Apa Itu Penyakit Biduran? Inilah 13 Penyebab dan Cara Mengatasinya

By

Penyakit biduran adalah suatu reaksi bentol-bentol merah pada kulit yang disertai rasa gatal. Biduran disebut pula dengan alergi urtikaria yang mana bisa sembuh sendiri selama beberapa hari.

Namun, jika tak sembuh selama seminggu lebih, maka biduran perlu perawatan pengobatan. Kondisi tersebut dikategorikan sebagai biduran kronis, penderitanya harus benar-benar mengikuti anjuran dokter.

Ada banyak penyebab biduran, bahkan terkadang penderitanya tidak tahu-menahu mengapa dirinya bisa terserang sakit biduran. Penyakit ini memang tidak termasuk penyakit berbahaya, tapi sangat mengganggu.

Nah, berikut ulasan lengkap tentang penyakit urtikaria atau biduran, sehingga anda bisa mengatasi dengan tepat jika mengalaminya!

Inilah Penyakit Biduran, Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pencegahan

Agar anda dapat menemukan cara mengobati penyakit biduran yang tepat, maka simak penjelasan di bawah ini:

Penyebab Biduran

Umumnya, penyakit biduran atau alergi urtikaria disebabkan reaksi alergi tubuh pada zat atau benda tertentu. Karena alergi tersebut menyebabkan sistem kekebalan tubuh menghasilkan zat histamin. Nah, zat histamin-lah yang memunculkan beberapa gejala biduran. Selain itu, masih ada beberapa penyebab penyakit biduran, diantaranya:

  1. Stress
  2. Akibat konsumsi obat-obatan tertentu
  3. Olahraga
  4. Penyakit tiroid
  5. Kanker
  6. Serbuk sari atau debu
  7. Terkena bakteri penyebab biduran
  8. Sakit flu
  9. Menderita penyakit hepatitis A
  10. Terpapar sinar matahari
  11. Gigitan serangga
  12. Keringat berlebih
  13. Kualitas buruk air yang digunakan untuk mandi

Setelah membahas tentang penyebab penyakit biduran, tak kalah pentingnya membahas tentang gejala biduran.

Gejala Biduran

Anda bisa mencurigai beberapa tanda yang muncul pada tubuh saat terkena penyakit urtikaria yang terbagi menjadi 2 jenis, diantaranya:

  • Tanda-tanda urtikaria akut : muncul bentol-bentol merah secara tiba-tiba, bentol semakin membesar jika digaruk dan bisa sembuh dalam beberapa hari.
  • Gejala-gejala biduran kronis: sama dengan gejala biduran atau urtikaria akut, tapi durasi bertahannya di kulit lebih lama.

Saat anda menderita penyakit biduran kronis, maka periksakan ke dokter. Atau jika hanya muncul di malam hari, anda harus konsultasikan kepada dokter untuk mencari tahu penyebab biduran di malam hari.

Pengobatan Penyakit Biduran

Penyakit biduran akut atau ringan, tidak perlu pengobatan. Tapi, anda cukup tahan rasa gatalnya saja karena bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, jika gejala biduran itu berlangsung lama dan berulang, anda mungkin memerlukan perawatan atau pengobatan khusus.

Dokter akan meresepkan obat-obat seperti kortikosteroid, omalizumab, antihistamin dan agonis leukotrien. Selain itu, anda pun perlu menghindari pantangan biduran. Perhatikan pola makan dan pola hidup anda jika mengalami biduran terus-menerus.

Pencegahan Penyakit Biduran

Menderita penyakit gatal-gatal sangatlah menyebabkan. Pasti, anda tidak ingin hal tersebut terjadi lagi pada anda karena bisa mengganggu aktivitas dan penampilan. Oleh karena itu, hindari bakteri penyebab biduran atau penyebab lain seperti suhu panas, obat-obatan tertentu, stress, makanan, serbuk sari.

Komplikasi Penyakit Urtikaria/ Biduran

Meskipun bukan penyakit berbahaya, tapi sakit biduran jangan dibiarkan terlalu lama karena bisa menyebabkan komplikasi. Komplikasi biduran bisa berupa munculnya pembengkakan pada bibir, kelopak mata bahkan sampai daerah kelamin. Komplikasi ini disebut dengan Angiodema.

Angiodema ini terjadi karena adanya penumpukan cairan dalam tubuh. Jadi, alangkah baiknya jika anda terkena penyakit biduran, maka tingkatkan sistem kekebalan tubuh serta tidak menggaruk kulit yang gatal. Sedangkan bila biduran berulang, maka obati dengan dengan obat yang sudah diresepkan oleh dokter.

Perlu anda ketahui pula, bahwa penyakit urtikaria kronis bisa menjadi indikasi kehadiran penyakit lain pada tubuh. Seringkali penyakit ini dialami oleh perempuan usia 30 – 60 tahun dan anak-anak.

Diagnosa Dokter Terhadap Biduran

Pertama-tama, dokter akan mendengarkan keluhan penderita terlebih dahulu. Dokter akan bertanya tentang keluhan serta riwayat penyakit, lalu aktivitas dan makanan pun ditanyakan.

Apabila gejala biduran tak kunjung reda atau hilang atau berulang setelah resep dokter pertama, maka kemungkinan akan diadakan beberapa tes. Mulai dari tes alergi, tes kulit hingga tes darah.

Baca juga : 5 Manfaat Menjaga Kesehatan Pribadi bagi Milenial

Waktu yang tepat ke dokter saat mengalami penyakit biduran adalah ketika sudah sangat mengganggu dan tidak hilang selama beberapa hari. Sebelum ke dokter, anda dapat melakukan cara menghilangkan biduran secara permanen dan alami dengan bawang putih, air kelapa dan lain-lain.

Itulah pengertian penyakit biduran beserta penyebab, gejala, pencegahan hingga pengobatannya. Semoga bermanfaat dan ikuti postingan kami selanjutnya..

Tinggalkan komentar