5 Kiat Mencari Tahu Arti Keras Kepala dan Cara Mengelolanya

Seseorang dengan perangai keras kepala biasanya mengalami kesulitan dalam hubungan pribadi ataupun urusan pekerjaan. Mereka cenderung menolak pendapat orang lain dan terlalu yakin dengan dirinya sendiri. Nah, bagi anda yang penasaran dengan arti keras kepala dan cara mengelolanya, yuk cari tahu sama-sama!

Arti Keras Kepala

Keras kepala merupakan salah satu karakter manusia. Keras kepala kerap dilihat sebagai watak berkemauan keras, kukuh dengan pendirian, dan sering menolak saat dinasihati orang lain.

watak keras ini bisa muncul karena banyak penyebab. Bisa jadi karena tumbuh dalam lingkungan yang tidak harmonis, mengalami kesulitan dalam pengendalian emosi, atautrauma masa lalu. Sifat keras kepala berpotensi dapat mengganggu hubungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Inilah Kiat-kiat Mengelola Keras Kepala

Lantas bagaimana cara kita tahu arti keras kepala dan cara mengelolanya? Berikut 5 kiat yang bisa anda lakukan:

Mencoba berinstropeksi diri

Kiat pertama dalam mengelolanya adalah dengan mencoba berinstropeksi diri. Pikirkan apa alasan seseorang menegur anda. Apabila terbukti bahwa anda salah, maka penyebab anda keras kepala mungkin karena gengsi yang tinggi.

Baca juga : 15 Manfaat Teh Hitam, Ternyata Luar Biasa Bagi Tubuh!

Untuk mengatasinya, coba pikirkan kondisi tersebut secara logis, bukan dengan mengandalkan emosi. Apabila anda berhasil menemukan di mana letak kesalahan anda, lalu bersedia untuk memperbaikinya, itu artinya anda mampu berinstropeksi diri.

Mau mendengarkan kritik dari orang lain

Manusia kadang sering mendengar untuk membalas argumentasi, bukan untuk memahami. Orang berwatak keras kadang tidak mengizinkan dirinya mendengar kritik dari orang lain karena tahu hal tersebut akan melukai egonya.

Jika demikian, cara mengelola diri anda pada kondisi tersebut adalah dengan tidak bersikap egois. Sifat egois ini bisa dihilangkan dengan mencoba meluangkan waktu untuk mendengarkan kritik dari orang lain. Belajar mendengar membuat kita lebih mampu berempati karena kita terlatih memikirkan sesuatu dari sudut pandang orang lain.

Tumbuhkan rasa empati

Cara mengelola keras kepala berikutnya adalah dengan menumbuhkan rasa empati. Jika anda bersikap egois karena memiliki ketidakpedulian pada orang lain, maka anda harus belajar berempati.

Berempati ialah kemampuan untuk bisa merasakan emosi yang dialami seseorang. Agar dapat berempati, anda harus berhenti memikirkan diri sendiri dan mulai memikirkan orang lain. Bayangkan anda berada di posisi orang tersebut.Luangkan lebih banyak waktu bersama orang lain agar anda lebih peduli dengan kondisi orang tersebut.

Belajar berperasangka baik pada orang lain

Orang dengan watak keras biasanya menganggap pendapatnya paling benar, sementara pendapat orang lain salah. Hal ini memicu mereka untuk selalu berperasangka buruk terhadap orang lain.

Untuk mengatasinya, anda harus belajar untuk berperasangka baik. Perasangka baik terhadap seseorang akan memunculkan efek positif, seperti membangun kedekatan dan menjalin komunikasi yang baik.

Berlatih kesabaran

Terakhir, cara mengelola watak keras adalah melatih keasabaran. Sifat keras sering kali dikaitkan dengan sifat temperamen. Jika demikian, maka cara mengelolanya yaitu anda hanya dengan berusahan bersabar ketika menghadapi suatu kondisi.

Cara termudah adalah dengan belajar menghitung dari 1 sampai 10 pada saat amarah bergejolak. Setiap hitungan, cobalah menarik napas-napas dalam-dalam. Hal ini bisa membuat emosi anda teredam ketika sudah sampai hitungan ke-10.

Selain itu, anda pun harus mau menerima bahwa kehendak anda tidak bisa dipaksakan oleh orang lain. Dengan belajar menerima pendapat dan tidak memaksakannya kepada orang lain, anda akan lebih bisa melepaskan kekerasan sikap anda itu.

Baca juga : 7 Cara Menghilangkan Bau Mulut Sederhana, Alami dan Cepat

Penyebab Keras Kepala

Banyak penyebab keras kepala pada diri seseorang, berikut penjelasannya:

  • Memiliki keluarga yang tidak harmonis
  • Kurang kasih sayang dan perhatian dari orang-orang tercinta
  • Mengidap gangguan pengendalian emosi
  • Trauma masa lalu yang tidak dipercaya
  • Berada di pergaulan yang tidak tepat

Tanda Kalau Anda Itu Keras Kepala

Untuk mengetahui bahwa anda itu berwatak keras atau tidak adalah dengan memperhatikan tanda-tanda berikut:

  • Anda ingin selalu menang beragumentasi dalam setiap kondisi meskipun anda tau bahwa anda salah
  • Anda tidak mau mengalang dengan siapapun atas alasan apapun
  • Tidak pernah meminta maaf atau mengakui kesalahan
  • Ketika ada yang mengingatkan, anda tetap tidak mau melakukannya
  • Mempertahankan apa yang dianggap benar sampai selama-lamanya bahkan sampai mati
  • Tidak mau meminta bantuan pada orang lain, walaupun anda membutuhkan bantuan itu.
  • Anda tidak ingin orang lain menolak permintaan anda

Nah, itu tadi 5 arti keras kepala dan cara mengelolanya serta penyebab dan tanda-tanda keras kepala. Semoga cara-cara yang telah disebutkan di atas bisa membantu mengurangi watak keras kepala anda, ya. Tetap semangat untuk melakukan perubahan!

About Vita

Seorang introvert yang suka menulis

Check Also

penyakit kulit langka

10 Jenis Penyakit Kulit Langka yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya permasalahan kulit seperti jerawat, panu, ataupun gatal-gatal. Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *