6 Olahraga Sehat dan Aman untuk Anak-Anak yang Baik dilakukan Dirumah

6 Olahraga Sehat dan Aman untuk Anak-Anak yang Baik dilakukan Dirumah. Latihan olahraga untuk anak-anak seharusnya menyenangkan. Alih-alih “berolahraga”, anggaplah itu sebagai “permainan olahraga”. Umumnya, anak-anak lebih suka menghabiskan waktu dalam permainan yang aktif dan menyenangkan. Jadi menambahkan kebugaran ke dalam rutinitas harian mereka akan menjadi cara yang luar biasa. Menambahkan aktivitas olahraga akan membantu anak lebih berprestasi di sekolah, baik secara akademis maupun perilaku.

Sementara itu, Anda mungkin ingin mengikuti saran berikut untuk latihan yang mudah dan aman bagi anak-anak. Anda mungkin juga ingin mengetahui bagaimana mengubah gerakan olahraga menjadi sesuatu yang menyenangkan. Ikuti beberapa prosedur di bawah untuk ditambahkan ke aktivitas olahraga anak. Beberapa aktivitas ini tidak memerlukan peralatan atau ruang luar yang besar. Bahkan ini juga dapat diselesaikan dalam waktu 5-10 menit. Mulailah dengan beberapa menit latihan pemanasan untuk menggerakkan otot dan jantung anak.

 olahraga sehat dan aman
olahraga sehat dan aman

Cara Memodifikasi Olahraga Sehat dan Aman Untuk Anak-Anak

Lari

Lari adalah salah satu bentuk olahraga sehat dan aman paling sederhana yang pernah ada, dan ini sangat cocok untuk anak-anak. Mereka menyukainya. Jika Anda perhatikan, anak-anak tidak hanya suka berlari di luar ruangan. Namun mereka juga bisa berlari di dalam gym, di lorong, atau bahkan di sekitar meja yang besar. Anda bisa mengkombinasikan olahraga berlari dengan gerakan lain dalam permainan, contohnya seperti balapan estafet.

Sementara itu, Anda juga bisa mengubah berbagai hal saat berlari. Contohnya, variasikan pola gerakan dengan meminta anak-anak mengubah dari berlari ke melompat atau berlari di tempat. Anak-anak juga dapat berlari dengan lutut tinggi (mengangkat lutut bergantian ke arah dada dengan setiap langkah). Atau lakukan “tendangan pantat” (menendang tumit bergantian ke arah pantat dengan setiap langkah). Perubahan arah (dari sisi ke sisi atau sebaliknya) akan melatih otot dan otak anak, dan juga meningkatkan koordinasi mereka.

Melompat

Angkat kaki Anda untuk mencontohkan latihan olahraga sehat dan aman yang bisa dilakukan anak-anak. Latihan lompatan akan membangun kekuatan otot, kebugaran kardiovaskular, dan daya tahan. Jenis lompatan olahraga yang aman dicoba oleh anak-anak meliputi: jumping jacks, tuck jumps, hurdle hops, one-foot hops, dan kaki menyilang. Jumping jack adalah gerakan melompat yang disertai dengan meregangkan lengan dan kaki ke samping seperti bintang laut. Dan pada lompatan kedua, kembalikan lengan ke samping dan kaki ke tengah saat mendarat.

Selanjutnya tuck jumps, adalah jenis lompatan dengan menekuk lutut dan mengangkat tumit tinggi-tinggi. Sementara hurdle hops adalah lompat dari sisi ke sisi, atau dari depan ke belakang, sambil berpura-pura melewati rintangan. One-foot hops, yakni teknik keseimbangan dengan mengangkat satu lutut dan melompat dengan kaki berdiri. Terakhir yakni kaki menyilang, ini adalah gerakan melompat lurus ke atas sambil menyilangkan satu kaki di depan kaki lainnya. Lalu ini dilanjutkan dengan mengganti posisi kaki di lompatan berikutnya.

Squat dan Lunges

Jika Anda bisa melakukan olahraga sehat dan aman ini, maka anak-anak juga dapat melakukannya. Tekuk lutut mereka (tapi jangan terlalu jauh) untuk squat dan lunge. Latihan sederhana ini dapat membangun kekuatan kaki, untuk memberikan anak dasar yang baik di semua jenis olahraga dan kebugaran. Cobalah lunge maju, mundur, dan samping, serta squat klasik. Anda juga dapat memasukkan lompatan ke dalam urutan squat, dengan meminta anak-anak melompat setelah mereka berdiri di antara squat.

Sit-Up dan Push-Up

Berikan latihan dasar yang melatih inti, seperti sit-up, push-up, dan plank. Anak-anak dapat melakukan sit-up perut tradisional, sit-up sepeda, sit-up kaki, dan banyak lagi. Ada begitu banyak variasi dalam sit-up klasik, untuk itu pilih yang mereka sukai. Sementara itu, anak-anak juga dapat belajar melakukan push-up dasar dan plank untuk memperkuat tubuh bagian atas, otot perut, dan punggung. Sama seperti latihan lainnya, gabungkan ini ke dalam permainan dan aktivitas olahraga yang menyenangkan.

Game olahraga

Agar metode olahraga sehat dan aman ini lebih menyenangkan bagi anak-anak, maka ubahlah menjadi permainan. Beberapa ide yang bisa Anda gunakan, meliputi: Squat Relay, Corner, dan Go Back and Hit It. Dalam Squat Relay, mintalah anak-anak berbaris di sisi berlawanan dari ruangan, dan saling berhadapan. Saat Anda mengucapkan isyarat, anak-anak akan berlari ke tengah ruangan dan bertemu di tengah. Mereka melakukan tiga kali squat, dan saling melakukan tos dengan kedua tangan. Selanjutnya mereka kembali ke titik awal dan mengulang permainan.

Untuk melakukan Corner, maka bagilah anak-anak sehingga masing-masing dari mereka memiliki sudut rumah. Kemudian minta mereka berlari mengelilingi ruangan dalam lingkaran. Atas isyarat Anda, mereka harus segera kembali ke pojok rumah dan melakukan beberapa latihan ringan. Selanjutnya dalam Go Back and Hit It, ada tiga isyarat yang harus didengarkan. Isyarat “Go” mengharuskan anak-anak berlari ke depan dalam garis yang ditentukan. Sementara isyarat “Back” membuat mereka kembali dengan berjalan mundur. Dan saat isyarat “Hit”, mereka harus memasukkan latihan keterampilan seperti tuck jump, squat, atau yang lain.

Akhiri dengan Peregangan

Setelah melakukan permainan olahraga sehat dan aman bagi anak-anak, maka lanjutkan dengan beberapa peregangan sederhana. Ini dapat menjaga otot anak-anak tetap kuat dan sehat. Latihan peregangan dan pendinginan juga dapat membantu mentransisikan anak-anak ke kondisi yang lebih rileks setelah olahraga. Selain itu, ini juga dapat membantu mencegah cedera.

Baca artikel lain disini

Berapa Banyak Olahraga yang Tepat Untuk Anak-Anak dan Remaja

Anak-anak berusia 5 hingga 12 tahun perlu melakukan setidaknya 60 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga kuat setiap hari. Ini harus mencakup berbagai aktivitas aerobik serta aktivitas yang memperkuat otot dan tulang. Penting juga mendorong anak Anda tetap bergerak dan membatasi waktu yang mereka habiskan untuk duduk. Anak-anak juga tidak boleh menghabiskan lebih dari 2 jam di depan layar per hari.

Sementara itu, kaum remaja atau anak-anak berusia 13 hingga 17 tahun juga harus melakukan olahraga sehat dan aman setiap hari. Setidaknya cobalah motivasi mereka untuk melakukan olahraga selama 60 menit setiap hari, dengan berbagai aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat. Semakin banyak mereka melakukannya, maka semakin baik (sebanyak 3 jam per hari sudah cukup).

Aktivitas fisik “sedang” berarti dapat dilakukan sambil berbicara, contohnya seperti: renang, tenis, jalan cepat, bersepeda, dan menari. Sementara aktivitas fisik yang “kuat”, meliputi kegiatan terengah-engah seperti: jogging, aerobik, circuit training, bersepeda cepat, atau olahraga terorganisir. Bagian dari aktivitas fisik ini juga harus mencakup olahraga yang memperkuat tulang dan otot, termasuk sit-up, push-up, lunges, dan squat. Itulah beberapa ulasan singkat mengenai olahraga sehat dan aman untuk anak-anak. Penting diingat, bahwa anak-anak juga memiliki tingkat keterampilan dan kebugaran yang berbeda. Jadi sama halnya dengan orang dewasa, aktivitas olahraga yang diberikan juga harus disesuaikan dengan usia atau minat mereka.

About Aziza Linda Verra

Check Also

olahraga sehat pagi hari

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Dapat Mencegah Penyakit Jantung

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Dapat Mencegah Penyakit Jantung – Penyakit mematikan seperti jantung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *