6 Obat Sakit Gigi Apotek yang Sering Digunakan Masyarakat

By

6 Obat Sakit Gigi Apotek yang Sering Digunakan Masyarakat – Sakit gigi merupakan salah satu penyakit yang menyerang gigi disemua kalangan usia. Kondisi ini bisa terjadi karena mulut mengandung bakteri yang bisa menyebabkan munculnya penyakit gigi. Terlebih jika Anda ketika Anda makan dan minum, jumlah bakteri ini akan semakin berkembang. Tentu saja efeknya Anda akan mengalami sakit gigi apabila tidak rutin dan segera menggosok gigi.

Namun selain itu, sakit gigi juga bisa disebabkan oleh gaya hidup yang kurang baik atau riwayat kesehatan lain. Misalnya saja seperti suka mengonsumsi makanan manis, asam, terlalu oanas atau terlalu dingin, serta rasa-rasa yang tajam di lidah. Kebiasaan ini bisa menyebabkan gigi menjadi sensitif, gigi berlubang, ngilu, pembengkakan gusi, dan sebagainya. Apabila sudah terlanjur mengalami sakit gigi tentu Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.

obat sakit gigi apotek
obat sakit gigi apotek

Atau sebagai alternatif lain, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan bebas dijual di apotek. Konsumsi obat sakit gigi apotek ini tidak perlu harus menggunakan resep dokter, berbeda jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu. Tentu saja jalan terbaik adalah dengan menggunakan resep dokter. Nah, beberapa jenis obat yang bisa meredakan sakit atau nyeri akibat masalah di gigi misalnya seperti berikut.

Daftar Isi Halaman

Daftar Obat Sakit Gigi Apotek

Paracetamol

Obat sakit gigi yang pertama dan sering digunakan adalah paracetamol. Obat ini seringkali dikenal sebagai obat untuk mengatasi gejala demam. Padahal sebenarnya, paracetamol bisa difungsikan sebagai pereda nyeri yang disebabkan gigi berlubang ataupun gangguan gigi lainnya. Mekanisme kerja paracetamol adalah dengan “menerima pesan” terkait rasa nyeri dari area yang terasa sakit.

Namun obat sakit gigi apotek ini tidak memiliki manfaat dalam mengurangi terjadinya peradangan atau inflamasi, maupun pembengkakan pada jaringan. Obat paracetamol sangatlah aman untuk dikonsumsi siapa pun, selama sesuai aturan konsumsi dan tidak berlebihan. Pemakaian untuk orang dewasa adalah 4.000 mg per hari yang merupakan dosis maksimal. Karena bila dikonsumsi secara berlebihan dan sembarangan, obat ini bisa meningkatkan resiko terjadinya kerusakan pada organ hati.

Antalgin

Obat yang satu ini sudah begitu populer dikalangan masyarakat di seluruh Indonesia sebagai pereda sakit gigi. Hal itu disebabkan antalgin bisa didapatkan secara bebas di apotek atau warung-warung kecil di dekat rumah. Apalagi kegunaannya cukup ampuh untuk dijadikan sebagai pereda sakit gigi. Meski sebenarnya, konsumsi antalgin haruslah sesuai petunjuk dokter demi meminimalkan terjadinya efek samping. Untuk aturan pemakaian antalgin sendiri tidak boleh asal atau sembarangan.

Beberapa orang dengan kondisi tertentu sebaiknya menghindari penggunaan obat sakit gigi apotek antalgin. Misalnya saja orang dengan alergi kandungan antalgin, bayi kurang dari 4 tahun, riwayat hipotensi, serta kondisi ibu hamil. Hal ini disebabkan efek samping yang mungkin terjadi seperti peradangan lambung dan ulu hati. Terkadang, konsumsi antalgin juga bisa mengakibatkan efek samping retensi cairan dan garam.

Ibuprofen

Obat selanjutnya adalah ibuprofen yang sudah sangat sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Namun beberapa orang menganggap obat ini hanya berfungsi sebagai pereda demam. Padahal bukan hanya menurunkan demam saja, tetapi juga mampu meredakan nyeri pada sakit gigi yang menyerang. Pilihan menggunakan ibuprofen dikarenakan obat ini tersedia dalam beragam macam varian yaitu sirup, kapsul dan juga bentuk tablet.

Ibuprofen obat sakit gigi apotek yang termasuk dalam golongan anti inflamsi non steroid dengan sistem kerja langsung ke pusat nyeri. Mekanismenya dengan menekan adanya produksi hormon yang mengakibatkan terjadinya radang pada jaringan serta munculnya rasa nyeri. Namun pastikan Anda memperhatikan jika tengah mengonsumsi obat lain untuk penyakit sama ataupun tidak. Karena pemakaian ibuprofen bisa memunculkan reaksi interaksi obat.

Kondisi ini bisa terjadi jika dikonsumsi bersama jenis obat-obatan aspirin, ACE inhibitor, kortikosteroid, dan juga obat-obatan pengencer darah. Meski begitu, ibuprofen memiliki efek samping apabila dikonsumsi oleh orang yang tidak cocok atau alergi kandungan ibuprofen. Efek samping yang mungkin terjadi seperti perut kembung, mual, muntah, rasa sakit pada ulu hati, serta mengalami diare. Dengan efeknya seperti ini, sebaiknya hindari mengonsumsi obat sakit gigi  ibuprofen jika memiliki riwayat penyakit lambung.

Cataflam

Cataflam sudah sejak dulu memang menjadi pilihan obat sakit gigi apotek untuk pereda sakit atau nyeri pada gigi. Lantaran manfaat utama dari penggunaan Cataflam adalah meredakan bahkan menghilangkan rasa nyeri yang dialami seseorang. Bahkan tidak hanya efektif untuk sakit gigi, tetapi Cataflam juga berfungsi mengurangi rasa nyeri pada sendi maupun punggung. Namun penderita dengan gangguan lambung dianjurkan tidak menggunakan obat ini karena berisiko mengalami mual, muntah, perut kembung, hingga diare.

Aspirin

Aspirin memiliki khasiat yang sangat bermanfaat untuk meredakan sakit gigi serta menyembuhkan rasa sakit meski gigi telah mengalami kerusakan. Seperti halnya kondisi gigi rusak yang bisa dialami oleh orang berusia dewasa. Tetapi penggunaannya tidak boleh sembarangan, misalnya penderita dengan gangguan pada ginjal dan hati. Selain itu, usia anak-anak juga dilarang mengonsumsi jenis obat sakit gigi aspirin ini. Maka  dari itulah mengapa sangat penting mengonsumsi aspirin sesuai petunjuk dokter.

Ponstan

Obat sakit gigi apotek selanjutnya adalah ponstan yang tidak kalah terkenalnya dibandingkan paracetamol dan antalgin. Banyaknya penggunaan obat ini dikarenakan obat gampang didapatkan. Tidak hanya di apotek, tetapi juga toko atau warung-warung kecil di sekitar rumah. Selain itu, Ponstan juga sangat ampuh dalam meredakan nyeri atau sakit pada gigi maupun rongga mulut tanpa perlu waktu lama. Kinerja obat ini sangatlah cepat dirasakan tubuh, sehingga ampuh mengatasi nyeri yang muncul secara mendadak.

Simak juga artikel menarik lainnya disini.

Tetapi alangkah baiknya jika dalam menggunakan ponstan sangat dianjurkan melalui resep dokter. Mengingat obat sakit gigi ini memiliki efek samping yang begitu banyak jika seseorang tidak cocok atau memiliki riwayat alergi bahan ponstan. Misalnya saja reaksi seperti mulut kering, gatal pada kulit, gangguan pada perut, serta kepala terasa pusing. Pada kasus yang serius, efek samping yang terjadi bisa berupa nyeri pada dada, sesak nafas, demam, serta badan terasa terbakar.

Itulah tadi beberapa obat sakit gigi apotek yang dapat Anda pakai dalam mengatasi sakit gigi. Namun supaya gejala tidak berkepanjangan dan sering muncul, sebaiknya hindari jenis makanan manis, dingin dan juga makanan berasa asam. Karena makanan tersebut bisa memicu rasa ngilu dan nyeri pada gigi yang sensitif atau beresiko sakit. Namun jika gejala tetap muncul, sebaiknya konsumsi obat sakit gigi di apotek untuk meredakan rasa sakit.

Apabila tidak membaik, konsultasikan ke dokter gigi menenai kondisi dan penyebabnya. Dokter akan memeriksa apa penyebab sakit gigi yang Anda alami. Perlu Anda tahu juga bahwa mengonsumsi obat sakit gigi apotek dalam jangka waktu lama dan terus-terus-terusan sangat tidak dianjurkan. Maka dari itu, lebih baik jika Anda melakukan pencegahan sejak awal sebelum mengalami gangguan sakit gigi seperti ini.

Tinggalkan komentar