Ini Dia, 3 Macam Obat Sakit Gigi Apotek untuk Anak

By

Ini Dia, 3 Macam Obat Sakit Gigi Apotek untuk Anak. Ada beberapa obat yanh aman dan terbukti cukup ampuh. Jangan lupa untuk mencatatnya, karena anak bisa mengalami sakit gigi kapan saja. Gejala awal yang paling sering terjadi adalah demam, gusi bengkak, nafsu makan menurun, hingga rewel. Namun, sakit gigi pada anak tidak boleh sembarangan diobati, karena tidak semua obat aman untuk mereka. Sebagai pertolongan pertama, bisa menggunakan beberapa bahan alami yang ada di rumah atau memberikan obat-obatan yang ada di apotek. Nah, berikut adalah penyebab sakit gigi pada anak serta beberapa obat yang direkomendasikan.

Penyebab Butuh Obat Sakit Gigi pada Anak

Kebiasaan Buruk

Tak dipungkiri, anak-anak paling suka dengan camilan manis, seperti permen, biskuit, cokelat, susu berperisai, dan lain sebagainya. Sayangnya, hobi ini tidak diimbangi dengan minum air putih yang cukup serta menjaga kebersihan mulut. Rata-rata anak menyikat gigi dengan terburu-buru, bahkan sering lupa untuk melakukannya sebelum tidur. Sehingga gigi menjadi rapuh, mudah berlubang, dan bengkak.

Gigi Sensitif

Siapa sangka, gigi sensitif pun bisa terjadi pada anak-anak. Hal ini disebabkan karena kesalahan dalam menyikat gigi atau sering menggigit benda-benda keras, sehingga lapisan pelindung pada gigi lama-lama terkikis. Semakin tipisnya lapisan, maka gigi pun semakin sensitif terhadap rasa yang kuat, seperti minum es atau air panas. Oleh karena itu, selalu sediakan obat sakit gigi apotek di rumah.

obat sakit gigi apotek
obat sakit gigi apotek

Tumbuh Gigi Baru

Anak mengalami dua kali fase pertumbuhan gigi, yakni saat berusia 0 sampai 3 tahun (tumbuh gigi susu) dan usia 4 sampai 12 tahun (pergantian dari gigi susu ke gigi permanen). Kedua fase ini sama-sama berpotensi menimbulkan rasa nyeri, demam, dan rewel. Namun, untuk keluhan seperti ini, biasanya rasa sakit akan berkurang dengan sendirinya. Sehingga penanganan tidak terlalu merepotkan.

Abses Gigi

Abses yaitu pembengkakan yang ditimbulkan akibat adanya infeksi bakteri di akar gigi. Kondisi ini harus segera ditangani dengan cepat dan tepat, karena dapat menyebar ke daerah rahang, gusi, maupun gigi lainnya. Kerusakan pada gigi menjadi penyebab utama kemunculan abses yang ditandai dengan munculnya benjolan seperti jerawat berwarna merah di dekat gigi. Pada kasus lebih lanjut, benjolan ini dapat berubah warna menjadi gelap dan bernanah. Oleh karena itu, berikan anak obat sakit gigi apotek dan segera bawa ke dokter gigi terdekat.

Karies Gigi

Karies merupakan penyebab sakit gigi pada anak yang paling umum akibat adanya penumpukan plak. Plak adalah kotoran atau bakteri yang berasal dari makanan dan minuman yang masih tersisa di sela-sela gigi. Selain menyebabkan gigi menjadi sakit dan sulit mengunyah, karies juga membuat gigi menjadi berlubang serta rontok. Masyarakat biasa menyebutnya dengan gigi geripis.

Obat Sakit Gigi Alami untuk Anak

Kumur Air Garam

Air garam dipercaya dapat mengurangi rasa nyeri pada sakit gigi serta meredakan gusi yang bengkak. Namun, tidak direkomendasikan untuk anak-anak di bawah umur lima tahun atau yang belum bisa berkumur dengan benar. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan garam sebanyak ½ sendok teh ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur. Jika nyeri tidak kunjung berkurang, maka segera berikan obat sakit gigi apotek dan pergi ke dokter.

Minyak Cengkeh

Di dalam minyak cengkeh terdapat senyawa aktif eugenol yang memiliki sifat antiinflamasi. Sehingga minyak ini sering digunakan untuk mengatasi permasalahan pada gigi yang diakibatkan oleh bakteri. Caranya yaitu dengan meneteskan minyak ke atas kapas atau cotton bud, lalu letakkan di tempat yang sakit selama beberapa detik. Namun, jangan gunakan minyak cengkeh terlalu sering, karena justru dapat menimbulkan kerusakan pada gigi, gusi, serta kulit di dalam mulut. Jika sakit masih berlanjut, segera pergi ke dokter gigi.

Bawang Putih

Bawang putih merupakan obat sakit gigi apotek yang paling mudah ditemukan di rumah. Di dalamnya terdapat senyawa allicin yang dapat membunuh kuman dan bakteri di dalam mulut. Namun, senyawa ini tidak terdapat dalam bawang putih yang masih utuh dan tidak bertahan lama. Oleh karena itu, sebelum digunakan untuk pengobatan, ada baiknya bawang dipotong, dihaluskan, atau ditumbuk terlebih dahulu. Lalu, segera tempelkan ke gigi yang sakit.

Daun Mint

Siapa sangka, daun yang miliki nama ilmiah Mentha Peperita ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya yaitu meredakan nyeri gigi. Di dalam daun mint terdapat kandungan minyak atsiri yang bersifat sebagai antimikroba, antibakteri, serta antiinflamasi. Ada dua cara untuk menggunakannya, yaitu dengan mengunyah beberapa lembar daun mint dan membiarkannya selama beberapa saat, atau mengompres gigi dengan kantong teh peppermint. Keduanya cukup mudah dan aman untuk anak-anak.

Obat Pereda Sakit Gigi untuk Anak yang Ada Di Apotek

Selain menggunakan bahan-bahan alami, sakit gigi pada anak juga bisa diatasi dengan obat. Namun, jangan sembarangan memberikan obat sakit gigi apotek untuk mereka. Karena tidak semua obat sakit gigi untuk dewasa aman digunakan pada anak, meskipun dengan menurunkan dosis. Jika memang belum memungkinkan untuk membawa anak ke dokter gigi, maka daftar obat di bawah ini dapat menjadi solusi.

Paracetamol

Selain berfungsi sebagai obat penurun panas, paracetamol juga dapat meredakan sakit kepala, demam, serta nyeri pada gusi akibat sakit gigi. Meskipun dapat dibeli tanpa resep dokter, sebaiknya baca aturan pakai terlebih dahulu. Karena kondisi anak juga memengaruhi dosis yang harus diberikan. Untuk sakit gigi, paracetamol boleh diberikan jika anak berusia lebih dari 2 bulan dengan berat badan lebih dari 4 kg.

Ibuprofen

Ibuprofen termasuk ke dalam golongan obat antinyeri NSAID, yaitu mencegah produksi zat-zat yang dapat menimbulkan peradangan di dalam tubuh. Sehingga bisa digunakan sebagai obat sakit gigi apotek, dengan catatan anak berusia lebih dari 3 bulan dan berat badan lebih dari 5 kg. Namun, perlu diingat bahwa dosis ibuprofen lebih tinggi daripada paracetamol. Hindari penggunaan pada anak yang menderita asma, gangguan hati dan ginjal, serta permasalahan pada pembekuan darah.

Perhatikan juga artikel menarik yang lainnya disini.

Cataflam Drops

Kini, Cataflam juga bisa digunakan untuk mengatasi nyeri gigi pada anak. Namun, jangan membeli yang bentuknya tablet, karena itu untuk dewasa. Untuk anak-anak, pilih yang bentuknya drops atau cair. Setiap mililiternya mengandung zat aktif kalium diclofenac sebanyak 15 mg yang berfungsi sebagai antiinflamasi. Namun, perlu diingat bahwa Cataflam tidak direkomendasikan untuk anak-anak di bawah 6 tahun.

Nah, demikian sedikit ulasan tentang penyebab serta obat sakit gigi apotek yang dianjurkan untuk anak-anak. Sebagai langkah pencegahan, ajarkan untuk menyikat gigi 3x sehari (pagi, sore, dan sebelum tidur) dengan cara yang benar, hindari makanan yang keras, dan rutin mengajak anak ke dokter gigi 6 bulan sekali.

Tinggalkan komentar