7 Tips Olahraga Sehat dan Aman di Rumah

7 Tips Olahraga Sehat dan Aman di Rumah. Pandemi Covid-19 telah memaksa banyak orang untuk menukar waktu mereka di gym atau kelas kebugaran dengan latihan di rumah. Jika Anda pernah ke gym sebelumnya, maka Anda kemungkinan akan terkejut dengan kemudahan dan kenyamanan berolahraga tanpa harus meninggalkan rumah. Dan jika Anda pernah berpikir, “mengapa saya tidak mencoba ini sebelumnya?”, maka Anda tidak sendiri.

Keuntungan dari berolahraga di rumah yakni Anda tidak harus mengemas tas yang penuh perlengkapan olahraga, makanan ringan, dan perlengkapan mandi. Anda juga tidak harus menerobos lalu lintas yang padat di jam-jam yang sibuk, atau mencari tempat parkir yang penuh. Selain itu, tidak ada rasa canggung ketika Anda menunggu giliran di squat rack atau bench press. Namun ketika Anda baru mengenal latihan di rumah seperti ini, mungkin Anda akan bertanya-tanya apakah Anda melakukannya dengan benar?

olahraga sehat dan aman
olahraga sehat dan aman

Yang Harus Anda Perhatikan Selama Olahraga Sehat dan Aman di Rumah

Berolahraga di rumah mungkin bisa menghilangkan banyak logistik yang mengganggu selama persiapan. Namun melakukan olahraga sehat dan aman di rumah juga masih butuh perencanaan dan pemikiran sebelumnya. Untuk itu, kami merekomendasikan beberapa langkah berikut, untuk Anda ikuti supaya terhindar dari cedera saat berolahraga di rumah.

Lindungi persendian Anda

Sepanjang hari, persendian Anda membantu untuk bergerak dan menanggung beban berat badan. Sementara saat berolahraga, persendian Anda mengalami lebih banyak gerakan atau bahkan menanggung beban yang lebih berat (terkadang keduanya). Jadi sangat penting bagi Anda memastikan perlindungan bagi persendian. Gym atau pusat kebugaran sering kali dilengkapi dengan permukaan lantai atau peralatan yang membantu melindungi persendian saat berolahraga. Jadi Anda harus melakukan hal yang sama saat olahraga di rumah.

Setidaknya Anda harus memiliki matras jika ingin melakukan olahraga sehat dan aman di rumah. Secara umum, matras sangat penting selama latihan beban atau kekuatan. Matras dapat membantu menyediakan bantalan yang dibutuhkan untuk melindungi persendian, saat Anda membungkuk, bergerak, atau melompat. Namun jika tidak ada matras, gantilah dengan karpet di rumah Anda. Akan tetapi pastikan karpet itu mendukung jenis latihan yang Anda lakukan. Jika Anda merasakan nyeri setelah berolahraga di atas karpet, maka beralihlah ke penggunaan matras.

Kosongkan banyak ruang

Latihan di rumah seharusnya cepat dan mudah, namun itu bukan berarti Anda tidak perlu memikirkan pengaturan ruang untuk latihan Anda. Faktanya, jika Anda mengabaikan pengaturan ruang, kemungkinan Anda untuk terpeleset, tersandung, atau jatuh juga lebih tinggi. Pada akhirnya ini hanya akan melukai diri Anda sendiri. Jika Anda melakukan aktivitas seperti melompat, maka pastikan matras Anda memiliki bantalan antiselip di bagian bawah. Jika tidak, itu akan menjadi cara yang sangat mudah untuk melukai diri Anda.

Selain itu, bukan hanya ruang latihan yang perlu Anda khawatirkan. Anda mungkin juga perlu sedikit merapikan atau memindahkan satu atau dua perabot. Sebelum memulai olahraga sehat dan aman, pastikan Anda membersihkan ruangan dahulu sehingga Anda mendapatkan banyak ruang. Ini penting, agar jika Anda tersandung atau jatuh, maka Anda tidak akan melukai diri sendiri pada benda-benda di sekitar Anda.

Alas kaki yang tepat, tetap penting meskipun di rumah

Banyak dari Anda akan menemukan tingkat kenyamanan saat berolahraga di rumah. Sehingga Anda cenderung lupa pentingnya perlengkapan olahraga yang tepat, seperti sepatu. Hanya karena Anda dapat berguling dari sofa dan langsung olahraga, bukan berarti Anda tidak butuh sepatu. Latihan apapun akan membutuhkan sepatu yang tepat. Contohnya, jika Anda melakukan latihan kekuatan, maka carilah sepatu yang memberikan banyak penyangga lateral. Jangan gunakan sepatu lari, yang mungkin tidak memberikan jumlah atau jenis stabilitas yang tepat.

Sementara itu, sebagian ahli mengatakan bahwa tidak memakai sepatu itu juga lebih baik. Daripada Anda hanya memakai kaus kaki atau sepatu rumah. Untuk sebagian latihan olahraga sehat dan aman, seperti yoga atau tai-chi, maka bertelanjang kaki akan baik-baik saja. Berolahraga dengan kaus kaki, mokasin, sandal jepit, atau alas kaki kasual lainnya hanya akan menyebabkan cedera olahraga. Ini juga meningkatkan risiko terpeleset, tersandung, dan jatuh.

Minum banyak air

Menjaga status hidrasi selama berolahraga di rumah bisa gampang-gampang susah. Anda mungkin tidak pernah lupa menyiapkan botol air minum saat berolahraga di gym. Namun Anda mungkin mudah lupa untuk membawa air saat berolahraga di rumah. Ketika Anda dehidrasi, maka Anda cenderung merasa lebih lelah dari biasanya dan memiliki lebih sedikit energi. Melakukan olahraga dengan dehidrasi dapat memengaruhi kinerja Anda secara signifikan. Untuk itu, pastikan Anda minum banyak air sepanjang hari, juga selama dan setelah berolahraga.

Luangkan waktu untuk pemanasan

Entah berolahraga di gym atau di rumah, kemungkinan besar kita semua bersalah karena tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga. Padahal pemanasan adalah hal yang sangat penting dalam olahraga sehat dan aman. Anda perlu melakukan pemanasan untuk mempersiapkan tubuh sebelum olahraga. Selain itu, ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kinerja Anda dan mengurangi risiko cedera.

Tujuan pemanasan Anda adalah untuk meningkatkan detak jantung Anda. Yang pada gilirannya, ini akan mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh Anda bahwa sudah waktunya untuk mulai bekerja. Mengingat Anda tidak perlu melakukan perjalanan ke gym, maka seharusnya itu mudah untuk menambahkan pemanasan ke latihan olahraga di rumah.

Baca artikel lain disini

Jangan lupa pendinginan setelah olahraga

Selain pemanasan, banyak orang juga sering mengabaikan pentingnya pendinginan di dalam olahraga sehat dan aman. Padahal, pendinginan bisa membantu Anda pulih dari kegiatan yang menguras napas atau meningkatkan denyut jantung. Dengan pendinginan, aliran darah Anda akan kembali normal, sehingga Anda bisa melanjutkan aktivitas lainnya setelah berolahraga.

Jadikan pendinginan sebagai fase terakhir dari rutinitas olahraga Anda. Ini akan memakan waktu dua kali lebih lama dari pemanasan. Caranya, perlambat gerakan Anda dan kurangi intensitas gerakan Anda setidaknya selama 10 menit, sebelum Anda berhenti sepenuhnya. Fase program olahraga yang aman ini akan berakhir ketika kulit Anda kering dan tubuh Anda menjadi dingin.

Tingkatkan jumlah waktu dan intensitas olahraga secara bertahap

Ketika Anda melakukan olahraga sehat dan aman di rumah, maka itu berarti tidak ada instruktur atau ahli yang mengawasi Anda. Untuk itu, Anda harus tahu batasan fisik agar tetap aman selama olahraga. Contohnya jika Anda masih pemula atau baru kembali ke latihan beban, maka mulailah dengan beban yang ringan. Lalu tingkatkan beban latihan ini ketika Anda merasa lebih kuat. Sementara itu, ketika Anda memulai latihan kardio dengan intensitas sedang, maka tingkatkan durasi dan intensitasnya ketika Anda mulai bugar. Itulah beberapa tips untuk melakukan olahraga sehat dan aman di rumah. Meskipun Anda bisa melakukan olahraga yang nyaman di rumah, bukan berarti Anda harus mengabaikan beberapa hal penting dalam olahraga. Seperti menyediakan ruangan yang pas, menggunakan perlengkapan olahraga, serta melakukan aktivitas pemanasan dan pendinginan olahraga.

About Aziza Linda Verra

Check Also

olahraga sehat pagi hari

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Untuk Usia 50 Tahun ke Atas

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Untuk Usia 50 Tahun ke Atas – Menimbang apa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *