirup oleh manusia. Selain ISPA, penyakit lain seperti penyakit jantung, penyakit paru-paru asma, kanker paru-paru juga bahaya kabut asap bagi manusia yang diawali dari pernapasan yang terganggu.

Penyakit yang menyerang organ dalam seperti paru-paru biasanya disebabkan oleh konsentrasi asap di udara yang tinggi sehingga hal ini merusak paru-paru manusia. Penelitian menyebutkan pengkonsumsian asap di ruangan terbuka dalam jangka panjang bahkan meningkatkan resiko kematian. Peningkatan risiko kematian tersebut disebabkan oleh infeksi pada paru-paru, yang menyebabkan berbagai penyakit seperti penyakit paru obstruktif kronis, kanker paru-paru dan lain sebagainya.

Berdampak Bagi Kulit

Bahaya kabut asap bagi manusia Tak hanya berdampak pada sistem pernapasan , ternyata kabut asap juga membahayakan kulit manusia. Hal ini karena kabut asap akan mengakibatkan peradangan pada kulit dan membuat kulit menjadi iritasi. Selain itu resiko penuaan dini semakin tinggi terlebih dengan partikel-partikel yang sangat mengganggu kesehatan kulit sehingga dapat menyebabkan jerawat, gejala eksim, psoriasis bahkan kanker kulit.

Senyawa kimia pada kabut asap membuat tubuh akan melepas melanin secara berlebihan sehingga hal ini secara langsung juga dapat memunculkan flek hitam. Namun Beberapa bisa Anda lakukan untuk mencegah bahaya  kabut asap bagi manusia akan berdampak pada kesehatan kulit Anda seperti mengenakan jaket saat keluar rumah, menggunakan masker, dan memakai sunblock sebelum pergi ke tempat terbuka.

Krisis Lingkungan

Dampak kabut asap yang tak luput dari perhatian adalah masalah lingkungan, akibat hutan yang dibakar akan memunculkan masalah tidak hanya bagi kesehatan namun juga bagi lingkungan. Lingkungan sendiri merupakan faktor terpenting bagi kehidupan seluruh makhluk hidup. Faktanya dengan dibakarnya hutan yang merupakan habitat berbagai satwa baik yang familiar maupun yang langka akan mengancam kelangsungan hidupnya. 

Dampak kabut asap terhadap lingkungan tidak hanya itu, masalah lain yang bisa kita temukan diantaranya adalah menipisnya ketersediaan air tanah, reboisasi hutan yang telah terbakar akan membutuhkan biaya yang tak sedikit, hingga akibat lain seperti tanah longsor bisa terjadi. Akibat eksploitasi hutan yang berlebihan mengakibatkan ekosistem terganggu dan akan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia.

Menyebabkan Penyakit Jantung

Asap yang terhirup oleh manusia dan mengandung berbagai jenis senyawa kimia berbahaya menyebabkan gangguan pada otak dan jantung. Sedangkan dalam paparan kabut asap jangka pendek saja sehingga dapat meningkatkan resiko bagi orang yang telah memiliki riwayat jantung dan stroke. Baca juga 13 Non Makanan dan Makanan untuk Penderita ISPA, Paling Penting Dipahami.

Beberapa hal yang membuat bahaya kabut asap bagi manusia yaitu partikel yang ada pada kabut asap sehingga berisiko menyaring aliran darah manusia hingga memperburuk jantung seseorang. Hal-hal yang bisa diakibatkan oleh kabut asap dan mengganggu organ dalam sehingga menyebabkan beberapa hal diantaranya adalah :

  • Pengerasan pembuluh darah arteri ( aterosklerosis)
  • Detak jantung menjadi tidak beraturan
  • Tekanan darah meningkat
  • Resiko penggumpalan darah semakin meningkat sehingga menjadi sebab stroke
  • Menyebabkan pembengkakan pembuluh darah atau peradangan

Batuk dan Iritasi pada mata serta tenggorokan

Bahaya kabut asap bagi manusia selanjutnya berasal dari paparan  partikel zat berbahaya  tak hanya menyerang pernapasan namun menyebabkan batuk serta iritasi pada tenggorokan. Efek ini biasanya hanya berlangsung sebentar atau selang beberapa jam saja dan bisa menghilang seiring waktu.

Selain menyebabkan iritasi pada tenggorokan, kabut asap sangat mengganggu penglihatan manusia. Biasanya jarak pandang sangat terhambat, semakin pekat atau parahnya kabut asap maka semakin buruk juga penglihatan manusia untuk melihat lingkungan sekitar. 

Karena pandangan yang terganggu inilah secara tidak langsung membuat partikel seperti debu yang ada di udara masuk ke mata dan menyebabkan iritasi. Untuk mengatasi masalah iritasi pada mata Anda dianjurkan memakai kacamata atau menyediakan obat tetes mata ketika beraktifitas di luar rumah saat kabut asap.

Efek kabut asap sangat berbahaya bagi kesehatan untuk itu lebih penting kita mencegah terjadinya kabut asap . Namun jika sudah terjadi maka mencari akal bagaimana cara mencegah bahaya kabut asap sangat penting supaya tidak membahayakan kesehatan tubuh. 

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari bahaya kabut asap bagi manusia yaitu dengan mengurangi aktifitas diluar rumah saat kabut asap terjadi. Namun jika terpaksa Anda bisa memakai masker yang dianjurkan adalah N95 dan juga memakai kacamata jangan lupa dengan sunblock serta jacket untuk melindungi kulit dari paparan partikel berbahaya.

Sejatinya banyak alasan mengapa kabut asap dapat mempengaruhi kualitas udara. Hal ini karena partikel-partikel yang dibawa oleh hasil pembakaran hutan tersebut ditambah dengan polusi kendaraan di kota-kota besar. Untuk itu, penting bagi kita untuk sadar dan memperhatikan lingkungan sekitar agar lingkungan juga menjaga kita bahaya kabut asap bagi manusia.

About Vita

Seorang introvert yang suka menulis

Check Also

cara menjaga kesehatan tenggorokan

Simak, 10 Cara Menjaga Kesehatan Tenggorokan Agar Corona Menghindar!

sumbersehat.com – Cara menjaga kesehatan tenggorokan menjadi ramai diperbincangkan terlebih saat pandemi menyerang. Masyarakat kembali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *