Berikut 2 Pendidikan Gaya Hidup Sehat Remaja

Berikut 2 Pendidikan Gaya Hidup Sehat Remaja. Pergaulan remaja yang berupa pertemanan, persahabatan, dan pacaran itu harus sehat dan positif. Pergaulan itu penuh dinamika, intrik, pasang surut, dan lain sebagainya. Peran sentral orang tua, guru, tokoh agama, dan tokoh masyarakat hadir untuk memberikan pencerahan dan pembekalan moral kepada para generasi penerus bangsa. Pergaulan yang sehat dan cerdas mencerminkan kepribadian bangsa yang berbudi luhur.

Gaya hidup disini bermakna perilaku individu atau perorangan dalam menjalankan aktivitas harian. Gaya hidup para remaja harus elegan, sopan santun, hidup sederhana, dan bisa menganalisa kasus tertentu supaya tidak terjebak dalam pergaulan negatif. Selama para remaja masih dibawah 18 tahun ke atas, maka pendidikan agama dan pendidikan karakter perlu diajarkan orang tua di rumah, guru disekolah, dan tokoh agama di rumah ibadah.

Gaya hidup sehat remaja
Gaya hidup sehat remaja

Pendidikan Karakter Para Remaja

Pendidikan karakter baru dihadirkan pada era 2005 sampai dengan sekarang. Hadirnya edukasi karakter dalam dunia pendidikan sangat membantu dalam meningkatkan karakter remaja. Sinergisitas dengan pendidikan kerohaniawan akan memantapkan ke duanya menjadi pribadi remaja yang lengkap jasmani dan rohani. Gaya hidup sehat remaja tidak perlu dijalankan secara berlebihan karena akan merugikan diri sendiri.

Tokoh masyarakat pun hadir dan menjembatani kesenjangan informasi pergaulan dengan melakukan karang taruna remaja. Peran orang tua dari remaja yang bersangkutan bersifat dominan untuk membangun karakter perdana dalam hidupnya. Mengkontrol gaya hidup remaja pada zaman canggih tidak mudah tapi disitulah letak tantangan untuk bisa mengatasinya dengan cerdas, cermat, dan penuh dinamika.

Berikan Ilustrasi tentang Kehidupan Remaja yang Benar

Ilustrasi positif disajikan sebagai contoh supaya para remaja lain mengikuti jejak remaja berprestasi lainnya. Tidak harus bidang yang sama setidaknya para remaja menjadi diri sendiri pada bidang yang berbeda. Gaya hidup sehat remaja menjadi bagian dari Ilustrasi positif. Memiliki prestasi atau tidak, merupakan urusan nomor 2 atau nomor 3. Yang paling penting bukan prestasi saja melainkan memiliki karakter yang sehat, positif, dan cermat.

Prestasi para remaja bisa ditunjukkan berkali-kali kepada setiap orang dan bisa pasang surut sewaktu-waktu tapi tahukah bahwa edukasi karakter dibentuk sejak lahir dan berakhir saat pribadi yang bersangkutan meninggal dunia. Karakter digunakan sepanjang hayat dan dilakukan kepada Tuhan, orang tua, pasangan, rekan sejawat, dan sesama manusia lain. Karakter merupakan watak yang sulit diubah dan membentuk jati diri yang sebenarnya.

Berikan Ilustrasi tentang Kejujuran

Edukasi kejujuran pada remaja harus dibentuk perdana sesudah aspek kerohaniawan karena saling melekat satu sama lain. Menciptakan ketidakjujuran terbilang mudah tapi mengkreasikan kejujuran itu yang paling sulit. Aspek ini terjadi karena pemikiran kejujuran bersifat berbeda antar sesama individu. Tinjauan kejujuran merupakan perspektif gaya hidup sehat remaja yang harus dipuji karena menghentikan pelanggaran dan meminimalkan kejahatan ringan.

Tidak semua orang mau hidup jujur karena merasa nyaman dan membuatnya tampak mewah, sementara yang berbuat jujur makin sedikit karena hidupnya susah. Yang terpenting bukan hidup mewah atau susah tapi pertanggung – jawaban kepada Tuhan dan masyarakat luas. Tetapkan hati para remaja untuk berbuat jujur dan menjadikannya hobi plus gaya hidup. Meskipun tidak membuatnya kaya raya tapi membuat hatinya kaya raya dengan kebenaran.

Berikan Ilustrasi tentang Saling Membantu Sesama Manusia

Manusia remaja harus saling bantu sebagai bekal membiasakan diri apabila terjun ke masyarakat kelak. Masalahnya adalah tulus atau tidak tulus. Tulus artinnya tidak mengharapkan imbalan, dan kalaupun mengharapkan imbalan tapi tidak memberdayakan atau memanfaatkan tenaga orang untuk tujuan lain. Gaya hidup sehat remaja, yakniSaling Membantu Sesama Manusia harus ditanamkan sejak dini ke dalam pemikiran para remaja.

Tulus atau ketulusan memiliki sifat sama dengan kejujuran. Saling Membantu Sesama Manusia memiliki makna adanya tolong dan menolong. Tidak tulus artinya mengharapkan imbalan atau memberdayakan tenaga orang lain sesuai kehendaknya. Budayakanlah sikap ini karena cerminan gotong royong yang harus ditanamkan dan diajarkan. Menolong orang lain tidak akan membuatmu miskin, sebaliknya tidak menolong tidak akan membuatmu kaya raya

Pendidikan Lingkungan Para Remaja

Pendidikan lingkungan bisa dipimpin tokoh masyarakat yang mumpuni, memadai, dan disegani. Lingkungan sekitar bisa mengedukasi para remaja tentang karakter positif yang akan dibangun. Misalnya dilarang membuang sampah, maka patut ada teguran yang langsung dan tidak langsung kepada pihak remaja tertentu yang melanggar kesepakatan ini. Sikapilah gaya hidup sehat remaja dengan cara bijak supaya hasilnya maksimal.

Lingkungan sekitar tak selamanya berkinerja buruk, ada juga bagian tertentu yang memberi nilai-nilai positif. Lingkungan sekitar yang kondusif memberikan suasana aman dan nyaman, sebaliknya lingkungan sekitar yang tidak kondusif memberikan dampak tidak bagus. Para remaja putra putri hendaknya mencari dan memilih lingkungan positif melalui analisa pemikiran, menanyakan ke orang tua, atau menanyakan kepada tokoh-tokoh senior.

Kegiatan Karya Ilmiah Remaja

Sekilas kegiatan ini condong ke ilmu pengetahuan padahal kalau ditinjau ada aspek lain yang tidak terlihat dimana perilakunya diarahkan ke gaya hidup sehat remaja. Gaya hidup remaja tidak selalu melulu pada aspek kemewahan, pakaian bagus, harta, kecerdasan, atau apapun yang sifatnya pamer tapi menunjukkan pada perilaku manusia remaja itu sendiri termasuk kerajinan, pandai mengatur waktu, kemalasan, dan lain sebagainya.

Gaya hidup remaja yang awalnya negatif diarahkan ke perilaku terdidik positif, yakni (1) ikut serta dalam dunia ilmu pengetahuan dan (2) mengajak para remaja untuk berpikir kritis terhadap segala objek pemikiran. Ke dua hal ini terlihat sederhana dan belum terlihat hasilnya. Gaya hidup remaja yang sehat bersifat jangka panjang. Tunggulah 5 tahun sampai 10 tahun lagi, hasilnya akan terlihat secara positif dan dipetik para remaja tersebut.  

Perhatikan artikel menarik lainnya disini.

Kegiatan Acara Amal

Kegiatan ini bukan momen yang sifatnya meminta – minta melainkan mengajak masyarakat khususnya para remaja putra – putri untuk memiliki sifat tolong menolong. Ada unsur positif yang ditemukan pada gaya hidup sehat remaja. Dengan berkiprah pada momen amal ini, para remaja mengerti bahwa banyak masyarakat yang mengalami kondisi sulit dan susah. Senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan YME atas berkat-Nya selama ini.

Acara ini mempererat tali persaudaraan sesama manusia dan mengarahkan gaya hidup remaja yang minim kegiatan positif menjadi lebih banyak acara yang sehat dan cerdas. Patut dicermati bahwa acara amal juga mengajak dan mengajari para remaja putra-putri bermasyarakat dengan orang dewasa dan memasyarakatkan orang dewasa dengan para remaja yang bersangkutan sebagai generasi penerus bangsa.

Sobat, inilah penulisan artikel dengan tajuk gaya hidup sehat remaja. Tanpa basa basi menjelaskan garis kebijakan tentang gaya remaja yang sehat dan cerdas. Penulisan artikel ini masih jauh dari kesempurnaan tapi kiranya menjadi renungan hidup para pembaca khususnya para orang tua. Pertimbangan dan pemikiran matang menjadi salah satu acuan yang bisa membuatmu sehat dan cerdas. Salam literasi.

About Ibnu Khamill

Check Also

olahraga sehat pagi hari

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Untuk Usia 50 Tahun ke Atas

7 Daftar Olahraga Sehat Pagi Hari Untuk Usia 50 Tahun ke Atas – Menimbang apa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *